YOGYAKARTA, Cinta-news.com – Wah, siapa sangka! Meskipun angin kencang pertanda cuti bersama hampir usai, semangat liburan masyarakat nggak surut sedikit pun. Gembira Loka Zoo (GL Zoo) membukukan lonjakan fantastis dengan mengoleksi 11.000 wisatawan di puncak libur Lebaran 2026, tepatnya pada Senin (23/3/2026). Angka ini membuktikan bahwa kebun binatang kebanggaan Yogyakarta ini masih menjadi primadona utama para pemudik dan keluarga.
Puncak Liburan yang Tak Kunjung Reda
Direktur Utama GL Zoo, Tirtodiprojo, atau yang akrab disapa Joko, mengungkapkan optimisme luar biasa. Menurutnya, euforia liburan masih terasa kuat meskipun hari-hari terakhir masa cuti bersama sudah di depan mata. Joko mencatat bahwa animo masyarakat tak kunjung reda; justru memuncak dengan gemilang pada H+2 dan H+3 Lebaran. “Kami mencatat puncak kunjungan pada Senin kemarin tembus 11 ribu pengunjung. Luar biasanya, Selasa harinya masih menyentuh angka sekitar 10.000 orang,” ungkap Joko dengan nada antusias dalam keterangan resminya, Rabu (25/3/2026). Ia menambahkan bahwa tren positif ini menjadi indikator kepercayaan publik yang tinggi terhadap destinasi wisata keluarga ini.
GL Zoo tak hanya sekadar menampilkan koleksi satwa, tetapi menghadirkan pengalaman bermakna. Joko menegaskan bahwa misi utama lembaga ini jauh melampaui sekadar rekreasi melihat binatang. Pihak pengelola secara aktif mengajak setiap wisatawan untuk menyelami pentingnya pelestarian alam. Mereka menghidupkan edukasi melalui berbagai presentasi satwa yang interaktif dan menarik. Harapan Joko tertuju pada perubahan pola pikir pengunjung. “Kami ingin setiap orang yang datang pulang dengan membawa kesadaran baru: mencintai alam dan menyayangi binatang. Bukan sekadar membawa pulang foto, tetapi membawa pulang misi pelestarian,” tegasnya. Visi ini diperkuat dengan komitmen kuat: “Visi kami adalah melestarikan satwa sesuai habitat alaminya, sehingga keberadaan mereka memberikan manfaat nyata bagi kelangsungan hidup manusia,” lanjut Joko.
Zona Baru dan Momen Spesial yang Menyemarakkan Liburan
Liburan Lebaran tahun ini terasa jauh lebih istimewa. GL Zoo menyambut pengunjung dengan kehadiran wahana anyar yang langsung mencuri perhatian: Zona Cakar. Di zona ini, pengunjung bisa menyaksikan secara langsung tingkah laku Painted Dog (anjing liar Afrika) yang eksotis dan Red Fox (rubah merah) yang lincah. Kehadiran mereka menambah semarak dan daya tarik tersendiri bagi para pecinta satwa.
Tak hanya itu, nuansa haru dan bahagia juga menyelimuti kawasan kebun binatang. GL Zoo tengah bersiap merayakan momen spesial, yaitu ulang tahun ke-6 sang gajah Arinta. Kelahiran Arinta di kebun binatang ini menjadi bukti nyata keberhasilan pengelolaan satwa yang sehat dan sejahtera. Para pengunjung pun turut diundang untuk meramaikan perayaan spesial ini.
Rahasia Sukses: Dari Kesejahteraan Karyawan hingga Kancah Internasional
GL Zoo tak main-main dalam menjaga kualitas. Lembaga ini telah meraih akreditasi Mutu A (Sangat Baik) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Bukan hanya itu, mereka juga telah mengantongi sertifikasi bergengsi dari Southeast Asian Zoos and Aquariums Association (SEAZA), sebuah pengakuan internasional yang membuktikan standar operasional kelas dunia.
Joko menjelaskan rahasia di balik pencapaian mentereng ini. Ia mengungkapkan bahwa semua bermula dari penerapan ketat prinsip Five Domains, atau lima pilar kesejahteraan satwa. Namun, ada satu kunci utama yang sering luput dari perhatian: kesejahteraan karyawan. Joko secara blak-blakan menyatakan filosofi unik yang mereka pegang teguh. “Kami percaya, sebelum satwa koleksi kami sejahtera, kami wajib menyejahterakan karyawan terlebih dahulu. Mengapa? Karena satwa ini dirawat oleh manusia, bukan oleh robot. Manusialah yang memberi sentuhan, kasih sayang, dan perhatian setiap hari,” papar Joko.
Ia menambahkan dengan keyakinan tinggi: “Jika manusianya sejahtera dan bahagia, maka secara otomatis satwa yang mereka rawat pun akan terjamin kesejahteraannya. Kebahagiaan karyawan akan tercermin dalam kualitas perawatan satwa.” Pendekatan holistik ini terbukti membuahkan hasil. Akreditasi A dengan skor gemilang 84,47 ini ditetapkan berlaku hingga lima tahun ke depan, menjadi bukti konsistensi kualitas GL Zoo.
Semangat untuk terus berkembang tak pernah padam. GL Zoo kini tengah membidik target ambisius: menjadi anggota dalam organisasi dunia WAZA (World Association of Zoos and Aquariums). Langkah ini mereka lakukan untuk meningkatkan standar manajemen populasi dan riset genetik satwa ke level global, memastikan keberlanjutan konservasi yang lebih baik.
Pemudik Dominasi Kunjungan, Hiburan Tradisional Manjakan Rasa Rindu
Siapa yang memadati GL Zoo selama liburan kali ini? Wakil Manajer Pemasaran GL Zoo, Yosi Hermawan, menyebutkan bahwa keramaian pengunjung didominasi oleh warga luar kota dan para pemudik. Mereka datang dari berbagai penjuru tanah air untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga di kampung halaman.
Untuk mengobati kerinduan para pemudik akan suasana kampung, GL Zoo menghadirkan hiburan tradisional yang khas. Yosi menjelaskan, “Kami menghadirkan hiburan tradisional seperti cokekan untuk mengobati kerinduan pemudik akan budaya dan nuansa lokal yang hangat.” Sentuhan budaya ini sukses menciptakan atmosfer liburan yang meriah dan penuh nostalgia.
Selama periode libur Lebaran yang berlangsung mulai 18 hingga 29 Maret, GL Zoo menerapkan kebijakan khusus untuk kenyamanan bersama. Mereka menetapkan harga tiket spesial sebesar Rp 85.000. Keputusan ini mereka ambil guna menunjang berbagai peningkatan fasilitas pelayanan, memperkuat sistem keamanan, serta menghidupkan berbagai kegiatan aktivasi seru seperti fun booth dan program edukasi konservasi yang bisa dinikmati seluruh masyarakat umum. Dengan semua persiapan matang ini, GL Zoo membuktikan diri sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan mementingkan kesejahteraan semua pihak, dari karyawan, satwa, hingga pengunjung.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
