Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Wisata Sejarah Solo Bertambah, Kolam Peninggalan PB X Segera Dibuka untuk Publik

Cinta-news.com – Kota Solo segera menghadirkan pengalaman wisata istimewa. Mereka akan membuka kembali Kolam Segaran di Taman Sriwedari, Laweyan. Kolam bersejarah peninggalan Raja Pakubuwono X ini baru saja menyelesaikan revitalisasi. Tim proyek kini fokus merampungkan bagian dalam kolam. Setelah itu, mereka akan langsung menata lingkungan luarnya. Pengunjung segera bisa menikmati keagungan kolam dengan wajah barunya.

Wisata Sejarah Solo Bertambah, Kolam Peninggalan PB X

Plt Kepala Disbudpar Kota Solo, Aryo Widyandoko, antusias menjelaskan kemajuan proyek. Pekerjaan di dalam kolam hampir rampung. Ia kini menekankan rencana penataan area luar. “Untuk lingkungan luarnya, ini akan segera kami kerjakan. Saya minta kepada Kepala DPUPR agar membuat sistem jalur masuk dan keluar yang terpisah. Ini untuk kenyamanan pengunjung,” jelas Aryo. Pengelola bertekad menciptakan sirkulasi yang nyaman.

Baca Juga: Skandal Akademi Crypto, 3.500 Orang Laporkan Timothy Ronald Rugikan Rp 200 Miliar

Kolam Segaran menawarkan lebih dari sekadar keindahan. Tempat ini memiliki aura sejarah dan spiritual yang sangat kuat. Di dalamnya terdapat Gua Swara. Sejak 1901, gua ini menyimpan gamelan keraton. Para abdi dalem rutin membunyikan gamelan ini setiap malam Selikuran. Ritual ini menyambut Lailatul Qadar di malam ke-21 Ramadhan. Aryo menegaskan kolam ini akan terbuka untuk umum. Ia juga mengimbau pengunjung menjaga kebersihan kawasan.

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, memperkuat komitmen ini. Revitalisasi merupakan bagian dari strategi optimalisasi aset daerah. “Kami ingin semua aset di Solo berfungsi optimal,” ujar Astrid. Ia menekankan pentingnya pelestarian untuk generasi muda. Mereka harus memahami dan menjaga sejarah Solo. Astrid mengingatkan bahwa kolam ini dulunya adalah destinasi populer. Pemerintah berkomitmen menghidupkannya kembali.

Kepala DPUPR Solo, Nur Basuki, memaparkan dukungan anggaran. Pemerintah mengalokasikan Rp 1,8 miliar tahun ini untuk revitalisasi kolam. “Kami siapkan anggaran lanjutan Rp 1 miliar tahun depan untuk penataan kawasan sekitarnya,” tambah Basuki. Tujuannya mengembalikan kejayaan kolam era 1920-1940. Area sekeliling akan dilengkapi sitting ground dan playground. Destinasi bersejarah ini siap kembali berbinar.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *