MEDAN, Cinta-news.com – Sungguh peristiwa yang memilukan! Seorang petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Darwin Hutapea (39), harus meregang nyawa dalam sebuah kecelakaan kerja yang tragis pada hari Minggu (4/1/2025). Pada awalnya, tidak ada yang menyangka tugas rutin itu akan berakhir petaka. Tragisnya, dia meninggal dunia setelah terjatuh dan tersedot arus deras saat berusaha menutup pintu air di sumber mata air Sampuran Aek Sidua Dua. Kisah ini benar-benar membuktikan betapa berbahayanya pekerjaan yang dianggap biasa ini.
Kronologi Kejadian yang Menegangkan
Berdasarkan informasi terbaru dari Kapolsek Laguboti, Iptu David Pangaribuan, musibah ini mulai terjadi sekitar pukul 09.00 pagi. Awal ceritanya, Darwin bersama empat orang rekan kerjanya mendapat panggilan dari kepala bagian di PDAM. Mereka ditugaskan untuk segera memperbaiki pipa transmisi yang rusak di Dusun II Sampuran Aek Sidua Dua, tepatnya di Desa Sintong Marnipi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Jadi, bayangkan saja, hari Minggu pagi yang seharusnya tenang itu langsung berubah menjadi momen genting bagi tim tersebut.
Aksi Tim dan Tugas yang Memisahkan
Pada saat operasi perbaikan berlangsung, pembagian tugas pun segera mereka lakukan. Sementara keempat rekannya dengan sigap menyambung pipa transmisi yang rusak, korban, Darwin Hutapea, mendapatkan bagian untuk menutup pintu air dari sumber mata air Sampuran Aek Sidua Dua. Fokus tim terpecah di dua titik yang berdekatan namun terpisah. Di satu sisi, terdengar suara gemericik air dan hentakan perbaikan pipa, sementara di sisi lain, Darwin berjuang sendirian melawan derasnya aliran air. Suasana saat itu jelas sangat menegangkan dan penuh konsentrasi.
Momen Mencekam Saat Pencarian
Setelah beberapa waktu berlalu, keempat rekan Darwin akhirnya menyelesaikan tugas penyambungan pipa mereka. Akan tetapi, muncul kecemasan saat mereka menyadari sesuatu yang tidak biasa. Darwin tidak kunjung datang menghampiri atau memberikan kabar. Rasa was-was pun segera menyergap hati keempat rekan tersebut. Oleh karena itu, tanpa menunggu lama, mereka pun segera mengecek keberadaan Darwin di lokasi tempat dia seharusnya menutup pintu air. Sungguh, momen pencarian ini adalah detik-detik paling mencekam yang mereka alami.
Dugaan Kuat dari Hasil Investigasi
Dari hasil penyelidikan sementara, tim kepolisian menduga kuat bahwa korban meninggal dunia tepat pada saat dia berusaha menutup pintu air Sumber Mata Air Sampuran Aek Sidua Dua. “Kaki korban diduga terhisap oleh arus air yang cukup deras,” jelas David Pangaribuan dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/1/2025). Dengan kata lain, kekuatan arus yang tak terduga itu langsung menyedot tubuh Darwin dan membuatnya tidak berdaya. Alhasil, pekerjaan yang tampak sederhana ini ternyata menyimpan risiko maut yang siap menerkam kapan saja.
Langkah Cepat Proses Evakuasi
Begitu mengetahui kondisi Darwin, keempat rekan kerjanya langsung bertindak cepat. Pertama-tama, mereka menghubungi warga sekitar untuk meminta bantuan. Selanjutnya, pihak kepolisian juga segera mereka hubungi guna mengevakuasi korban. Proses evakuasi tersebut akhirnya berhasil dilakukan, dan jasad Darwin Hutapea langsung dibawa ke RSUD Porsea. Namun, cerita tidak berhenti di situ. Setelah itu, pihak keluarga, termasuk sang istri, memutuskan untuk tidak melakukan otopsi terhadap jasad korban. Akhirnya, jasad Darwin diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai tradisi.
Pelajaran Berharga Tentang Keselamatan Kerja
Insiden tragis ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi semua pihak, terutama bagi perusahaan dan pekerja di bidang utilitas dan sumber daya air. Setiap pekerja wajib mematuhi semua prosedur keselamatan kerja tanpa kompromi, bahkan untuk tugas yang terlihat rutin sekalipun. Selain itu, penting juga untuk selalu bekerja dalam tim yang kompak dengan pengawasan yang ketat. Oleh sebab itu, mari kita jadikan musibah ini sebagai refleksi untuk meningkatkan standar keamanan di semua lokasi kerja. Bagaimanapun, nyawa seorang pekerja adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com












**gluco6**
gluco6 is a natural, plant-based supplement designed to help maintain healthy blood sugar levels.
**oradentum**
oradentum is a comprehensive 21-in-1 oral care formula designed to reinforce enamel, support gum vitality, and neutralize bad breath using a fusion of nature-derived, scientifically validated compounds.
**biodentex**
biodentex is a dentist-endorsed oral wellness blend crafted to help fortify gums, defend enamel, and keep your breath consistently fresh.