Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, Tersedia Lapangan Padel Premium Tanpa Biaya

JAKARTA, Cinta-news.com – Suasana meriah menyelimuti kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/3/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka Taman Bendera Pusaka, sebuah ruang hijau segar di tengah hiruk pikuk ibu kota. Yang membuat acara ini semakin istimewa, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri turut hadir, menandai pentingnya proyek penghijauan ini bagi warganya.

Taman ini bukan sekadar taman biasa, lho! Pemerintah kota menyulap tiga taman lama—Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser—menjadi satu kawasan raksasa seluas 5,6 hektare. Mereka menggabungkannya dengan cerdas, bukan sekadar menyatukan pagar. Kini, jembatan ikonik bernuansa merah putih membentang menghubungkan area-area tersebut, sementara terowongan di bawahnya memudahkan pengunjung berpindah taman tanpa perlu menyeberang jalan. Sebuah solusi keren yang bikin eksplorasi jadi lebih asyik.

“Alhamdulillah, masyarakat akhirnya bisa segera memanfaatkan Taman Bendera Pusaka ini,” ujar Pramono dengan wajah sumringah dalam sambutannya. Ia menekankan, taman ini hadir untuk menjawab kebutuhan warga akan ruang publik yang berkualitas. Sama seperti taman-taman lain di Jakarta, tempat ini akan buka 24 jam non-stop. Pemerintah juga tidak main-main dalam hal keamanan; mereka memasang kamera pengawas di berbagai sudut dan menerjunkan petugas yang berpatroli secara berkala, jadi pengunjung bisa merasa aman kapan pun datang.

Siapa Bilang Olahraga Premium Harus Mahal? Ini Buktinya!

Nah, ini dia yang paling bikin heboh. Taman Bendera Pusaka menyediakan fasilitas olahraga yang bikin mata melotot, terutama lapangan padel. Buat yang belum tahu, padel ini olahraga mirip tenis yang lagi hits banget, biasanya identik dengan biaya mahal. Tapi Pramono dengan tegas menyatakan, lapangan padel di sini bisa dipakai masyarakat secara cuma-cuma!

“Mungkin ini adalah lapangan padel yang paling premium, tapi gratis,” katanya dengan bangga. Ia sengaja menyediakan satu lapangan khusus tanpa dipungut biaya sebagai hadiah untuk warga Jakarta. Namun, karena antusiasme masyarakat pasti tinggi, pengunjung tetap harus mendaftar terlebih dahulu. “Memang saya sengaja memberikan satu lapangan padel yang digratiskan, tetapi harus mendaftar,” jelas Pramono, memastikan semua orang punya kesempatan yang sama.

Tapi tunggu dulu, fasilitas olahraganya tidak berhenti di situ! Pemerintah juga melengkapi taman ini dengan lapangan multifungsi yang bisa dipakai untuk basket, tenis, atau bulu tangkis. Buat yang malas bawa peralatan, tersedia trek joging sepanjang 1,2 kilometer yang membelah taman dengan pemandangan asri. “Sehingga dengan demikian praktis bagi warga Jakarta yang akan berolahraga, pilihannya banyak,” ucap Pramono, menggambarkan bagaimana taman ini dirancang untuk semua jenis aktivitas fisik.

Naik Kendaraan Umum Aja, Biar Perjalanan Makin Asyik!

Pramono dengan jujur mengakui satu tantangan: lahan parkir. Ia sadar betul, kapasitas parkir yang tersedia tidak akan mampu menampung gelombang pengunjung jika semuanya membawa mobil atau motor pribadi. “Memang ada tempat parkir, tetapi saya yakin tidak mencukupi. Kalau saya bilang bahwa parkir enggak bermasalah, pasti saya juga bohong,” tuturnya dengan terus terang.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan akses transportasi umum yang super strategis. Lokasi taman ini berada tepat di jantung Blok M, dekat dengan terminal yang melayani berbagai rute TransJakarta dan titik pemberhentian JakLingko. Bahkan, pengunjung bisa turun langsung dari MRT Jakarta dan tinggal berjalan kaki sebentar. “Kami mengimbau, mengharapkan orang yang akan menggunakan taman ini sebaiknya menggunakan transportasi publik, karena dari mana saja bisa,” ajaknya, sekaligus mengajak warga untuk mengurangi kemacetan dan polusi.

Bukan Cuma Tempat Nongkrong, Tapi Juga Paru-Paru Kota yang Adem

Lebih dari sekadar tempat olahraga dan rekreasi, Taman Bendera Pusaka dirancang sebagai ruang terbuka hijau yang serius menjaga lingkungan. Desainnya mampu menyerap dan menampung air hujan, membantu mencegah genangan di kawasan sekitarnya. Selain itu, taman ini menjadi rumah bagi 12 jenis tanaman dengan total 285 pohon. Beberapa di antaranya adalah pohon langka yang jarang kita temui, seperti menteng, eboni, cempaka, dan kecapi. Kehadiran pohon-pohon ini membuat udara di sekitar taman terasa lebih sejuk dan segar.

Megawati Soekarnoputri, yang terlihat antusias, bahkan berencana menambah koleksi tanaman dengan donasi spesial. Ia akan menyumbangkan tanaman baobab yang eksotis dari Afrika serta teratai Amazon yang raksasa. “Dan dengan cara ini, sekarang ruang terbuka hijau di Jakarta tumbuh pesat sekali,” kata Pramono, menandakan komitmen Pemprov untuk terus menghijaukan kota. Kabar baiknya, ini baru permulaan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana meresmikan lebih dari 23 ruang terbuka hijau lainnya di berbagai wilayah Jakarta dalam waktu dekat. Jadi, siap-siap ya, warga Jakarta, makin banyak tempat asyik buat menghabiskan waktu!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version