Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Polisi Ringkus 6 Remaja Geng Motor Bersenjata Tajam di Indramayu

INDRAMAYU, Cinta-news.com – Aksi brutal sekelompok remaja berakhir di balik jeruji besi! Polisi berhasil meringkus enam anggota geng motor. Mereka nekat menebar teror dengan senjata tajam dan menyerang petugas kepolisian di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan keenam pelaku ke Mapolres Indramayu untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasat Samapta Polres Indramayu, AKP Wawan, membongkar fakta mengejutkan. Ternyata, para pelaku ini masih berusia sangat belia. “Masing-masing berinisial AU (16), AA (16), DP (16), A (15), MI (15), dan TS (14). Seluruhnya merupakan warga Kabupaten Indramayu dan masih berstatus pelajar maupun sudah keluar sekolah,” tegas AKP Wawan dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026). Singkatnya, aksi kriminal ini melibatkan anak-anak yang semestinya masih bersekolah.

Lalu, bagaimana polisi menangkap mereka? Semua berawal dari laporan warga yang panik. Tim Reaksi Cepat (TRC) Sat Samapta Polres Indramayu kemudian bergerak cepat. Mereka akhirnya menangkap para pelaku di Jalan RA Kartini sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Aksi beringas kelompok ini juga terekam jelas oleh kamera pengawas. “Dari pantauan CCTV, kelompok ini bergerak dari Pertelon Perahu menuju Jalan RA Kartini sambil membawa senjata. Tim TRC langsung bergerak cepat,” jelas AKP Wawan.

Namun, kelompok ini tidak langsung menyerah. Mereka malah memberikan perlawanan sengit kepada petugas! Geng motor bersenjata itu berusaha melawan sebelum akhirnya Tim TRC berhasil menaklukkan mereka. Konfrontasi ini membuktikan kenekatan mereka yang sudah di luar batas.

Setelah berhasil diringkus, polisi menggiring satu per satu anggota geng motor ke Mapolres. Selain para pelaku, polisi juga menyita berbagai barang bukti mengerikan. Barang bukti itu antara lain tiga celurit corbek, satu tongkat bisbol, dan satu tongkat besi panjang. Polisi juga mengamankan kendaraan yang dipakai untuk konvoi, yaitu sepeda motor Honda PCX, Yamaha NMAX, dan Yamaha Aerox.

“Kami menyerahkan para terduga dan barang bukti kepada petugas Reskrim untuk pendalaman lebih lanjut. Proses ini akan mengedepankan perlindungan anak,” tambah AKP Wawan. Ia menegaskan pihaknya akan terus menggencarkan patroli intensif di jam rawan. Terakhir, ia mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan. Pengawasan ini penting agar anak-anak tidak terjerumus dalam tindakan melanggar hukum, terutama pada dini hari.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *