BATAM, Cinta-news.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam langsung gerak cepat setelah dibombardir aduan pelaku usaha yang jadi korban premanisme. Mirisnya, oknum-oknum berkedok ormas ini berani memeras, mengintimidasi, hingga merebut ruang publik secara ilegal!
Baru-baru ini, Badan Pengusahaan Batam blusukan ke PT NOV Profab Indonesia dan dikejutkan oleh cerita miris dari para pengusaha. “Kelompok yang mengaku ‘perwakilan masyarakat’ ini terus menekan kami!” protes para pengusaha. Padahal, perusahaan-perusahaan di Batam sudah berbuat banyak, mulai dari merekrut lokal, buka magang industri, hingga jalankan program CSR!
“Ini darurat! Batam harusnya jadi surga investasi, bukan ajang premanisme!” sahut Fary Francis, Deputi Bidang Investasi BP Batam, dengan nada tegas. Menurutnya, negara wajib turun tangan melindungi pelaku usaha yang ingin berinvestasi secara legal.
Tak mau tinggal diam, BP Batam langsung luncurkan Dashboard Investasi. Fitur canggih ini memungkinkan investor langsung komplain ke pimpinan BP Batam dalam hitungan detik!
“Kami bakal mapping semua laporan dan bikin gerakan bersama stakeholder!” jelas Mohammad Taofan, Kepala Biro Umum BP Batam, sambil menegaskan bahwa keamanan memang jadi concern utama, terutama bagi investor asing.
Tapi, Taofan ingatkan, masalah premanisme hanya satu dari banyak tantangan. Infrastruktur, logistik, birokrasi, hingga SDM tetap jadi faktor penentu. “Batam harus ramah investasi, mulai dari tanah sampai regulasi!” tegasnya.
Kolaborasi dengan Aparat: Preman Waspada!
Badan Pengusahaan Batam berjanji bakal gandeng aparat penegak hukum untuk bersihkan Batam dari gangguan premanisme. “Kami enggak mau ada yang ganggu iklim usaha!” pungkas Taofan.
Nah, buat para investor, jangan khawatir! BP Batam siap jamin keamanan dan kenyamanan berbisnis di Batam. So, tetap percayakan investasi kalian di sini!
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id
