Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Gempa M6,6 Guncang Nabire, Jembatan Ambles & Fasilitas Rusak!

Cinta-news.com – Getaran dahsyat mengguncang Kota Nabire, Papua Tengah! Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,6 melanda wilayah tersebut pada Jumat (19/9/2025) dini hari tepatnya pukul 03.19 WIT. Getaran kuat tidak hanya membangunkan warga, tetapi juga langsung mengakibatkan Jembatan Kali Siriwini Bawah ambles! Jembatan ini merupakan penghubung vital antara Kota Nabire dan Pelabuhan Nabire. Selain itu, gempa juga merusak banyak fasilitas umum dan rumah penduduk.

Saat ini, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Tengah masih mendata detail semua kerusakan pascagempa. Kepala BPBD Papua Tengah, Otis Money, menyatakan, “Kami menemukan banyak rumah warga di sekitar Kota Nabire mengalami retak-retak. Banyak barang-barang di dalam rumah berhamburan dan hancur akibat guncangan pagi ini. Namun, kami belum menerima laporan korban jiwa,” jelas Otis saat tim kami hubungi dari Timika, Jumat.

Fasilitas Umum Porak-Poranda Diterjang Gempa

Selama menjatuhkan jembatan, gempa juga menerjang dan merusak banyak fasilitas lain. Salah satunya adalah Gereja Katolik Kristus Raja Malompo yang mengalami retakan pada dinding dan keruntuhan plafon. Kantor Bupati Nabire juga melaporkan pecahan kaca, sementara Bandara Nabire turut merasakan dampaknya dengan beberapa kaca yang pecah.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengumumkan data sementara dalam konferensi pers di Jakarta. “Kami mengumpulkan data bahwa satu jembatan ambles, dua rumah mengalami rusak berat, kaca Kantor Bupati pecah, dan plafon gereja rusak. Pihak bandara juga melaporkan beberapa kacanya pecah.” Meskipun banyak fasilitas mengalami kerusakan, BNPB menegaskan bahwa tingkat kerusakan tidak tergolong signifikan. “Secara keseluruhan, kerusakannya tidak signifikan,” tegas Suharyanto.

Jaringan Komunikasi Terputus, BPBD Bergerak Cepat!

Tidak berhenti di kerusakan fisik, gempa Nabire juga mengacaukan jaringan komunikasi di wilayah tersebut. “Sampai sekarang, jaringan komunikasi masih belum lancar, bahkan tadi pagi sempat putus total,” keluh Otis. Menanggapi hal ini, BPBD Papua Tengah langsung berkoordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Nabire untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

“Kami melaporkan semua data kerusakan fasilitas umum dan rumah warga kepada pimpinan daerah sambil menunggu arahan selanjutnya. Kami dari tingkat provinsi siap siaga untuk mem-back up segala bentuk kekurangan di lapangan,” tambah Otis dengan penuh semangat.

Lokasi & Serangan Gempa Susulan yang Mencengangkan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data bahwa pusat gempa berada pada koordinat 3,47 Lintang Selatan (LS) dan 135,49 Bujur Timur (BT). Lebih detailnya, titik gempa berjarak sekitar 29 kilometer di barat laut Nabire dengan kedalaman 24 kilometer. BMKG juga menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.

Namun, gempa utama berkekuatan 6,6 M memicu serangkaian gempa susulan yang membuat waspada. Pada pukul 01.35 WIB, gempa susulan bermagnitudo 3,9 terjadi, lalu kembali berulang dengan magnitudo sama pada pukul 01.36 WIB. Getaran masih berlanjut dengan magnitudo 3,4 pada pukul 01.43 WIB, kemudian meningkat menjadi magnitudo 4,0 pada pukul 01.51 WIB. Gempa terakhir bermagnitudo 2,6 kembali mengguncang Nabire pada pukul 02.05 WIB.

Korban Jiwa Nihil, Masyarakat Diminta Tenang dan Waspada

Hingga Jumat pukul 11.00 WIB, BNPB memastikan tidak ada laporan korban jiwa akibat gempa Nabire. “Per pukul 11.00 WIB ini, kami sama sekali tidak mendapati adanya korban jiwa,” kata Suharyanto meyakinkan. BMKG mengimbau masyarakat Nabire dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Namun, masyarakat juga harus menghindari isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Oleh karena itu, masyarakat harus tetap tenang dan hanya menunggu hasil analisis resmi dari BMKG terkait seluruh peristiwa ini,” tulis BMKG melalui laman resminya.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Exit mobile version