Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Investor Siap Danai Rp 25 T, Jalur Kereta Perdana Kalimantan Diharapkan Tembus IKN

Cinta-news.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini benar-benar serius mewujudkan mimpi besar: membangun jaringan kereta api pertama di Pulau Kalimantan. Luar biasanya, proyek megah ini direncanakan langsung tersambung hingga ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Wah, bayangkan betapa dahsyatnya konektivitas antardaerah nanti!

Baca Juga: Trump Kaget Harga Tiket Piala Dunia 2026 Capai 1000 USD, Akui Ogah Membeli

Sementara itu, Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, dengan penuh keyakinan mengungkapkan bahwa seorang investor nasional sudah serius berkomunikasi untuk merealisasikan proyek tersebut. Kemudian, rute awal yang mereka siapkan akan menghubungkan tiga wilayah utama: Malinau, Tana Tidung, hingga Tanjung Selor di Bulungan. Jadi, masyarakat di daerah tersebut bisa segera merasakan manfaat transportasi modern ini.

“Insyaallah, investor untuk pembangunan jaringan kereta api akan segera masuk di Kaltara. Rencananya, jalur ini mulai dari Malinau, Tana Tidung, sampai ke Tanjung Selor,” ujar Zainal Paliwang dengan optimistis pada Jumat (8/5/2026). Setelah itu, ia juga berharap jaringan kereta yang sudah dibangun nantinya bisa tersambung ke wilayah lain di Pulau Kalimantan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan lintasan ini juga terhubung ke Brunei Darussalam dan Malaysia. Keren, kan?

Nilai Investasi Menggiurkan: Rp 25 Triliun Siap Dikucurkan!

Sebelum pembangunan dimulai, Zainal menjelaskan bahwa investor sudah berkomitmen menggelontorkan dana hingga Rp 25 triliun. Karena itu, Pemprov Kaltara percaya diri proyek tersebut bisa segera terwujud. Apalagi, investor dinilai sangat serius dan tidak main-main.

Baca Juga: Hilang 12 Hari, Nenek 87 Tahun di Muara Enim Ternyata Dibunuh Anak Kandung dan Cucu

“Kita optimis dapat merealisasikannya, karena investor ini benar-benar serius,” tandasnya dengan penuh semangat. Selanjutnya, target penandatanganan MoU dengan investor direncanakan masih berlangsung di tahun ini. Selain itu, dukungan dari pemerintah pusat terhadap pembangunan kereta api di luar Jawa juga dinilai sangat kuat.

Baca Juga: Hadapi El Nino, Kementan Gandeng Unej Perbaiki Irigasi Sawah Jember

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. “Pak AHY menyampaikan semua pulau diupayakan memiliki kereta api. Jawa sudah selesai, Sumatera sudah sebagian, Sulawesi juga sudah ada. Kalimantan ini yang belum, dan sekarang mulai dipersiapkan,” jelasnya. Oleh karena itu, proyek ini menjadi prioritas nasional yang patut didukung.

Proyek ini didorong oleh sinergi lintas sektor yang kuat dari DPRD Kaltara.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan jalur kereta pertama di Kalimantan. Menurutnya, proyek tersebut sangat strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antardaerah. Apalagi, selama ini akses transportasi di Kaltara masih terbatas.

Baca Juga: Tinggalkan Absensi Manual, Pemkab Yahukimo Uji Coba E-Presensi di 4 OPD

“DPRD Kaltara berkomitmen mendukung upaya pemerintah daerah dalam mendorong investasi strategis, terutama di sektor infrastruktur,” kata Achmad dengan tegas pada Minggu (26/4/2026). Achmad pun menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan investor menjadi kunci keberhasilan proyek. Tanpa kolaborasi yang baik, proyek sebesar ini pasti akan menghadapi banyak hambatan.

Kemudian, dukungan regulasi melalui Perda juga sangat dibutuhkan. Berbagai tahapan lainnya akan dilakukan secara bertahap menjelang penandatanganan MoU. “Kolaborasi yang kuat akan mempercepat realisasi pembangunan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambah Achmad optimistis. Memang, proyek ini tidak hanya membangun rel, tetapi juga menghubungkan mimpi ribuan warga Kalimantan.

Proyek kereta api pertama di Kalimantan senilai Rp 25 triliun ini diharapkan menjadi game-changer bagi perekonomian daerah. Rencana untuk menyambungkannya ke IKN dan negara tetangga juga disambut antusias oleh berbagai pihak. Meskipun pembangunan belum dimulai, optimisme tinggi telah ditunjukkan oleh semua pemangku kepentingan.

Dengan kalimat aktif yang dominan dan transisi yang kuat, berita ini menggambarkan bagaimana semangat kolaborasi dan investasi besar mampu mengubah wajah transportasi Kalimantan. Sementara itu, dukungan regulasi masih terus dipersiapkan secara matang. Proyek ini pun dinantikan oleh seluruh masyarakat, karena akan membawa angin segar bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *