MANADO, Cinta-news.com – Warga dan calon penumpang sempat panik, namun kabar baik langsung menyusul: Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado tetap beroperasi normal meski baru saja diguncang gempa bumi tektonik dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,6. Gempa tersebut terjadi pada pukul 06.48 Wita, Kamis (2/4/2026), dan langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Operasional Penerbangan Tetap Lancar, Tidak Ada Penundaan
Meskipun gempa berkekuatan besar mengguncang kawasan tersebut, pihak pengelola bandara dengan sigap memastikan bahwa seluruh operasional berjalan tanpa hambatan berarti. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, dengan tegas menyampaikan bahwa semua jadwal penerbangan, baik domestik maupun internasional, tetap berlangsung sesuai rencana awal. Lebih menggembirakan lagi, tidak ada satupun kejadian holding, divert, keterlambatan (delay), apalagi pembatalan penerbangan akibat gempa tersebut. Penumpang pun bisa sedikit menarik napas lega.
Layanan navigasi penerbangan atau ATC juga tetap berfungsi optimal, sementara operasional maskapai dan ground handling masih berjalan mulus tanpa kendala treu. “Kami terus memonitor dan memastikan semua sistem pendukung penerbangan tetap prima,” ujar Radityo dengan percaya diri. Artinya, para pelancong tidak perlu khawatir terhadap gangguan teknis pascagempa.
Infrastruktur Bandara Aman, Meski Ada Kerusakan Ringan
Setelah gempa reda, tim teknis langsung bergerak cepat. PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola bandara langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh sudut bandara. Hasilnya pun melegakan: semua fasilitas dan infrastrubandara dinyatakan dalam kondisi aman dan laik operasi. Dengan kata lain, tidak ada alasan untuk menutup bandara atau mengalihkan penerbangan.
Kabar baik lainnya datang dari area pergerakan pesawat atau movement area. Berdasarkan hasil inspeksi, area tersebut dinyatakan serviceable alias layak pakai. Tim tidak menemukan kerusakan yang dapat mengganggu keselamatan atau kelancaran operasional penerbangan. Pesawat pun bisa lepas landas dan mendarat seperti biasa.
Namun, perlu dicatat bahwa gempa tetap meninggalkan beberapa bekas. Meski tidak berdampak signifikan terhadap operasional, petugas menemukan kerusakan ringan hingga sedang pada beberapa bagian fasilitas bandara. Contohnya, plafon di Gedung Terminal ambrol di beberapa titik, dan sejumlah dinding terminal mengalami retakan. Selain itu, retakan juga terlihat pada dinding serta lantai di Gedung Airport Facilities (AFL). Meski begitu, semua kerusakan tersebut langsung masuk daftar prioritas perbaikan.
Menurut Radityo, saat ini tim teknisi masih terus bekerja memperbaiki kerusakan-kerusakan tersebut. “Kami juga sempat mengalami gangguan pada sistem pelaporan penumpang berangkat atau CUCS, tapi alhamdulillah sudah berhasil kami pulihkan,” tambahnya dengan nada lega. Sistem yang sempat tersendat itu kini sudah kembali normal, sehingga proses check-in dan pelaporan penumpang tidak lagi terkendala.
Evakuasi Cepat dan Imbauan Tenang bagi Penumpang
Proses evakuasi pengguna jasa bandara pun berjalan cepat dan terkoordinasi dengan baik. Tak lama setelah gempa terjadi, petugas langsung mengarahkan penumpang dan pengunjung ke area aman. Hasilnya, tidak ada laporan korban luka, baik dari kalangan penumpang maupun personel bandara. Sungguh sebuah kabar yang sangat melegakan di tengah situasi darurat.
Seluruh penumpang juga dilaporkan dalam kondisi aman. Radityo menegaskan bahwa berdasarkan informasi terbaru dari maskapai-maskapai yang beroperasi, semua penerbangan tetap berjalan lancar. Tidak ada kepanikan berlebihan yang mengganggu ketertiban di terminal. Bahkan, sebagian besar penumpang masih bisa melanjutkan perjalanan sesuai jadwal awal.
“Kami dengan tegas memastikan bahwa operasional penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado tetap berjalan normal. Berkat koordinasi intensif dengan seluruh maskapai, tidak ada satu pun gangguan signifikan terhadap jadwal penerbangan. Semua penumpang dalam keadaan aman dan nyaman,” ujar Radityo dalam pernyataan yang menenangkan publik.
Ia juga mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing hoaks. “Kami sarankan agar selalu berkoordinasi dan melakukan konfirmasi langsung kepada maskapai terkait jadwal penerbangan masing-masing,” pesannya. Dengan begitu, penumpang bisa mendapatkan informasi akurat dan terhindar dari spekulasi yang tidak bertanggung jawab.
Saat ini, kondisi Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado sudah kembali stabil. Gempa besar tersebut tidak meninggalkan dampak signifikan terhadap operasional bandara. Semua fasilitas utama dinyatakan dalam kondisi aman dan laik operasi. Pelayanan penumpang tetap berjalan normal, dan petugas bandara terus bersiaga memantau situasi lebih lanjut. Jadi, bagi Anda yang memiliki jadwal terbang dari atau menuju Manado, tidak perlu khawatir—Bandara Sam Ratulangi tetap siap melayani dengan optimal pascagempa.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
