PANGANDARAN, Cinta-news.com — Gemuruh mesin pesawat menggema di sepanjang Beach Strip Pangandaran, Sabtu (5/9/2026). Langit biru pun bertabur warna-warni dari sekitar 60 pesawat kecil dan paramotor yang memukau ribuan pasang mata yang menengadah ke atas. Ya, Pangandaran Air Show 2026 resmi digelar dan langsung menyedot perhatian publik!
Pesawat-pesawat dari berbagai komunitas penerbangan tanah air serta maskapai perintis nasional pun berdatangan secara bertahap ke Bumi Pangandaran. Mereka tak ingin melewatkan momen spesial yang digagas langsung oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Perempuan tegas yang dikenal dengan kebijakan tenggelamkan kapal ilegal itu kini mengalihkan fokusnya pada kecintaan terhadap dunia aviasi.
Acara spektakuler ini ternyata berlangsung selama dua hari berturut-turut, tepatnya pada Jumat-Sabtu (4-5/9/2026). Pemilihan waktu tersebut pun sangat strategis karena bertepatan dengan peringatan Hari Dirgantara yang jatuh setiap 9 September. Sungguh kombinasi yang pas antara liburan akhir pekan dan edukasi penerbangan!
Dari Jarak Dekat, Masyarakat Bisa Menyentuh Mimpi
Bayangkan betapa bahagianya masyarakat dan wisatawan yang hadir di lokasi! Mereka tidak hanya bisa menyaksikan atraksi udara dari kejauhan, tetapi juga dapat melihat berbagai jenis pesawat dari jarak yang sangat dekat. Pengunjung pun dimanjakan dengan serangkaian pertunjukan udara yang mendebarkan, mulai dari joy flight yang menawarkan sensasi terbang, aksi aerobatik yang memutar-mutar badan pesawat di angkasa, hingga berbagai atraksi udara memukau lainnya.
Jenis pesawat yang dipamerkan pun sangat beragam dan menarik perhatian. Mulai dari pesawat Cessna yang legendaris, gantole yang melayang anggun, ultralight aircraft yang mungil namun tangguh, hingga pesawat-pesawat kecil milik klub penerbangan yang turut memeriahkan suasana. Semuanya terpajang rapi di area pameran, siap memanjakan mata dan jiwa para penggemar aviasi.
Susi Pudjiastuti: Lebih dari Sekadar Hiburan Biasa!
Susi Pudjiastuti pun angkat bicara di tengah hiruk-pikuk gelaran akbar ini. Menurut wanita yang juga pemilik Susi Air tersebut, Pangandaran Air Show bukanlah sekadar ajang hiburan instan bagi masyarakat. Ada misi mulia yang ingin ia tanamkan melalui kegiatan ini, yaitu mengenalkan dunia aviasi secara lebih dekat dan personal, terutama kepada generasi penerus bangsa.
Dengan nada penuh semangat, Susi menjelaskan bahwa udara merupakan komponen yang sangat krusial bagi wilayah Indonesia. “Indonesia itu salah satu yang sangat penting dan lebih penting dari semua kewilayahan kita adalah udara,” tegasnya di sela-sela acara. Pernyataan ini pun langsung menyadarkan banyak pihak akan pentingnya ruang udara yang kerap terlupakan.
Lebih jauh lagi, perempuan kelahiran Pangandaran ini juga menyoroti masa depan umat manusia yang semakin tidak terpisahkan dari ruang udara. Teknologi penerbangan, transportasi udara, hingga potensi ekonomi dari sektor aviasi disebut-sebut akan menjadi tulang punggung peradaban masa depan. Karena itulah, ia merasa perlu memperkenalkan dunia ini sejak dini.
Namun di balik semua pemikiran besar tersebut, Susi mengaku memiliki tujuan yang sangat sederhana. “Nah, ya kami ingin pertama saya simpel saja, berbagi kesenangan, joy, fun tentang aviasi,” ujarnya dengan senyum khasnya. Baginya, berbagi kebahagiaan melalui dunia penerbangan adalah langkah awal yang paling tepat.
Menurut pengusaha sukses di bidang perikanan dan penerbangan ini, pesawat memiliki sisi yang sangat menarik sekaligus inspiratif bagi siapa pun yang melihatnya. Bentuknya yang aerodinamis, kemampuannya menembus awan, serta teknologi canggih yang menyertainya, semuanya mampu membangkitkan rasa penasaran dan kekaguman.
“Bahwa cantik, menarik, powerfull, inspiratif, dan menyenangkan sekali. Pangandaran akan lebih terlihat dengan dengan dengan udara dari udara,” tutur Susi dengan antusias. Ia pun berharap masyarakat bisa diberikan kesempatan luas untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan pesawat-pesawat tersebut.
Membangun Kecintaan Anak-anak pada Aviasi
Namun, harapan terbesar Susi Pudjiastuti ternyata lebih dari sekadar hiburan sesaat. Ia ingin kegiatan megah ini dapat menumbuhkan ketertarikan anak-anak terhadap dunia penerbangan. Dengan demikian, pesawat tidak lagi dianggap sebagai benda asing yang jauh dari kehidupan mereka sehari-hari.
