Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Jokowi Disinggung Akan Turun ke Akar Rumput Bantu PSI, Tinggal Waktu yang Tepat

JAKARTA, Cinta-news.com – Sosok mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kabarnya bakal kembali menggeber mesin politiknya. Bukan sekadar muncul di TV, kali ini dia benar-benar disiapkan untuk turun langsung menemani perjuangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menuju gelanggang Pemilu 2029. Tancap gas!

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, dengan percaya diri mengungkapkan sebuah rahasia publik yang menggemparkan. Menurutnya, Jokowi kini sudah sah menjadi bagian dari keluarga besar PSI. Bahkan, partai berlambang gajah itu telah menetapkan orang nomor satu di Indonesia selama satu dekade tersebut sebagai patron politik mereka. Keren, kan?

“Pak Jokowi itu di PSI sudah begitu. Nah, karena itu, dia akan berjuang bersama kami, dan kami sudah resmi menetapkan beliau sebagai patron politik bagi perjuangan PSI ke depan. Tinggal menunggu waktu yang tepat saja, mengingat kondisi kesehatan beliau,” ujar Bestari dengan penuh keyakinan di Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Bestari kemudian menambahkan, sebenarnya sinyal keras keterlibatan Jokowi ini sudah ia sampaikan sendiri secara blak-blakan dalam Rakernas PSI di Makassar pada Januari 2026 silam. Saat itu, ayah dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dengan tegas menyatakan bahwa dirinya masih sangat prima untuk turun hingga ke akar rumput. Tujuannya jelas: membantu partai yang dipimpin putranya itu melesat.

“Beliau sudah berkata lantang, ‘Saya masih kuat turun sampai ke kabupaten dan kota, bahkan jika tim saya membutuhkannya hingga ke tingkat kecamatan’. Pernyataan itu sungguh membangun semangat kami semua! Perkataan beliau benar-benar membakar api perjuangan kawan-kawan untuk segera bersiap menyambut kehadiran langsung Pak Jokowi,” tegas Bestari dengan antusias.

Pernyataan berani ini menjadi penegasan bahwa Jokowi bukanlah sekadar pajangan atau simbol politik yang hanya menghiasi spanduk PSI. Sebaliknya, dia akan benar-benar turun ke lapangan, menyapa masyarakat desa dan kota secara langsung. Karena itu, Bestari meyakini kehadiran fisik mantan kader PDI-P itu akan memperkuat keyakinan publik bahwa dirinya kini sudah sepenuhnya berlabuh dan berakar bersama PSI.

“Hal ini semakin menjadi keyakinan publik bahwa Pak Jokowi sudah tidak di tempat lain, melainkan bersama PSI mulai hari ini hingga pemenangan pemilu 2029 nanti,” imbuh Bestari dengan nada optimistis.

Meski begitu, Bestari masih memilih bungkam seribu bahasa mengenai posisi apa yang tengah disiapkan PSI untuk Jokowi. Menurutnya, semua itu sengaja disimpan rapat-rapat sebagai kejutan politik yang akan meledak di kemudian hari. Penasaran?

PSI Sudah Siapkan Peta Jalan Keliling Indonesia, Bukan Projo!

Bestari kemudian menegaskan sebuah fakta penting: hanya PSI yang berhak menentukan kapan dan ke mana Jokowi akan memulai agenda keliling Indonesia tersebut. Bukan ormas Projo atau siapapun! Dengan gaya bicaranya yang khas, dia meluruskan semua spekulasi yang beredar.

“Kamilah yang menyiapkan semua agenda ini. Saya tidak tahu itu Projo yang mana? Projo kan bukannya bukan Pro Jokowi? Dulu mereka pernah bilang begitu. Jadi agak membingungkan Anda menanyai saya tentang Projo, Projo mana? Yang sudah tidak Pro Jokowi lagi?” ujar Bestari sambil meluruskan klaim sebelumnya.

