JAKARTA, Cinta-news.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia pencak silat tanah air! Sugiono resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) untuk masa bakti 2026-2030. Pelantikan yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Sabtu (5/9/2026) ini menandai babak baru bagi organisasi pencak silat tertua di Indonesia. Yang lebih mencengangkan, sosok Edhy Prabowo juga turut dilantik sebagai ketua harian, menambah daya tarik kepengurusan baru ini!
Mengapa Sugiono Layak Gantikan Prabowo?
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Sugiono mengungkapkan bahwa kepengurusan barunya ini akan melanjutkan estafet kepemimpinan yang selama puluhan tahun dipegang teguh oleh Presiden Prabowo Subianto. “Kepengurusan ini melanjutkan tongkat estafet yang selama berdasawarsa dipegang, diampu, dibina dan dibimbing oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Sugiono dengan mantap dalam keterangannya yang dikutip Minggu (6/9/2026). Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmennya untuk mempertahankan warisan besar yang telah ditinggalkan.
Pencak silat, menurut Menteri Luar Negeri ini, bukan sekadar olahraga bela diri biasa. Sugiono menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang lahir dan tumbuh dari akar budaya Indonesia yang kaya. Oleh karena itu, kepengurusannya bertekad bulat untuk terus menjaga dan mengembangkan pencak silat, baik dari sisi prestasi maupun pelestarian budaya yang selama ini sudah menjadi prioritas kepemimpinan Prabowo.
“Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya,” kutip Sugiono dari syair lagu kebangsaan dengan penuh penghayatan. Ia meyakini bahwa tidak berlebihan jika mengatakan pencak silat adalah media ampuh untuk membangun jiwa dan raga seluruh rakyat Indonesia demi kejayaan bangsa. Kalimat inspiratif ini langsung menggetarkan hati para hadirin yang memadati ruangan.
Tanggung Jawab Besar Menanti di Pundak Sugiono
Politikus Partai Gerindra ini menyadari betul bahwa amanah yang dipikulnya bukanlah beban ringan. Kepengurusan baru ini, tegas Sugiono, memikul tanggung jawab besar yang tidak hanya sebatas mempertahankan prestasi, tetapi juga menjaga misi agung menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa pencak silat memiliki peran strategis dalam membina persaudaraan dan persatuan bangsa.
Untuk mewujudkan visi besarnya, Sugiono merangkul berbagai unsur masyarakat dalam kepengurusannya. Ia bahkan memasang target ambisius yang membuat seluruh pecinta pencak silat bergemuruh: membawa cabang olahraga pencak silat menuju ajang olimpiade! “Kerja sama dari semua unsur, kerja sama dari semua pimpinan, kerja sama dari seluruh masyarakat pencak silat, sangat-sangat-sangat kita butuhkan,” seru Sugiono dengan penuh keyakinan.
Target membawa pencak silat ke olimpiade bukanlah mimpi siang bolong. Sugiono meyakini bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen, mimpi ini akan terwujud. Ia mengajak seluruh pengurus provinsi IPSI dan perwakilan perguruan pencak silat dari berbagai daerah untuk bahu-membahu mewujudkan cita-cita luhur ini.
Ucapan Terima Kasih dan Harapan untuk Masa Depan
Dalam kesempatan yang penuh haru tersebut, Sugiono tak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pengurus PB IPSI yang telah siap bertugas dengan penuh dedikasi. Menurutnya, dedikasi seluruh pengurus sangat dibutuhkan untuk membawa pencak silat semakin dikenal di kancah dunia sekaligus mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.
“Bantuan, dukungan bapak-bapak sekalian merupakan sesuatu yang tidak terhingga yang bisa kami utarakan dalam rangka membesarkan olahraga dan budaya yang sama-sama kita cintai,” ucap Sugiono dengan nada mengharukan. Ia berdoa semoga tanggung jawab dan amanah besar ini bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Semoga tanggung jawab yang besar, amanah yang besar ini bisa kita jalankan dan bisa kita tunaikan dengan baik, membawa pencak silat mendunia, membawa Indonesia semakin dikenal dan berkarisma di mata dunia,” imbuh Sugiono dengan penuh optimisme. Ucapan ini disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin yang hadir.
Kehadiran Para Pejabat Penting dan Momen Bersejarah
Acara pengukuhan dan pelantikan kepengurusan IPSI 2026-2030 ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran deretan pejabat penting negara. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut memeriahkan acara ini. Kehadiran Ketua Umum KONI Marciano Norman serta pengurus provinsi IPSI dan perwakilan perguruan pencak silat dari berbagai daerah juga menambah semarak acara pelantikan ini.
Edhy Prabowo Siap Dampingi Sugiono
Kabar mengejutkan lainnya datang dari penunjukan Edhy Prabowo sebagai ketua harian PB IPSI. Politikus Partai Gerindra sekaligus eks Menteri Kelautan dan Perikanan ini siap mendampingi Sugiono dalam menjalankan roda organisasi. Kolaborasi dua tokoh berpengaruh ini diyakini akan membawa angin segar bagi perkembangan pencak silat di Indonesia.
Mengapa Prabowo Memilih Mundur?
Momen paling mengharukan terjadi ketika Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas jabatannya sebagai Ketum PB IPSI. Keputusan ini diumumkan Prabowo saat pembukaan Musyawarah Nasional XVI PB IPSI 2026 di JCC, Senayan, Jakarta, pada 11 April 2026 lalu. Dengan hati yang berat namun penuh kesadaran, Prabowo menyatakan mengundurkan diri karena tugas kebangsaan yang semakin menyita waktu dan perhatiannya.
“Alhamdulillah hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai ketua umum PB IPSI karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai ketua umum PB IPSI,” ujar Prabowo dengan jujur.
Rekam Jejak Gemilang Prabowo di PB IPSI
Tak bisa dipungkiri, Prabowo memiliki rekam jejak yang sangat panjang dan gemilang di PB IPSI. Sebelum menjadi ketua umum, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum selama empat periode berturut-turut. Kemudian, ia memimpin sebagai Ketua Umum dalam lima periode yang penuh prestasi. Pengabdiannya selama puluhan tahun ini telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pencak silat di Indonesia.
Saat Munas PB IPSI 2026, Prabowo dengan tegas menyatakan sikapnya untuk tidak kembali maju sebagai calon Ketua Umum pada periode berikutnya. Ia dengan rendah hati menyatakan, “Saya menyatakan di sini mohon diri, minta maaf saya tidak bersedia untuk dicalonkan kembali. Saya yakin sudah ada generasi penerus yang pantas untuk meneruskan tongkat kepemimpinan di IPSI dan pasti saya akan dukung PB IPSI ke depan.” Sikap legawa Prabowo ini membuktikan jiwa kepemimpinannya yang besar dan kecintaannya pada pencak silat.
Era Baru Pencak Silat Indonesia
Dengan pergantian kepemimpinan ini, dunia pencak silat Indonesia memasuki era baru yang penuh harapan. Sugiono dan Edhy Prabowo siap mengemban amanah besar membawa pencak silat ke panggung dunia, dengan target mulia menuju olimpiade. Dukungan penuh dari seluruh elemen dan komitmen kuat untuk menjaga warisan budaya bangsa menjadi modal utama dalam perjalanan panjang ini.
Satu hal yang pasti, semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh kepengurusan baru PB IPSI ini patut diapresiasi. Mari kita nantikan gebrakan-gebrakan selanjutnya dari Sugiono dan tim dalam memajukan pencak silat Indonesia! Era baru telah dimulai, dan masa depan pencak silat tanah air terlihat semakin cerah!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
