Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Dua Tersangka Curanmor di Probolinggo Ternyata Juga Pelaku Pembobolan Konter HP

PROBOLINGGO, Cinta-news.com – Sebuah kasus curanmor sepeda motor yang terbilang biasa saja, ternyata membawa polisi ke lubang persembunyian sindikat pencurian yang lebih besar lagi. Bayangkan, dari pencurian satu unit motor, aparat kepolisian akhirnya berhasil membongkar jaringan pembobol konter handphone yang berhasil menggondol 60 unit ponsel sekaligus di Probolinggo.

Satreskrim Polres Probolinggo Kota berhasil menguak sindikat kejahatan yang selama ini meresahkan warga. Bukan main, sindikat ini tercatat telah melakukan sejumlah aksi kejahatan mulai dari pencurian kendaraan bermotor hingga pembobolan konter HP yang menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah.

Awal mula pengungkapan kasus besar ini, berawal dari laporan pencurian sepeda motor Honda CBR milik seorang mahasiswa berinisial JM (25). Peristiwa nahas itu terjadi di area rumah kos wilayah Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, pada Minggu (3/5/2026) lalu.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri menjelaskan, begitu menerima laporan, tim Satreskrim langsung tancap gas menuju lokasi kejadian. Mereka dengan sigap melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyisir berbagai petunjuk di lapangan.

“Tim langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan pendalaman, alhasil kami berhasil mengidentifikasi para pelaku yang terlibat,” ungkap Rico.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan yang melelahkan, polisi akhirnya meringkus dua tersangka utama. Mereka adalah FS (25), seorang warga Kabupaten Gresik yang menyewa kamar kos di Kecamatan Mayangan, serta DM (23), warga Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

Kedua tersangka ini bertindak dengan cara yang cukup terencana. Mereka terlebih dahulu memetakan situasi lingkungan kos yang sepi dan lengang. Setelah memastikan kondisi aman, mereka pun langsung mengeksekusi sepeda motor korban dengan cara merusak rumah kunci kendaraan menggunakan kunci T.

“Kami lakukan interogasi mendalam terhadap FS dan DM, dan dari situlah mulai terungkap kelakuan kriminal mereka yang lain,” tegas Rico saat konferensi pers, Selasa (16/6/2026).

Kasus Curanmor Mengarah ke Kejahatan yang Lebih Besar

Pengembangan pemeriksaan terhadap FS dan DM benar-benar mengejutkan tim penyidik. Bukan main, polisi menemukan fakta bahwa kedua tersangka ini juga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian lainnya.

FS ternyata pernah mencuri sepeda motor Yamaha Mio J milik warga Kecamatan Wonomerto pada Februari 2026 lalu. Dalam aksi tersebut, ia tidak bergerak sendiri, melainkan berkolaborasi dengan rekannya berinisial RN yang kini masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Namun yang paling mengejutkan adalah ketika pengembangan kasus akhirnya mengarah pada pembobolan Konter Sahabat Phone 2 di Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Aksi yang terjadi pada Februari 2026 itu berhasil menggondol 60 unit handphone yang siap dijual.

Dalam aksi pembobolan konter yang sangat berani itu, FS dan DM ternyata tidak bergerak sendiri. Mereka melibatkan MT (32), warga Kecamatan Kanigaran sebagai otak di lapangan. Selain itu, masih ada dua pelaku lain berinisial SH dan HM yang saat ini masih dalam pengejaran intensif polisi.

Modus Ketuk Pintu Sebelum Gasak 60 HP

Kapolres Rico menjelaskan, para pelaku ini memiliki pembagian peran yang sangat rapi. Mereka menerapkan modus operandi yang tergolong cerdik dan terencana.

“Modus operandi mereka cukup rapi dan terstruktur. Sebelum mendobrak pintu, tersangka MT bertugas melakukan pengamatan situasi atau mapping terlebih dahulu. Ia berpura-pura mengetuk pintu konter untuk memastikan ada atau tidaknya penjaga di dalam toko,” papar Rico.

Begitu merasa situasi aman dan tidak ada orang di dalam, MT segera memberi sinyal kode kepada rekan-rekannya. Tanpa membuang waktu, mereka langsung mendobrak masuk dan menggasak puluhan handphone yang ada di dalam konter. Semua barang berharga itu langsung mereka bawa kabur tanpa meninggalkan jejak yang berarti.

Yang membuat kasus ini semakin rumit, para pelaku ternyata menerapkan strategi yang cukup cerdik untuk menghindari pelacakan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka sengaja tidak menjual handphone hasil curian di wilayah Probolinggo. Hal ini dilakukan untuk menghindari deteksi dini dari aparat kepolisian.

Sebaliknya, puluhan ponsel hasil curian tersebut mereka kirimkan kepada seorang penadah di Jakarta melalui jasa ekspedisi. Polisi saat ini terus mendalami dan berkoordinasi dengan kepolisian di Jakarta untuk melacak identitas asli dari penerima barang curian tersebut.

“Tim penyidik kami saat ini terus melakukan pendalaman dan koordinasi intensif dengan kepolisian di Jakarta untuk mengungkap siapa sebenarnya penadah yang menerima 60 unit handphone curian itu,” tegas Rico.

Hasil Kejahatan Habis untuk Judi Online!

Setelah memeriksa para tersangka secara lebih mendalam, polisi akhirnya mengungkap motif di balik aksi nekat yang mereka lakukan. Ternyata, selain faktor ekonomi, sebagian besar uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk bermain judi online.

“Motif utama para tersangka melakukan serangkaian aksi pencurian ini didorong oleh keinginan mendapatkan uang cepat secara instan. Mayoritas hasil kejahatan habis mereka gunakan untuk modal bermain judi online,” pungkas Rico dengan nada prihatin.

Para tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi Polres Probolinggo Kota. Mereka dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya tidak main-main.

Sementara itu, polisi masih terus memburu tiga buronan lainnya, yaitu RN, SH, HM, serta penadah di Jakarta yang diduga kuat menerima puluhan handphone hasil curian. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika mengetahui keberadaan para buronan tersebut.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bahwa kejahatan sekecil apa pun pasti akan terungkap pada akhirnya. Apalagi dengan kerja keras dan dedikasi tinggi dari tim Satreskrim Polres Probolinggo Kota yang pantang menyerah dalam mengungkap jaringan kejahatan.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *