BANDAR LAMPUNG, Cinta-news.com – Malam itu, Selasa (11/8/2026), suasana di Jalan Slamet Riyadi Raya, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, tiba-tiba berubah mencekam. Gudang Prima Food yang selama ini menjadi pusat penyimpanan berbagai peralatan elektronik dan barang berharga, dilalap si jago merah! Api dengan brutal menghanguskan bangunan seluas sekitar 1.000 meter persegi beserta isinya yang tak ternilai. Bukan main, kerugian akibat kebakaran dahsyat ini diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni Rp 600 juta! Namun, di tengah kepanikan dan kerugian besar tersebut, kabar baiknya tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nahas ini. Sungguh, ini adalah malam yang tak terlupakan bagi pemilik dan karyawan gudang tersebut!
90 Petugas Damkar Dikerahkan! Aksi Heroik Padamkan Api yang Mengamuk!
Kebakaran yang terjadi pada Selasa malam langsung mendapat respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung. Kepala Damkarmat, Anthoni Irawan, menjelaskan bahwa tidak tanggung-tanggung, sebanyak 90 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran yang cukup memakan korban material ini.
“Kami langsung mengerahkan 90 personel terbaik untuk memadamkan api,” ujar Anthoni saat ditemui pada Rabu (12/8/2026). Menurutnya, laporan pertama mengenai kebakaran masuk ke petugas sekitar pukul 21.09 WIB. Begitu menerima laporan, sebanyak 18 unit kendaraan pemadam dan penyelamatan langsung diterjunkan dari berbagai pos siaga yang tersebar di penjuru kota. Mereka semua bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Bayangkan, petugas dengan gagah berani berjibaku melawan kobaran api yang terus membesar. Proses pemadaman yang melelahkan itu berlangsung hingga sekitar pukul 23.46 WIB. Total, petugas menghabiskan sekitar 50 tangki air sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Sungguh perjuangan yang luar biasa! Petugas yang dikerahkan berasal dari pos-pos siaga strategis, antara lain Bumi Waras, Mako Tendean, TBS, Panjang, Labuhan Ratu, Kedaton, Kedamaian, Tanjung Senang, TBU, Langkapura, TKT, Sukabumi, TKB, Sukarame, hingga TBT. Semua bersatu padu memadamkan api demi mencegah kerugian yang lebih besar.
Hancur! Ratusan Kulkas, AC, hingga Komputer Ludes Terbakar!
Sungguh pemandangan memilukan menyambut para petugas dan pemilik gudang ketika api akhirnya padam. Kebakaran itu dengan kejam menghanguskan berbagai barang dan peralatan berharga yang tersimpan rapi di dalam Gudang Prima Food. Tidak main-main, daftar aset yang terbakar sangat panjang dan mengerikan. Sekitar 200 unit kulkas freezer yang seharusnya menjadi andalan bisnis, kini tinggal puing-puing hangus!
Tak hanya itu, 40 unit showcase yang digunakan untuk memajang produk, 15 unit pendingin ruangan atau AC, serta empat unit komputer turut menjadi korban keganasan api. Bahkan, satu laptop, empat CPU, 20 printer struk yang biasa digunakan untuk transaksi, serta 50 mesin electronic data capture (EDC) ikut ludes dalam sekejap. Dua kontainer pendingin berukuran besar pun tak luput dari sambaran api yang membara.
Namun, kerusakan tidak berhenti di situ. Tiga kendaraan yang berada di dalam gudang saat kejadian juga ikut terbakar! Satu mobil GrandMax yang biasa digunakan untuk operasional, satu sepeda motor Honda Revo, dan satu sepeda motor Yamaha Mio, semuanya hangus terbakar. Gudang yang diketahui milik Ayen (66) ini dikelola oleh manajer bernama Dipa Priyanto (30). Total kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp 600 juta. Jumlah yang sangat besar dan tentunya akan berdampak signifikan pada operasional bisnis mereka.
Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik! Penyelidikan Masih Berlanjut!
Setelah api berhasil dipadamkan, fokus kini beralih pada penyelidikan penyebab kebakaran. Penunggu gudang bernama Angga memberikan keterangan awal yang cukup mengkhawatirkan. Menurut Angga, api diduga pertama kali muncul akibat korsleting listrik di dalam bangunan. Percikan api dari korsleting tersebut dengan cepat membesar dan merambat ke berbagai barang serta peralatan yang mudah terbakar yang tersimpan di gudang.
Saking cepatnya, kobaran api langsung menjalar dan menciptakan kepanikan di sekitar lokasi. Namun, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini. Tidak menutup kemungkinan ada faktor lain yang turut memicu kebakaran besar tersebut. Petugas Damkarmat pun melakukan penanganan lanjutan setelah proses pemadaman selesai. Mereka memastikan tidak ada lagi titik api atau potensi bahaya yang bisa muncul kembali, seperti ledakan atau kebakaran susulan. Proses pendinginan dan pembersihan lokasi pun dilakukan secara intensif.
Syukurlah! Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Mengerikan Ini!
Meskipun kebakaran ini menimbulkan kerugian material yang sangat besar dan membuat banyak pihak terpukul, ada satu kabar yang patut disyukuri. Dalam peristiwa kebakaran yang melanda Gudang Prima Food ini, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Semua karyawan dan penghuni sekitar lokasi dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera.
Damkarmat Kota Bandar Lampung memastikan bahwa kondisi di sekitar lokasi kejadian kini sudah terkendali dan aman. Setelah kobaran api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan sterilisasi area. Penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan Gudang Prima Food tersebut. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Dan semoga pemilik gudang segera bangkit dan memulihkan usahanya kembali!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.