Dia menegaskan, seluruh agenda perjalanan politik Jokowi saat ini sedang disusun oleh PSI secara super matang. Ini semua merupakan bagian dari strategi jitu pemenangan menuju 2029. Menurut Bestari, meskipun Jokowi adalah negarawan yang sangat terbuka dan mau berdialog dengan siapa saja, untuk urusan agenda politik praktisnya, PSI-lah yang memegang kendali penuh sebagai pihak pengatur.

“Tapi kalau bicara soal Pak Jokowi akan berkunjung ke mana, kami sedang mempersiapkannya sejak Rakernas PSI di Makassar. Kami menyusun roadmap perjalanan Pak Jokowi ini dengan detail untuk memenangkan PSI di 2029,” imbuhnya.

Soal Kesehatan Jokowi, PSI Bilang Dokter yang Paling Tahu!

Bestari juga dengan santai merespons klaim Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik, yang menyebut kesehatan Jokowi sudah pulih 99 persen. Menurut Bestari, dokter pribadi Jokowilah yang paling memahami kondisi kesehatan mantan presiden itu, bukan para relawan.

“Yang paling paham soal kesehatan Pak Jokowi tentu adalah dokternya sendiri dong. Bukan Projo,” ujar Bestari sambil tersenyum.

Meski demikian, dia kembali menegaskan bahwa Jokowi memang telah berkomitmen penuh untuk membantu PSI bekerja keras memenangkan Pemilu 2029. Namun, pelaksanaannya tetap akan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan momentum politik yang paling tepat. “Jadi, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat saja dengan mengingat kesehatan beliau,” pungkasnya.

Projo Dengar Sendiri Jokowi Mau Keliling Indonesia?

Sebagai informasi tambahan yang bikin penasaran, Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik, sebelumnya mengaku mendengar langsung rencana Jokowi untuk kembali berkeliling Indonesia. Pengakuan ini ia sampaikan setelah bertemu dengan sejumlah relawan pada 1 Mei 2026.

“Pak Jokowi menyampaikan beberapa hal penting kepada relawannya. Pertama, kesehatannya sudah pulih 99 persen. Kedua, rencananya bulan depan (Juni), beliau sudah akan keliling Indonesia lagi untuk menyapa masyarakat. Pak Jokowi akan didampingi relawannya ketika mengunjungi suatu daerah,” ujar Freddy dengan penuh keyakinan di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Freddy menambahkan, dalam pertemuan tertutup tersebut, Jokowi juga sempat berbicara empat mata dengan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, selama 20-30 menit. Menurutnya, pembicaraan serius keduanya menyinggung keberlanjutan program-program pemerintahan Jokowi pada era pemerintahan saat ini. “Sebagai insan politik, tentu mereka juga membahas situasi dan kondisi politik terkini,” ucapnya.

Pernyataan mengejutkan dari Projo ini pun sempat memunculkan spekulasi liar bahwa para relawan Jokowi akan kembali mengambil peran besar dalam konsolidasi politik nasional. Namun, PSI dengan tegas telah menyatakan bahwa arah langkah politik Jokowi saat ini sepenuhnya berada dalam orbit dan kendali partainya.

Menariknya, Budi Arie sebelumnya juga pernah menepis anggapan publik bahwa Projo merupakan singkatan dari “Pro Jokowi”. “Projo itu artinya negeri dan rakyat. Dalam bahasa Sansekerta, dan dalam bahasa Jawa Kawi, Projo artinya rakyat,” ujar Budi Arie di sela Kongres III Projo di Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Dia menambahkan, penyebutan “Pro Jokowi” selama ini hanya muncul karena pelafalannya dianggap lebih mudah oleh awak media. “Projo. Memang tidak ada kepanjangannya. Cuma teman-teman media kan menyebut Projo, Pro Jokowi, itu kan karena lebih gampang dilafalkan saja,” ujar dia sambil tertawa. Nah, gimana menurut Anda? Siap-siap menyambut gempuran politik Jokowi untuk PSI di 2029!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version