Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Polisi Tetapkan 17 Tersangka, Kerusuhan Stadion Lukas Enembe Rugikan Hingga Rp10 Miliar

JAYAPURA, Cinta-news.com – Polda Papua akhirnya mengambil tindakan tegas! Mereka baru saja menetapkan 17 orang sebagai tersangka di balik kerusuhan brutal di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, yang terjadi pada 8 Mei 2026 lalu. Bayangkan, setelah laga panas antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC usai, puluhan orang langsung ditetapkan sebagai otak dan pelaku kericuhan.

Dari 74 Laporan, Polisi Langsung Gerak Cepat Tetapkan Tersangka

Setelah tim gabungan dari Polda Papua dan Polres Jayapura bekerja tanpa kenal lelah, mereka berhasil mengumpulkan 74 laporan berbagai tindak pidana. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, dengan tegas menjelaskan bahwa laporan-laporan tersebut bukan main-main isinya. Mulai dari pencurian kendaraan bermotor, pencurian biasa, pembakaran, pengeroyokan, perusakan, hingga penganiayaan berat—semua tercatat rapi di meja penyidik.

Nah, dari puluhan laporan itu, polisi langsung menaikkan 14 kasus ke tahap penyidikan. Hasilnya? 17 orang resmi menyandang status tersangka! Sementara itu, dua laporan lainnya justru diselesaikan dengan cara damai melalui mekanisme restorative justice. “Kami sudah mengantongi kesepakatan dari pihak terkait untuk dua laporan tersebut,” jelas Cahyo saat ditemui awak media, Selasa (19/5/2026). Artinya, tidak semua kasus harus berakhir di meja hijau, tapi untuk 17 tersangka ini, proses hukum tetap berjalan!

37 Unit Motor Langsung Diamankan, 19 di Antaranya Masih Misteri!

Bukan cuma menangkap tersangka, aparat kepolisian juga bergerak cepat mengamankan puluhan barang bukti. Total 37 unit kendaraan roda dua kini berada dalam penguasaan polisi! Dari jumlah tersebut, 17 unit sudah jelas tercatat dalam laporan polisi, satu unit lagi dilaporkan di Polsek, namun yang mengejutkan—19 unit lainnya belum ada laporan sama sekali! Sungguh aneh, bukan? Mungkin pemiliknya belum sadar atau masih dalam ketakutan pasca kerusuhan.

Seluruh kendaraan itu kini diamankan dengan ketat di Mapolres Jayapura. Polisi masih melakukan identifikasi kepemilikan dan penyelidikan lebih lanjut. “Kami sangat membutuhkan laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan,” tegas Cahyo. Jadi, jika Anda atau kerabat Anda kehilangan motor saat kerusuhan, segera lapor! Laporan Anda sangat membantu polisi mengembangkan kasus dan menjerat pelaku lain yang masih berkeliaran.

Peringatan Keras: Jangan Ulangi Lagi! Olahraga Harusnya Pemersatu, Bukan Penghancur

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Olahraga, terutama sepak bola, seharusnya menjadi ajang pemersatu masyarakat, bukan malah jadi pemicu kekacauan seperti ini. Pihak kepolisian berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kerugian Mencapai Rp10 Miliar! Bangunan dan Mobil Ludes Terbakar

Nah, bicara soal kerugian, jangan kaget! Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, mengungkapkan data yang sungguh mengerikan. Dampak kerusuhan di Stadion Lukas Enembe ternyata sangat besar. 16 unit bangunan hangus terbakar—termasuk warung-warung dan kios warga yang sehari-hari jadi tumpuan hidup mereka. Selain itu, 21 unit kendaraan roda empat juga menjadi sasaran amuk massa yang membabi buta.

Dengan hitungan kasar, kerugian dari kendaraan roda empat saja sudah menembus Rp2 miliar. Itu pun dengan asumsi setiap mobil rata-rata bernilai Rp100 juta. Tapi, karena banyak kendaraan yang harganya jauh di atas itu, total kerugian diperkirakan melonjak hingga sekitar Rp10 miliar! Sungguh angka yang fantastis, bukan?

Suporter Kecewa Berat, Aksi Anarkis Tak Terbendung

Lantas, apa sih pemicu utama kerusuhan ini? Semuanya berawal dari kekecewaan suporter. Saat laga Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe pada Jumat (8/5/2026), ratusan massa dengan emosi meluap-luap masuk ke dalam stadion. Mereka berniat menyerang wasit dan para pemain Adhyaksa FC! Alasannya? Mereka menganggap kepemimpinan wasit sangat merugikan Persipura. Namun, karena gagal menyerang wasit dan pemain, emosi mereka akhirnya dialihkan ke hal yang lebih destruktif—membakar kendaraan di area parkir stadion.

Jangan Lupa, Polisi Masih Buru Pelaku Lain!

Polda Papua kini terus mengembangkan penyidikan. Dengan 17 tersangka yang sudah ditetapkan, bukan tidak mungkin jumlah itu bakal bertambah. Masyarakat diimbau untuk ikut aktif melapor jika memiliki informasi atau menjadi korban. Ingat, laporan Anda sangat diperlukan untuk membantu proses identifikasi barang bukti sekaligus mempercepat pengejaran terhadap pelaku lain yang kemungkinan masih berkeliaran.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version