Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Penggerebekan Kampung Narkoba Makassar: 98 Orang Positif, 3 Terduga Bandar Diciduk

Cinta-news.com – Suasana pemukiman padat di Kampung Narkoba Borta, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendadak gempar ketika ratusan personel kepolisian datang menyerbu kawasan tersebut secara tiba-tiba. Dalam penggerebekan kilat yang sangat mengejutkan warga sekitar ini, aparat keamanan bergerak cepat mengurung seluruh lokasi dan berhasil mengamankan total 104 orang pencandu maupun warga yang bertingkah mencurigakan. Bahkan, tim medis lapangan yang langsung menggelar uji laboratorium cepat menemukan kenyataan sangat membagongkan karena sebanyak 98 orang di antaranya terbukti positif mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Tak sekadar menyasar para pemakai skala kecil, penyergapan menegangkan pada Jumat (9/10/2026) sore itu rupanya langsung menghantam jantung utama peredaran barang haram tersebut. Pasalnya, tim gabungan juga sukses melumpuhkan sekaligus meringkus tiga sosok pimpinan jaringan yang selama ini mengendalikan jalur distribusi setempat sebagai bandar besar. Ketiga pria yang langsung diborgol di lokasi penggerebekan tersebut masing-masing cuma mengantongi identitas inisial P, A, serta W.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memberikan penjelasan resmi bahwa petugas langsung membawa seluruh rombongan sebanyak 104 orang itu menggunakan armada truk menuju Mako Polrestabes Makassar demi menjalani tahapan penyidikan intensif beserta tes urine maraton. Selanjutnya, tim penyidik bekerja cermat menyaring puluhan terperiksa untuk memisahkan antara pengguna biasa dengan anggota sindikat. Alhasil, proses uji medis yang berlangsung transparan tersebut membuktikan cuma ada enam orang saja yang hasil pemeriksaan urinenya benar-benar bersih dari racun narkotika.

Di sisi lain, petugas kepolisian memberikan pengawalan super ketat kepada tiga terduga bandar utama yang ikut terciduk dalam penggerebekan berskala masif ini. Pihak aparat emang tidak mau mengambil risiko sedikit pun mengingat peran sangat vital ketiga figur ini dalam mengatur perputaran uang dan stok barang di wilayah Makassar. Oleh karena itu, tim penyidik khusus langsung memboyong ketiga aktor kunci tersebut ke ruang pemeriksaan terpisah guna membongkar seluruh skema operasional mereka sampai ke akar-akarnya.

Arya lantas membeberkan fakta mengejutkan pada Sabtu (10/10/2026) dini hari bahwa penangkapan ketiga pengedar kelas berat ini menjadi pencapaian paling berharga dalam aksi penggerebekan kali ini. Ia menegaskan bahwa sosok berinisial P emang sudah sejak lama bikin pusing aparat karena selalu berhasil meloloskan diri dari sergapan hukum. Lantaran hal itu, keberhasilan melumpuhkan buronan licin ini otomatis langsung memutus pasokan barang haram yang selama ini mengaliri kawasan pemukiman warga tersebut.

Masyarakat sekitar emang sudah lama mengenali sosok P sebagai DPO yang sangat cerdik menghindari intaian intelijen kepolisian di lapangan. Meskipun demikian, pihak kepolisian hingga kini masih menyimpan rapat rincian teknis terkait pembagian peran spesifik maupun hierarki kekuasaan antara P, A, dan W dalam mengelola rantai bisnis gelap tersebut. Kendati rincian perannya belum diuraikan secara blak-blakan ke publik, penangkapan ketiga tokoh kunci ini jelas langsung meruntuhkan pilar utama bisnis peredaran narkoba lokal yang sangat terorganisir.

Polisi Sukses Menyita 10 Gram Sabu Beserta Uang Cash Puluhan Juta Rupiah

Selain meringkus puluhan pelaku di lokasi kejadian, pasukan pemukul kepolisian juga berhasil menemukan timbunan barang bukti yang sangat mencengangkan di pelbagai sudut area penyergapan. Petugas menyita paket kristal bening diduga sabu seberat 10 gram, ratusan botol bong siap pakai untuk pesta sabu, serta tiga bilah senjata tajam jenis parang yang berpotensi memicu perlawanan berdarah. Tak berhenti di situ, aparat turut mengamankan tumpukan uang tunai senilai lebih dari Rp 49 juta, dua unit kamera pemantau CCTV, puluhan unit ponsel pintar, hingga tumpukan korek gas.

Arya kemudian mengungkapkan bahwa tumpukan uang tunai senilai puluhan juta rupiah yang disita dari lokasi penindakan tersebut bukanlah dana tabungan biasa. Ia menjelaskan bahwa seluruh uang segar tersebut murni merupakan dana hasil transaksi penjualan sabu yang dikumpulkan oleh salah satu terduga bandar berinisial P. Oleh sebab itu, temuan dana tunai dalam jumlah besar ini makin memperkuat bukti keterlibatan P dalam aktivitas tindak pidana pencucian uang maupun peredaran gelap.

Arya kembali menegaskan dalam keterangannya bahwa seluruh uang tunai puluhan juta tersebut emang mengalir masuk ke kantong sang bandar berinisial P. Ia mengonfirmasi fakta penting tersebut setelah tim penyidik mencocokkan barang bukti keuangan dengan pengakuan awal pelaku di lapangan. Alhasil, temuan bukti finansial yang sangat kuat ini bakal menjadi senjata utama bagi penyidik untuk menjerat pelaku menggunakan sangkaan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal.

Setelah berhasil menguasai seluruh sudut lokasi penggerebekan, jajaran penyidik kepolisian langsung menggelar proses pendataan ulang yang sangat rinci terhadap seluruh pengunjung lokasi beserta tumpukan barang bukti yang disita. Petugas mencatat identitas lengkap tiap individu sekaligus menyegel semua barang bukti ke dalam kantong khusus sesuai standar operasional prosedur penanganan perkara. Dengan demikian, langkah sistematis ini menjamin bahwa seluruh barang bukti terdata dengan aman tanpa ada yang tercecer sebelum masuk ke tahap persidangan.

Keberhasilan penindakan berskala raksasa ini ternyata mengerahkan armada pasukan tempur gabungan sebanyak 105 personel taktis. Komposisi pasukan besar ini mengombinasikan kekuatan 80 anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar bersama 25 personel elit Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan. Kombinasi pasukan dalam jumlah besar ini sengaja dikerahkan demi memblokir seluruh gang sempit di lokasi sehingga para pelaku tidak memiliki celah sedikit pun untuk melarikan diri.

Aparat Kepolisian Bakal Terus Memburu Jaringan Narkoba Tanpa Ampun

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Sugeng Sudarso melontarkan peringatan keras bahwa penggerebekan di Kampung Borta ini cuma menjadi awal dari gelombang perburuan yang lebih besar. Ia memastikan bahwa jajaran Polda Sulsel bakal terus menggeber operasi pemberantasan narkoba berskala masif di seluruh wilayah Sulawesi Selatan tanpa henti. Malahan, tim intelijen kepolisian sudah membidik beberapa sarang narkoba rawan lainnya yang siap mereka ratakan dalam waktu dekat.

Sugeng menyampaikan bahwa operasi berskala besar ini merupakan wujud nyata penegakan hukum dalam mengeksekusi program Asta Cita ciptaan Presiden Prabowo Subianto. Selanjutnya, Kapolri beserta Kapolda Sulsel langsung menindaklanjuti instruksi strategis Presiden tersebut melalui agenda Commander Wish yang memprioritaskan pembersihan total dari kejahatan narkotika. Karena itulah, aparat kepolisian di daerah bergerak sangat agresif guna melindungi masyarakat dari bahaya kerusakan moral akibat barang haram tersebut.

Sugeng juga menambahkan bahwa aksi penyergapan tegas semacam ini sebenarnya sudah menggetarkan pelbagai titik wilayah hukum Polda Sulsel sebelum operasi di Tallo ini meletus. Langkah konsisten ini membuktikan bahwa pihak kepolisian tidak pernah kendor sedikit pun dalam membongkar kedok sindikat kejahatan narkotika. Akibatnya, pelbagai kawasan rawan yang dulunya terkesan tak tersentuh hukum kini mulai bertumbangan satu per satu berkat ketegasan aparat di lapangan.

Sugeng mengakhiri keterangannya dengan menggarisbawahi bahwa seluruh Kepolisian Resor di wilayah Sulawesi Selatan kini bergerak serempak menggulung jaringan peredaran narkoba di daerahnya masing-masing. Ia berjanji bakal memimpin perang terbuka melawan barang haram ini secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang aman bagi warga. Lebih lanjut, ia memastikan seluruh personel kepolisian akan terus bertempur di lapangan sampai seluruh Kota Makassar dan wilayah Sulawesi Selatan benar-benar bersih total dari racun narkoba.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *