Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Disbudpar Bandung Siapkan Pariwisata Sambut Reaktivasi Bandara Husein

BANDUNG, Cinta-news.com – Kabar gembira menyelimuti sektor pariwisata Bandung! Rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara mendapat sambutan meriah dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung pun langsung bergerak cepat menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menyambut potensi peningkatan drastis kunjungan wisatawan pascabandar udara kebanggaan warga Bandung tersebut kembali beroperasional.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengungkapkan bahwa persiapan matang tengah digarap dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata. Pihaknya aktif berkoordinasi dengan berbagai asosiasi perjalanan wisata, badan promosi pariwisata, pelaku usaha perhotelan, hingga para pegiat ekonomi kreatif agar semua elemen siap menyambut gelombang wisatawan yang diprediksi melonjak signifikan.

Bandung Matangkan Sektor Pariwisata Menjelang Kebangkitan Bandara Husein

Adi menegaskan bahwa Bandung wajib mempersiapkan diri secara optimal jika Bandara Husein Sastranegara benar-benar kembali melayani penerbangan komersial. Menurutnya, kedatangan wisatawan melalui jalur udara bukan hanya berpotensi mendatangkan pengunjung ke Kota Bandung, tetapi juga membuka peluang besar bagi kawasan aglomerasi Bandung lainnya untuk turut menikmati dampak positif tersebut.

“Kehadiran Bandara Husein kembali beroperasi tentu menjadi berkah tersendiri bagi Bandung Raya. Kami harus memastikan semua destinasi wisata siap menyambut para tamu. Karena itu, kami menjalin kerja sama erat dengan kawasan Aglomerasi Bandung,” ujar Adi dengan antusias saat ditemui di Bandung, Rabu (24/6/2026).

Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa wisatawan yang tiba melalui penerbangan memiliki pola perjalanan yang beragam. Mereka bisa saja memilih menginap di Kota Bandung terlebih dahulu, kemudian melanjutkan petualangan ke destinasi wisata menarik di Bandung Barat atau daerah sekitarnya. “Dengan pertimbangan itulah, kami menggandeng berbagai asosiasi seperti ASITA, Astindo, Badan Promosi Pariwisata, dan seluruh pelaku industri pariwisata untuk mematangkan persiapan bersama,” imbuhnya dengan penuh semangat.

Adi menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar Bandung mampu memberikan layanan wisata yang lebih siap, terintegrasi, dan berkesan bagi setiap pengunjung. Persiapan ini dinilai krusial mengingat akses penerbangan yang kembali dibuka dapat memperluas pangsa pasar wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara secara signifikan.

Wisatawan Mancanegara Diprediksi Melonjak Drastis

Adi menyampaikan bahwa Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, telah memberikan arahan tegas kepada seluruh pihak terkait untuk segera mempersiapkan diri menghadapi lonjakan wisatawan, terutama dari luar negeri. “Pak Wali berpesan dengan lugas agar kita semua siap menyambut wisatawan mancanegara yang jumlahnya tentu akan melonjak jauh lebih banyak dibandingkan kondisi saat ini. Atas dasar arahan tersebut, kami mulai memperkuat komunikasi intensif dengan Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung dan berbagai pihak lainnya,” jelasnya.

Menurut Adi, penguatan komunikasi dengan para pelaku pariwisata menjadi prioritas utama agar strategi promosi dan kesiapan destinasi dapat berjalan beriringan secara harmonis. Langkah strategis ini diharapkan mampu membuat Bandung lebih sigap menyambut wisatawan, mulai dari pintu kedatangan bandara hingga pengalaman berwisata yang tak terlupakan di kota kreatif ini.

Ekonomi Kreatif Digandeng untuk Memperkuat Daya Tarik Bandung

Disbudpar Kota Bandung berkomitmen melibatkan sektor ekonomi kreatif secara maksimal dalam menyambut kedatangan wisatawan. Adi menjelaskan bahwa pertunjukan budaya, seni, dan berbagai aktivitas kreatif lainnya dapat menjadi nilai tambah luar biasa bagi pengalaman wisatawan yang berkunjung ke Bandung.

“Ketika wisatawan datang dan menyaksikan langsung beragam pertunjukan budaya, seni, serta aktivitas kreatif lainnya, pengalaman itu akan menjadi cerita berkesan yang mereka bawa pulang. Secara otomatis, hal tersebut menjadi promosi alami yang sangat efektif bagi Kota Bandung,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Adi menilai kekuatan utama Bandung tidak hanya terletak pada destinasi wisata fisiknya, tetapi juga pada suasana kreatif dan kehidupan budaya yang kental dan dapat dinikmati oleh setiap wisatawan. Keterlibatan aktif pelaku ekonomi kreatif diharapkan mampu memperkuat citra Bandung sebagai kota wisata, seni, dan kreativitas yang semakin mendunia.

Proses Reaktivasi Bandara Husein Terus Berjalan

Terkait teknis reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Adi mengakui bahwa Disbudpar Kota Bandung tidak terlibat langsung dalam pembahasan teknis operasional. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Wali Kota Bandung dalam berbagai pertemuan, proses pembukaan kembali bandara kebanggaan warga Bandung tersebut terus menunjukkan perkembangan positif.

“Kami memang tidak terlibat secara langsung dalam pembicaraan teknisnya. Namun dari beberapa pertemuan dengan Pak Wali Kota, termasuk saat acara Bandung Investment Forum, beliau menyampaikan bahwa proses reaktivasi Bandara Husein Sastranegara masih terus berjalan lancar dan Insya Allah akan segera dibuka kembali,” jelasnya.

Adi menegaskan bahwa Disbudpar tetap mengambil peran strategis dari sisi kesiapan sektor pariwisata. Persiapan tersebut mencakup promosi agresif, koordinasi intensif dengan pelaku industri, dan penguatan pengalaman wisata yang berkesan bagi setiap pengunjung.

Rute Luar Jawa Hingga Internasional Mulai Disiapkan

Adi mengungkapkan fakta menarik bahwa sejumlah rute penerbangan yang direncanakan nantinya tidak hanya melayani jalur di Pulau Jawa. Bandung diproyeksikan terhubung langsung dengan sejumlah kota besar di luar Jawa melalui penerbangan langsung. Beberapa rute yang disebutkan antara lain Bali, Medan, dan Balikpapan.

“Pak Wali menyebutkan ada beberapa kota tujuan yang direncanakan, seperti Bali, Medan, dan Balikpapan. Artinya perencanaan terus berjalan dan arahnya memang lebih banyak ke penerbangan luar Jawa. Sementara untuk rute internasional, yang sudah cukup pasti adalah Malaysia dan Singapura,” tandasnya dengan penuh optimisme.

Rencana rute tersebut dinilai mampu membuka peluang baru yang sangat menjanjikan bagi pariwisata Bandung. Akses penerbangan langsung dari kota besar dan negara tetangga berpotensi memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu destinasi wisata utama di Jawa Barat yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Bandung Incar Dampak Ekonomi Luas dari Reaktivasi Bandara

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan terhadap sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, dan usaha lokal di Bandung. Disbudpar Kota Bandung menilai peningkatan akses transportasi udara dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan dan mendorong peningkatan belanja wisata yang berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Pemerintah daerah bersama pelaku industri pariwisata kini mulai menyusun strategi komprehensif agar potensi besar tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Bandung juga diharapkan mampu menjadi pintu masuk utama wisatawan menuju destinasi-destinasi menarik lainnya di kawasan Bandung Raya, termasuk Bandung Barat dan wilayah sekitarnya yang menyimpan segudang pesona wisata.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version