Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!

Anak Tampak Tegar Usai Orang tua Bercerai, Jangan Abaikan

Anak Tampak Tegar Usai Orangtua Bercerai, Jangan Abaikan
Anak Tampak Tegar Usai Orangtua Bercerai, Jangan Abaikan

CINTA-NEWS –  Anak yang tampak tegar setelah orang tuanya bercerai belum tentu benar-benar baik-baik saja. Banyak anak memilih menunjukkan sikap kuat agar tidak menambah beban orangtuanya. Menurut psikolog Agata Paskarista, anak-anak sering berperan sebagai penengah dalam situasi konflik rumah tangga.

“BACA JUGA : Ilmuwan Peringatkan China Ungguli AS di Bidang Teknologi”

Waspadai sinyal luka batin tersembunyi

Mereka belajar untuk menutupi perasaan dan terlihat kuat di depan orang lain. Agata menjelaskan bahwa sikap tersebut sering menjadi bentuk pertahanan diri dari luka emosional yang tidak mereka ungkapkan secara langsung.

Kondisi ini bisa dikenali dari sejumlah tanda kecil. Salah satunya adalah ketika anak mulai menolak bantuan dari orang sekitar. Anak yang terlalu mandiri dan enggan bicara soal perasaan perlu mendapat perhatian khusus dari orangtua atau pendamping.

Selain itu, perubahan perilaku juga bisa menjadi sinyal bahaya. Misalnya, anak lebih suka mengurung diri di kamar atau terlalu berusaha menyenangkan semua orang. Ini bisa jadi tanda bahwa anak sedang menekan emosinya agar terlihat baik-baik saja di depan banyak orang.

Agata mengingatkan bahwa luka batin ini bisa menumpuk jika tidak diatasi. Anak akan berusaha menyembunyikan sisi rapuhnya dan tampak tenang sebagai bentuk perlindungan diri. Orangtua dan pendidik harus menganggap kondisi ini sebagai hal yang serius. Guru atau konselor perlu mendampingi anak agar mereka merasa didukung secara emosional.

Agar anak bisa pulih secara emosional, orangtua perlu menciptakan ruang aman untuk berbicara. Ajak anak mengobrol dengan tenang tanpa tekanan. Dengarkan mereka tanpa menghakimi. Validasi perasaan mereka dan beri waktu agar anak bisa memproses emosinya dengan sehat.

“BACA JUGA : 5 Kebaya Janggan Elegan untuk Tampil Anggun di Hari Kartini”

Pendekatan empatik dan konsisten bisa membantu anak melewati masa sulit ini tanpa harus memendam luka yang berlarut-larut. Orangtua harus menyadari bahwa anak mungkin menyembunyikan kondisi emosionalnya di balik sikap yang terlihat kuat.





Respon (11)

  1. My partner and I absolutely love your blog and find nearly all of your post’s to be just what I’m looking for. Does one offer guest writers to write content to suit your needs? I wouldn’t mind creating a post or elaborating on a few of the subjects you write regarding here. Again, awesome web log!

  2. You appear to know a lot about this. Interesting content. Hit me up! I enjoyed reading this. step sister are a rip off I truly appreciate this post. Interesting content. Hit me up! I enjoyed reading this. I truly appreciate this post. I truly appreciate this post. Nice read. I truly appreciate this post. I enjoyed your post. Thank you. You are a very persuasive writer. I truly appreciate this post. Honestly, how much of an effect , if you think there will be any, might this new event have on the current climate we’re going through right now?

  3. I am commenting to make you understand what a fine encounter our child had checking your blog. She mastered many details, with the inclusion of what it’s like to have a wonderful coaching character to get most people easily know a variety of problematic issues. You truly did more than people’s expected results. Many thanks for delivering such necessary, safe, educational not to mention unique guidance on your topic to Julie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *