PEMATANGSIANTAR, Cinta-news.com – Sebuah kejadian mencekam mengguncang Simpang Rambung Merah, Jalan Medan, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara pada Kamis siang (31/7/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebuah truk Fuso bernopol BK 8590 DC tiba-tiba kehilangan kendali setelah diduga mengalami rem blong. Kendaraan besar itu melaju seperti roket dan menghancurkan traffic light serta menabrak dua rumah warga!
Dampaknya sungguh mengerikan. Tiang traffic light langsung tumbang seperti tusuk gigi, sementara bagian depan dua rumah warga ambruk seketika. Suara benturan keras itu langsung memicu kepanikan warga sekitar yang berhamburan keluar rumah.
Anggota Polres Pematangsiantar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Mereka segera mengamankan arus lalu lintas yang sempat kacau balau di perempatan jalan tersebut. Sebuah mobil crane kemudian bekerja keras menarik truk yang terjepit di antara reruntuhan beton.
Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 16.00 WIB, petugas akhirnya berhasil memindahkan truk Fuso yang ringsek itu ke Kantor Sat Lantas Polres Pematangsiantar di Jalan Ahmad Yani. Kondisi truk tampak mengenaskan – kaca depan pecah berantakan dan bagian depannya penyok parah akibat benturan keras.
Ramli (63), seorang saksi mata yang sedang merenovasi rumahnya, menceritakan detik-detik mengerikan itu dengan wajah masih dipenuhi ketakutan. “Saya sedang bekerja di dalam rumah ketika tiba-tiba terdengar suara gluduk-gluduk sangat keras!” ujarnya sambil terisak.
Untungnya, dua rumah yang ditabrak truk dalam keadaan kosong saat kejadian. Namun Ramli dan anaknya sedang bekerja di lokasi tersebut. “Anak saya sedang berada di teras bersama seorang pekerja yang sedang memperbaiki atap,” jelas Ramli dengan suara bergetar.
Kecelakaan ini menelan tiga korban luka-luka. Sopir truk mengalami luka cukup serius akibat benturan keras. Anak Ramli terkena reruntuhan saat berada di teras, sementara seorang pekerja lainnya terlempar ketika truk menghantam rumah. “Mereka sudah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” kata Ramli sambil mengusap air mata.
Ipda Syah Edi Suranta Purba dari Satlantas Polres Pematangsiantar langsung memimpin proses olah TKP. “Dugaan sementara, truk ini mengalami rem blong,” tegasnya sambil menunjukkan bagian rem truk yang rusak.
Truk Fuso itu sebelumnya melaju dari Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Medan. Saat melewati Simpang Rambung Merah, tiba-tiba truk besar itu kehilangan kendali dan meluncur tak terkendali. “Syukurnya tidak ada korban jiwa, namun tiga orang luka-luka masih menjalani perawatan intensif,” tambah Edi.
Meski rem blong menjadi dugaan utama, polisi masih melakukan penyelidikan lebih mendalam. “Kami akan memeriksa kondisi rem secara menyeluruh, mengecek kecepatan truk saat kejadian, serta faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh,” jelas Edi sambil menunjuk bagian mesin truk.
Truk itu tidak membawa muatan sama sekali saat kejadian, sehingga petugas bisa menyingkirkan kemungkinan kelebihan muatan. Namun polisi masih menyelidiki apakah sopir dalam kondisi fit atau ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan ini.
Kejadian ini membuat warga sekitar resah dan khawatir. “Ini sudah kali kedua terjadi kecelakaan parah di simpang ini dalam setahun terakhir,” keluh seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Banyak warga menuntut pemasangan rambu peringatan dan speed bump untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. “Pemerintah harus segera memasang kamera tilang di sini agar pengendara lebih berhati-hati,” tambah warga lainnya.
Kecelakaan ini sebenarnya bisa dicegah dengan beberapa langkah sederhana. Pertama, pemilik truk harus melakukan perawatan rutin, terutama pada sistem pengereman. Kedua, sopir harus lebih waspada saat melintasi jalur menanjak atau menurun. Ketiga, perlu pengawasan lebih ketat di titik-titik rawan kecelakaan.
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id











