Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Misteri Penyebab Kebakaran Kemayoran Mulai Terkuak, Kompor Listrik Jadi Petunjuk Awal

JAKARTA, Cinta-news.com – Wah, akhirnya polisi berhasil mengungkap titik awal kebakaran hebat yang meludeskan puluhan rumah di Kemayoran! Simak yuk, berdasarkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi oleh Polres Metro Jakarta Pusat, sumber api yang memicu kepanikan warga Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong pada Senin (1/6/2026) itu ternyata bermula dari sebuah kompor di dalam rumah warga.

Tim penyidik langsung bergerak cepat setelah kejadian, sehingga mereka sudah memeriksa lima orang saksi pada Senin kemarin. Tak ketinggalan, salah satu yang dimintai keterangan adalah Ketua RW 04 setempat, yang kebetulan menjadi tokoh kunci di kawasan Kemayoran Gempol.

“Iya benar, menurut beberapa saksi apinya dari kompor, tapi kami masih perlu mendalami lebih lanjut,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, saat berbincang dengan wartawan di lapangan serbaguna Jusuf Hamka, Kemayoran, Selasa (2/6/2026). “Dari keterangan saksi memang seperti itu, namun apakah mereka benar-benar melihat langsung sumber apinya? Ini yang belum bisa kami pastikan, karena informasinya api langsung membesar seketika,” tegasnya.

Nah, selain itu, Reynold juga mengakui bahwa ada informasi lain yang cukup mengejutkan dari warga. Sebab, sebagian warga menduga kebakaran dahsyat ini dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah. Makanya, polisi saat ini masih terus mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk dari petugas pemadam kebakaran yang bertarung memadamkan api mulai Senin malam hingga Selasa dinihari.

“Kalau soal penyebab pastinya, kami hanya mengumpulkan kesaksian dari warga. Namun, untuk menentukan secara ilmiah sumber api dan penyebab pasti kebakarannya, nanti semuanya akan diambil alih oleh Puslabfor,” jelas Reynold lebih lanjut.

Tak hanya itu, Polres Metro Jakarta Pusat juga sudah sigap berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. Mereka langsung menjadwalkan olah tempat kejadian perkara (TKP) agar proses investigasi berjalan maksimal. Rencananya, olah TKP digelar pada Rabu (3/6/2026). Menurut Reynold, tim forensik akan fokus memeriksa titik rumah yang sudah dipasangi garis polisi tersebut.

Berdasarkan kesaksian warga dan koordinasi dengan petugas terkait, rumah itulah yang menjadi lokasi awal mula titik api berkobar pada Senin malam. “Lokasi kejadian sudah kami beri police line, karena diduga kuat tempat itu adalah sumber api berdasarkan koordinasi dengan petugas Damkar,” tutur Reynold. “Kemarin saya selaku Kapolres Jakarta Pusat juga langsung berkoordinasi dengan Kadis Damkar DKI Jakarta,” lanjutnya.

Yang menarik, Reynold memastikan bahwa pemilik rumah yang menjadi titik awal api itu juga bakal segera diperiksa. Namun, untuk pemeriksaan saksi-saksi lainnya, polisi memilih menunggu hingga situasi dan kondisi di lokasi lebih kondusif. “Kami masih fokus pada saksi-saksi dari pihak luar dulu, karena beberapa saksi potensial lainnya yang harus kami mintai keterangan itu masih dalam kondisi syok berat,” tambahnya.

Sementara itu, cerita lebih detail disampaikan oleh Ketua RT 12-14/RW 04 Kemayoran Gempol, Suyadi (51). Dengan nada masih sedikit terkejut, ia menegaskan bahwa sumber api kebakaran pada Senin malam berasal dari sebuah kompor listrik. Kompor tersebut berada di sebuah rumah dua lantai, tepatnya di lantai 1 rumah tersebut.

“Apinya berasal dari sebuah rumah di RT 14, tepatnya dari kompor listrik. Sekitar jam 20.30 WIB, titik api dari rumah itu sudah mulai membesar,” ujar Suyadi saat ditemui di lokasi kebakaran, Selasa malam. Melihat kondisi yang semakin genting, warga langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan tiga buah alat pemadam api ringan (APAR). Sayangnya, upaya heroik warga ini tidak membuahkan hasil. Api tetap tidak bisa dijinakkan dan malah semakin membesar dengan cepat. Karena situasi sudah sangat berbahaya, Suyadi pun segera memerintahkan warganya untuk menyelamatkan diri masing-masing.

“Karena api sudah tidak bisa dipadamkan lagi, akhirnya saya minta warga evakuasi. Petugas damkar baru tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah itu,” kenang Suyadi. “Bahkan saat petugas sudah masuk ke lokasi, ternyata air untuk memadamkan tidak tersedia dengan cepat. Mungkin itu yang menyebabkan kebakaran terus membesar dan merembet ke mana-mana,” keluhnya.

KEBAKARAN HEBAT, 620 WARGA TERPAKSA MENGUNGSI!

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kemayoran Gempol, tepatnya di belakang Pasar Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam. Berdasarkan kesaksian warga, api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB dari salah satu rumah warga. Melihat kobaran api, warga sempat berupaya memadamkan api secara manual menggunakan tiga APAR milik sekretariat RW. Namun, api dengan cepat membesar sehingga upaya pemadaman mandiri pun gagal total.

Operasi pemadaman oleh petugas dan proses pendinginan baru dinyatakan selesai pada pukul 04.15 WIB dini hari. Akibat kebakaran yang melahap habis puluhan bangunan itu, sebanyak 620 warga terpaksa mengungsi ke lapangan serbaguna milik Jusuf Hamka. Data ini dihimpun langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 13.00 WIB, Selasa (2/6/2026). Lebih memilukan lagi, sebanyak 304 bangunan yang ditempati oleh 354 keluarga ikut terdampak kebakaran mematikan tersebut.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *