BANDUNG, Cinta-news.com – Siapa sangka, euforia kemenangan Persib Bandung yang semestinya jadi pesta rakyat justru berubah mencekam. Sebuah aksi pemalakan brutal terhadap pengemudi mobil berpelat B di Jalan Ir H Djuanda atau Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini sontak meledak di media sosial dan membuat publik bergidik.

Bukan tanpa alasan, peristiwa ini langsung menyita perhatian luar biasa karena terjadi persis di tengah puncak kegembiraan warga Jawa Barat menyambut tim kebanggaan mereka sebagai juara. Ironisnya, di saat ribuan orang bernyanyi dan menangis bahagia, segelintir oknum justru memilih jalan bejat.
Aksi biadab pelaku yang mengaku bernama Demon itu terekam jelas oleh kamera korban. Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat jelas bagaimana Demon dan kawannya melancarkan tekanan psikologis yang membuat pengemudi asal Jakarta itu gemetar ketakutan.
“Tambahin! Tambahin! Tambahin! Mau hancur di depan, udah koordinasi sama Demon. Terserah berapa saja mau Rp 50 ribu mau berapa terserah. Ya terserah aja,” teriak pelaku dengan nada mengancam dalam video yang viral tersebut. Seketika, pesta berubah jadi mimor buruk bagi korban.
BAGAIMANA AWAL MULA KEJADIAN MENCEKAM INI TERJADI DI DAGO?
Mari kita bedah kronologinya! Semuanya bermula selepas laga pamungkas Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada Sabtu (23/5/2026) malam. Saat itu, atmosfer Kota Bandung benar-benar luar biasa – laiknya karnaval tanpa henti yang dipenuhi teriakan yel-yel dan tabuhan drum.
Di tengah situasi yang semestinya sarat kegembiraan itulah, seorang pria tiba-tiba nekat menghentikan kendaraan berpelat B yang melintas di Jalan Ir. H. Djuanda, tepatnya di kawasan Dago Timur, Kecamatan Coblong. Betapa kagetnya pengemudi saat mobilnya dihadang dengan gerak-gerik mengancam.
Tanpa basa-basi, pelaku kemudian menodong dan meminta uang kepada pengemudi dengan nominal sekitar Rp 50.000. Tidak hanya itu, dia dengan berani mengancam akan merusak kendaraan apabila permintaannya tidak segera dipenuhi. Betapa tidak berperikemanusiaannya!
Merasakan nyawanya terancam, sang korban pun terpaksa merogoh kocek dan memberikan sejumlah uang kepada pelaku. Dengan jantung berdebar, pengemudi pun kemudian tancap gas meninggalkan lokasi dan melanjutkan perjalanan dalam keadaan trauma.
APAKAH MOTIF DI BALIK AKSI BINATANG INI? POLISI BONGKAR FAKTANYA!
Kapolsek Coblong, Kompol Riki Erickson, dengan cepat mengungkap fakta mengejutkan di balik perilaku biadab tersebut. Menurut hasil penyelidikan awal, sang pelaku melakukan aksinya dalam kondisi kesadaran yang buyar karena pengaruh minuman keras.
“Motifnya, pada saat euforia tersebut mereka melakukan minum-minum bersama. Sehingga pada saat itu mungkin kekurangan uang atau bagaimana, mereka meminta uang untuk beli minuman lagi,” ujar Riki kepada wartawan pada Minggu (31/5/2026).
Lebih memilukan lagi, Riki menjelaskan bahwa uang hasil pemalakan tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli minuman keras kembali. Sungguh alasan yang dangkal dan tak masuk akal untuk sebuah tindakan kriminal!
Dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak terencana secara sistematis. Murni dipicu oleh kondisi sesaat yang tidak terkendali akibat alkohol yang meracuni akal sehat mereka. Namun, apakah itu bisa menjadi pembenar? Tentu tidak!
GEBRAKAN CEPAT POLISI! PELAKU SUDAH DIAMANKAN, NAMUN ADA KEJUTAN
Pihak kepolisian ternyata tidak tinggal diam! Begitu video tersebut viral dan mengundang amarah publik, mereka bergerak bak kilat menindaklanjuti kasus ini. Buktinya, pelaku sudah berhasil diamankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan intensif di kantor polisi.
“Pelaku sudah kami amankan di Polsek Coblong dan sekarang sudah dilakukan penyelidikan,” tegas Riki dengan nada penuh ketegasan.
Namun, ada satu fakor yang cukup mengganjal dalam proses hukum ini. Hingga saat ini, korban yang menjadi tulang punggung perkara belum juga membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian. Akibatnya, proses pendalaman masih terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan tambahan dari berbagai pihak.
Kondisi ini tentu menyulitkan, namun pihak berwajib tidak akan menyerah. Polisi terus bekerja keras untuk mengumpulkan bukti-bukti demi memperkuat proses hukum terhadap pelaku, bahkan tanpa laporan resmi sekalipun.
GUBERNUR JAWA BARAT MENGAMUK! PERINGATAN KERAS UNTUK PARA PRAMAN
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, benar-benar tidak bisa menoleransi tindakan biadab ini. Dengan nada berapi-api, dia menegaskan bahwa pemerintahannya akan membasmi habis praktik premanisme di Bumi Pasundan.
“Saya sampaikan mengenai kasus pemalakan premanisme di Kota Bandung di Dago, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat,” ujar Dedi dengan wajah serius.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Jabar ini memastikan bahwa pelaku telah diamankan dan memberikan ultimatum keras kepada seluruh warga. “Seluruh warga Jawa Barat, jangan coba-coba melakukan pemalakan premanisme pada siapa pun, baik warga Jawa Barat maupun luar warga Jawa Barat yang berkunjung ke Jawa Barat,” tegasnya dengan suara lantang.
Dedi juga mengirimkan pesan yang tidak main-main. Menurutnya, pemerintah bersama aparat penegak hukum akan bertindak tegas tanpa kompromi untuk menghentikan praktik premanisme yang sudah memalukan ini.
“Saya sampaikan, kita tidak akan segan-segan untuk memproses hukum agar kebiasaan buruk ini segera dihentikan,” tuturnya dengan penuh penekanan.
Yang paling menarik, Dedi juga menyoroti potensi buruk dari kejadian ini. Menurutnya, aksi semacam itu bisa merusak citra Kota Bandung yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata ramah dan aman bagi pengunjung dari mana pun.
Oleh karena itu, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk bahu-membahu menjaga ketertiban. Jangan sampai euforia kemenangan justru dinodai oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
“Berusahalah dengan baik, masih terbuka cari rezeki yang halal dengan kerja keras. Dibanding bergaya preman, mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan orang,” pesan Dedi di akhir pernyataannya. Sebuah nasihat bijak yang sayangnya sudah dilanggar oleh Demon dan kawan-kawan.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.












Backbiome is an advanced daily wellness supplement formulated to help support spinal comfort, reduce feelings of built-up tension, and promote freer, smoother movement throughout backbiome everyday life.