Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Bengkel Motor di Medan Digerebek: Jadi Tempat Sembunyi Ribuan Vape Narkoba

Cinta-news.com – Kalo kamu kebetulan lagi jalan-jalan di depan sebuah bengkel sepeda motor yang berdiri santai di kawasan Desa Bandar Setia, Medan, kamu pasti nggak bakal ngerasa curiga sedikit pun sama suasana di sekitarnya. Etalase kaca depan bengkel motor itu kelihatan penuh banget dipajangi berbagai jenis botol pelumas oli, jajaran kotak busi juga ikut mejeng rapi di sana, bahkan stiker merek motor terkenal nempel ramai di mana-mana kayak tempat servis pinggir jalan pada umumnya. Padahal, di balik pintu besi warna cokelat tua yang kelihatan kusam dan biasa aja itu, ternyata menyembunyikan rahasia gelap berupa ribuan pods vape narkoba beracun yang punya potensi merusak organ tubuh dan sistem saraf para generasi muda.

Trik Samaran Halus di Balik Koper Cokelat

Bahkan, barang terlarang yang amat berbahaya itu udah dikemas super rapi menggunakan kantong plastik warna biru tua, lalu disembunyiin rapat-rapat oleh pelaku di dalam sebuah koper pakaian berukuran super jumbo buat menyamarkan jejak kejahatannya.

Usai menyusun strategi kotornya, pelaku sengaja nyimpan koper misterius itu di sebuah kamar khusus yang terletak di area dalam bengkel motor, sebelum akhirnya tim opsnal kepolisian berhasil mengendus dan membongkar kedok kejahatan tersembunyi ini sampai tuntas.

Taktik Licik Berkedok Bengkel Motor

Selanjutnya, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, membeberkan penjelasan secara detail kalo lokasi gudang penyimpanan narkoba berkedok bengkel motor ini bisa terbongkar pas tim kepolisian berhasil membekuk seorang bandar besar berinisial SH (39).

Pria yang sehari-hari tercatat sebagai warga kawasan Kecamatan Medan Selayang itu akhirnya berhasil diringkus oleh tim penyidik pas dia lagi mengendarai kendaraan melintas di kawasan Jalan H. Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pas kejadian penangkapan berlangsung, tersangka lagi mengendarai sepeda motor matic kesayangannya dengan amat santai, namun petugas kepolisian langsung menyergap pelaku usai nemuin bukti kuat kalo dia lagi mengangkut vape narkoba yang disembunyiin rapat di balik jok sepeda motornya.

Awalnya, tim penyidik sengaja membuntuti gerak-gerik tersangka SH dari jarak dekat sebab pihak kepolisian mengendus kecurigaan kuat kalo pelaku emang lagi OTW mau ngedarin dan menyebarkan pods vape narkoba tersebut ke para pembeli di jalanan Kota Medan.

Penemuan Kunci Misterius Penuntun ke Gudang

Lantas, pas petugas berhasil menciduk pelaku di lokasi penangkapan, tim kepolisian nemuin 29 bungkus pods vape berisi cairan zat kimia berbahaya etomidate, lalu pas nggeledah badan pelaku, penyidik nemuin satu anak kunci misterius yang dicurigai sebagai kunci rahasia rakitan gudang penyimpanan.

Berdasarkan temuan barang bukti anak kunci misterius tersebut, pihak kepolisian langsung ngelakuin pengembangan penyelidikan secara maraton dan intensif buat ngerunut lokasi persis tempat nyimpan barang haram beracun tersebut.

Berbekal keterangan penting yang diakui oleh tersangka SH pas diinterogasi petugas, tim penyidik akhirnya bergerak cepat mendatangi sebuah bengkel sepeda motor di Desa Bandar Setia yang dipakai khusus buat nyimpan stok vape racun tersebut.

Ternyata, pelaku emang sengaja menyembunyikan tumpukan barang haram berbahaya itu di dalam sebuah kamar pribadi tersembunyi yang terletak tepat di area dalam bengkel motor tersebut biar nggak memancing perhatian warga sekitar.

Penggerebekan Mencekam dan Penyitaan Ribuan Pods

Namun, pas petugas mebuka koper besar yang tersimpan di dalam kamar itu, para penyidik mendadak syok berat sebab mereka ngeliat jumlah vape narkoba yang tersimpan ternyata sangat banyak hingga nembus angka ribuan pieces.

Secara rinci, petugas berhasil menyita 1.123 vape narkoba tambahan yang tersimpan rapat di dalam koper, makanya total keseluruhan vape beracun yang berhasil diamankan polisi mencapai angka fantastis 1.152 pieces.

Pelaku Ternyata Residivis Narkoba

Berdasarkan hasil pemeriksaan riwayat hukum tersangka, pelaku SH ini ternyata berstatus sebagai residivis kambuhan yang pernah masuk penjara atas kasus peredaran gelap narkotika serupa pada tahun 2021 lalu.

Di samping itu, AKBP Rafli juga membeberkan fakta mengejutkan kalo tersangka nemuin dan ngebeli seluruh pasokan vape narkoba berbahaya ini dari seorang pria warga negara asing asal Malaysia yang berinisial AL.

Tersangka SH mengaku kalo dia udah mengenal sosok AL bahkan jauh sebelum dia mendekam di balik jeruji besi dulu, lalu pas bebas, keduanya sengaja bertemu langsung di Malaysia buat menyepakati jaringan bisnis haram ini di Indonesia dengan target pasar utama melingkupi wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Oleh karena itu, tim penyidik kepolisian saat ini lagi gencar memburu keberadaan satu pelaku kunci berinisial AL yang memegang peran vital sebagai pemasok utama jaringan narkoba dari Malaysia tersebut.

Pihak Polrestabes Medan amat berharap supaya peredaran kasus serupa nggak terulang lagi di wilayah Kota Medan dan sekitarnya, sebab konsumsi vape narkoba merupakan metode racun baru yang sengaja dipakai anak muda buat mengonsumsi zat terlarang tanpa terdeteksi.

Maka dari itu, pihak kepolisian mengajak seluruh lapisan warga masyarakat buat aktif memberikan informasi dan membantu melibas kejahatan narkotika, agar kota Medan tercinta bisa benar-benar bersih dan bebas total dari ancaman peredaran narkoba.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version