YOGYAKARTA, Cinta-news.com – Kabar gembira untuk para pencari sensasi liburan! Destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akhirnya meluncurkan gebrakan anyar yang langsung menyedot perhatian. Pasalnya, kawasan Pantai Drini kini dihiasi oleh sebuah restoran spektakuler bernama ‘On The Rock’. Resto ini dengan berani menawarkan pengalaman masuk yang dramatis, yaitu melalui sebuah pintu masuk yang sengaja membelah tebing pegunungan. Jadi, bayangkan saja, Anda seolah-olah berjalan menembus jantung bukit menuju keindahan pantai!
Selanjutnya, dalam momen soft opening-nya, pengelola juga membuat kejutan lain dengan menghadirkan sebuah galeri seni raksasa di alam terbuka. Mereka memamerkan lukisan sepanjang 100 meter yang dipajang langsung di pinggir Pantai Drini, menciptakan perpaduan yang sempurna antara seni dan alam.
Pengalaman Masuk yang Bikin Merinding!
Lebih lanjut, saat Anda memutuskan untuk memasuki kawasan On The Rock, sensasi petualangan langsung terasa. Pengelola dengan cerdas mengusung konsep tangga dan jalur jalan yang sengaja dibangun di tengah-tengah perbukitan yang terbelah. Akibatnya, Anda akan merasa seperti berada di koridor alam yang ajaib. Kemudian, pemandangan di kanan-kiri Anda pun tak kalah memukau; tekstur dan bentuk tebingnya sangat mengingatkan pada kemegahan jalan menuju Pantai Pandawa di Bali. Benar-benar seperti mini-Bali di Yogyakarta!
Setelah melewati “gerbang alam” yang epik itu, Anda akan langsung disambut oleh sebuah instalasi seni berupa kepala patung berukuran besar. Selain itu, dari area ini, Anda juga bisa langsung menikmati pemandangan luas kawasan Pantai Drini dari ketinggian. Sungguh spot foto yang instagramable banget!
Kapasitas Luas dan Konsep Nikmati Pantai
Sementara itu, dari sisi kapasitas, restoran ini siap menampung keramaian. Perwakilan Manajemen On The Rock, Tarko, yang ditemui di lokasi pada Jumat (19/12/2025), dengan semangat menjelaskan, “Untuk kursi, kita sengaja menyediakan 400 buah. Namun, secara keseluruhan, area kami bisa menampung hingga sekitar 4.000 pengunjung, lho!”. Jadi, tempat ini cocok untuk gathering besar atau sekadar ramai-ramai menikmati sunset.
Selanjutnya, Tarko juga memaparkan konsep utamanya.“Kami sebenarnya mengusung konsep sederhana, yakni menciptakan restoran yang memungkinkan Anda menikmati keindahan kawasan pantai secara maksimal,” jelasnya. Untuk mewujudkan konsep ini, mereka memberikan kebebasan penuh kepada pengunjung untuk memilih sendiri beberapa zona yang tersedia. Misalnya, Anda bisa langsung turun ke area pantai, atau menikmati suasana dari bangunan atas yang lebih teduh. Bahkan, ada juga kawasan indoor yang nyaman untuk yang tidak ingin terkena angin laut.
Harga Tiket dan Kuliner Lezat
Nah, bagi Anda yang penasaran dengan harga tiket, pengelola sengaja menerapkan harga ramah kantong selama masa soft opening ini. Anda cukup merogoh kocek Rp40.000 saja untuk hari biasa, sedangkan di akhir pekan atau hari libur, harganya hanya naik menjadi Rp50.000! Dengan harga segitu, Anda sudah bisa menikmati semua keindahan yang ditawarkan.
Tidak berhenti di pemandangan saja, On The Rock juga memanjakan lidah para pengunjung. Mereka dengan bangga menyediakan beragam menu, mulai dari cita rasa lokal yang autentik hingga hidangan internasional yang kekinian. “Intinya, resto dengan view pantai yang memukau, cukup pakai tiket masuk saja,” tegas Tarko.
Memberdayakan Perekonomian Lokal
Yang paling membanggakan, kehadiran destinasi baru ini ternyata membawa angin segar bagi warga sekitar. Saat ini, puluhan pegawai sudah direkrut dan sebagian besar merupakan penduduk lokal asli Gunungkidul. “Untuk saat ini, mereka masih dalam masa pelatihan, karena kita memang baru buka hari ini. Masih soft opening, jadi nanti akan diseleksi lagi siapa yang cocok jadi kepala bagian, dan sebagainya,” jelas Tarko penuh harap.
Soft Opening yang Meriah dan Artistik
Pada hari soft opening, suasana meriah langsung tercipta. Acara tersebut pun menyajikan lebih dari sekadar pembukaan restoran; pertunjukan tarian langsung memeriahkan suasana, alunan musik dari DJ mengguncang panggung, dan beberapa seniman dengan penuh semangat melukiskan karya mereka secara langsung di hadapan pengunjung. Salah satu seniman ternama yang hadir adalah Nasirun. Beliau menciptakan mahakarya langsung di atas kain sepanjang 100 meter yang terhampar di Pantai Drini.
Teknik yang digunakan Nasirun pun sangat unik dan penuh makna. “Saya sengaja mencampur cat dengan air laut dari Pantai Drini ini sendiri. Saya melukis dengan menggunakan air dari sini, dan untuk catnya, saya pakai cat yang bukan pewarna kimia, yaitu cat tembok. Proses yang paling lama justru adalah meracik warnanya itu, karena pakai air Pantai Drini,” papar Nasirun dengan detail. Karya ini tentu menjadi bukti nyata penghormatan pada alam lokasi.
Respons Pengunjung: Takjub dan Terpesona
Lantas, bagaimana tanggapan pengunjung? Salah seorang pengunjung asal Jakarta, Maria, mengungkapkan kekagumannya. “Tempatnya sangat bagus, ya. Berbeda banget dengan destinasi pantai lain yang pernah saya kunjungi. Konsepnya unik dan pemandangannya luar biasa,” ungkap Maria dengan mata berbinar. Respons positif ini tentu menjadi pertanda baik bahwa Pantai Drini dengan wajah barunya siap menjadi primadona wisata baru di Yogyakarta.
Jadi, Tunggu Apa Lagi?
Singkatnya, Pantai Drini telah bertransformasi dari pantai yang tenang menjadi destinasi premium yang menawarkan paket lengkap: petualangan, seni, kuliner, dan pemandangan memukau. Dengan konsep jalan menembus bukit ala Bali, lukisan raksasa 100 meter, serta restoran yang menghadap langsung ke samudera, tempat ini wajib masuk wishlist liburan Anda berikutnya. Ayo, rasakan sendiri pengalaman “masuk ke dalam perut bukit” dan menyaksikan seni yang menyatu dengan alam! Jangan sampai ketinggalan moment-nya, karena soft opening dengan harga spesial hanya terjadi sekali!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com