“Yang kedua, tadi yang sangat penting adalah membangun kecintaan anak-anak bahwa pesawat itu bukan barang apa yang ditakuti, barang yang tidak mungkin mereka sentuh,” ungkap Susi dengan nada penuh haru. Tampak jelas bahwa perempuan yang akrab disapa Bu Susi ini sangat serius ingin mengubah pola pikir generasi muda tentang aviasi.
60 Pesawat dan Paramotor Siap Menghibur!
Susi kemudian memaparkan data menarik tentang jumlah peserta dalam ajang bergengsi ini. Menurutnya, total peserta yang mendaftar mencapai sekitar 60 unit, yang terdiri dari pesawat kecil dan paramotor. Jumlah yang cukup fantastis untuk sebuah gelaran air show di kota kecil seperti Pangandaran!
Meskipun begitu, Susi mengakui bahwa tidak seluruh peserta yang semula direncanakan hadir dapat mengikuti kegiatan. Beberapa di antaranya terpaksa membatalkan partisipasi karena mengalami kendala teknis pada pesawat mereka. Namun hal tersebut tidak mengurangi semarak dan kemeriahan acara secara keseluruhan.
“60-an total antara paramotor dan pesawat kecil. Ada beberapa yang cancel karena technical problem, ada, tapi in general semua happy,” kata Susi dengan nada lega. Semua peserta dan panitia pun tampak menikmati setiap momen yang berlangsung.
Dalam gelaran akbar ini, kemampuan para penerbang juga menjadi sorotan utama. Susi menjelaskan bahwa beberapa aspek teknis pun menjadi perhatian serius, seperti ketepatan saat melakukan pendaratan dan kemampuan melakukan turn around dengan sempurna. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun mengusung konsep hiburan, aspek profesionalisme dan keamanan tetap menjadi prioritas utama.
“Ketepatan mendarat, kebenaran turn around, dan ya di bidang penerbangan biasa,” ujar Susi menjelaskan kriteria penilaian bagi para peserta. Semua elemen ini pun dipantau secara ketat oleh tim pengawas yang kompeten di bidangnya.
Ribuan Warga Membanjiri Lokasi Sejak Pagi!
Antusiasme masyarakat terhadap Pangandaran Air Show 2026 pun benar-benar luar biasa. Sejak pagi buta, warga dari berbagai daerah sudah berbondong-bondong mendatangi lokasi acara di Beach Strip Pangandaran. Mereka tidak ingin kehilangan momen langka ini.
Pengunjung pun tampak menikmati setiap detik acara dengan penuh kegembiraan. Mereka tidak hanya menyaksikan atraksi udara yang memukau dari kejauhan, tetapi juga berkesempatan melihat langsung pesawat-pesawat yang diparkir rapi di area landasan milik Susi Air. Suasana semakin semarak dengan teriakan kegembiraan anak-anak yang berlarian sambil menunjuk ke arah langit.
Salah satu pengunjung yang berhasil diwawancarai adalah Meli, seorang ibu rumah tangga asal Banjar. Dengan semangat membara, ia menceritakan bahwa sengaja datang bersama anak-anaknya untuk menyaksikan pesawat dari jarak yang sangat dekat. “Lagi lihat pesawat. Ya lihat pesawat, belum pernah lihat. Anak-anak saya senang banget lihatnya. Baru kali ini lihat banyak pesawat begitu dekat. Belum pernah naik pesawat,” ujar Meli dengan mata berbinar-binar.
Wanita yang mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 08.00 WIB ini pun tak menyembunyikan kegembiraannya. Ia rela menempuh perjalanan dari Banjar ke Pangandaran hanya untuk memberikan pengalaman berharga bagi buah hatinya. “Dari jam 8 sudah di sini. Dari Banjar sengaja ke sini,” tambahnya dengan senyum lebar.
Pemandangan serupa pun terlihat di mana-mana. Ribuan pasang mata tampak terus menatap langit, sementara kamera ponsel pun diacungkan ke atas untuk mengabadikan setiap momen spektakuler. Suara riuh rendah percakapan dan decak kagum pun terdengar di sepanjang Beach Strip Pangandaran.
Di penghujung acara, banyak pengunjung mengaku mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Mereka berharap kegiatan serupa bisa digelar secara rutin setiap tahunnya. Dengan demikian, kecintaan masyarakat terhadap dunia aviasi bisa terus tumbuh dan berkembang, sejalan dengan visi mulia yang digaungkan oleh Susi Pudjiastuti.
Pangandaran Air Show 2026 pun ditutup dengan meriah pada Sabtu sore. Langit Pangandaran kembali tenang, namun kenangan tentang gemuruh mesin pesawat dan senyuman anak-anak yang melihat pesawat untuk pertama kalinya akan tetap abadi di hati semua yang menyaksikannya. Sebuah langkah kecil namun berarti dalam membangun generasi penerus yang cinta pada dunia dirgantara!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
