Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Kecelakaan di Tol Jepang, Salju dan Es Picu Tabrakan 67 Mobil, 20 Mobil Ludes Terbakar

Cinta-news.com – Tragedi tabrakan beruntun berskala masif baru saja mengguncang Prefektur Gunma, Jepang, tepat pada Jumat (26/12/2025) malam. Lebih jauh, insiden maut ini tidak hanya melibatkan puluhan kendaraan, namun juga merenggut dua nyawa dan melukai puluhan orang lainnya. Menurut laporan investigasi NHK, Sabtu (27/12/2025), pusat malapetaka ini berlangsung di Jalan Tol Kan-etsu, yang terletak di kawasan barat laut Tokyo. Bahkan, kobaran api melahap sejumlah kendaraan dan mematikan total arus lalu lintas. Akhirnya, kepolisian Jepang menduga permukaan jalan yang licin bagai lapangan es akibat salju tebal menjadi biang keladi utama tabrakan berantai mengerikan ini.

Lantas, bagaimana kronologi persisnya? Berdasarkan penelusuran Japan Today, Sabtu, kepolisian setempat berhasil mengungkap bahwa titik awal petaka dimulai sekitar pukul 19.30 waktu setempat. Lokasinya, berada di jalur keluar Jalan Tol Kan-etsu, wilayah Minakami, Prefektur Gunma. Tragisnya, peristiwa ini berawal ketika sebuah truk melaju dan menabrak truk lain yang sebelumnya sudah terpaksa berhenti akibat kecelakaan tunggal. Akibatnya, benturan dahsyat itu langsung memicu reaksi berantai bak domino. Tabrakan beruntun kemudian menjalar dengan cepat hingga sejauh 300 meter dan menyedot sedikitnya 67 kendaraan ke dalam pusaran chaos tersebut.

Selanjutnya, situasi pun berubah menjadi semakin infernal alias mirip neraka! Sebagai gambaran, kobaran api melalap sekitar 20 kendaraan. Oleh karena itu, petugas pemadam kebakaran harus bergulat lebih dari 7 jam lamanya untuk sepenuhnya menjinakkan si jago merah. Sayangnya, dalam insiden mengerikan ini, dua nyawa tak terselamatkan. Salah satu korban adalah seorang perempuan berusia 77 tahun asal Tokyo yang saat itu duduk di kursi belakang mobil keluarga. Sementara itu, petugas menemukan satu korban jiwa lainnya tewas di kursi pengemudi sebuah truk besar. Di sisi lain, sebanyak 26 orang mengalami luka-luka dengan rincian lima korban dalam kondisi serius, sementara sisanya menderita luka ringan.

Lalu, apa sebenarnya pemicu utamanya? Ternyata, kombinasi jalan licin dan tikunganlah yang diduga menjadi faktor kunci. NHK melaporkan, lokasi kecelakaan sebenarnya terletak di ruas jalan lurus yang kemudian disusul oleh sedikit belokan. Sejalan dengan itu, polisi menyebut sedikitnya 57 kendaraan terlibat, di mana lebih dari 10 di antaranya terbakar dengan intensitas sangat tinggi. Perlu digarisbawahi, saat kejadian, peringatan salju lebat masih berlaku dan butiran salju terus turun tanpa henti, sehingga akhirnya membuat permukaan jalan sangat licin dan mematikan. Bahkan, pihak berwenang telah mengimbau para pengemudi untuk menurunkan kecepatan hingga 50 kilometer per jam karena cuaca buruk yang melanda.

Sebagai bukti nyata betapa mencekamnya situasi saat itu, seorang sopir truk berusia sekitar 60 tahun memberikan kesaksian mendetail. Ia menceritakan bahwa kendaraannya sempat menghantam pembatas jalan saat ia berusaha mati-matian menghindari mobil di depannya yang tiba-tiba melambat. Tak hanya itu, ia juga mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan keras yang berasal dari arah belakang kendaraannya. “Es yang menempel di jalan benar-benar membuat kemudi sulit dikendalikan. Saya pun merasa nyawa saya terancam,” ujarnya kepada Japan Today dengan suara bergetar.

Dampaknya, pihak berwenang pun terpaksa menutup total jalan tol dan proses evakuasi pun berlangsung berjam-jam lamanya. Kecelakaan super masif tersebut akhirnya memaksa pihak berwenang menutup sebagian ruas Jalan Tol Kan-etsu untuk kepentingan investigasi dan penyelamatan. Hingga Sabtu pagi, petugas masih menutup jalur di kedua arah antara persimpangan Yuzawa di Prefektur Niigata dan Tsukiyono di Prefektur Gunma demi kelancaran proses evakuasi dan pembersihan. Menurut laporan BBC, antrean panjang kendaraan mengular di jalur keluar, sementara api menghanguskan sejumlah mobil dan truk hingga bentuknya sulit untuk dikenali lagi.

Pada akhirnya, petugas terkait harus mengerahkan banyak kendaraan derek khusus guna memindahkan mobil-mobil yang rusak parah. Seiring dengan itu, tim penyelamat berhasil mengevakuasi sekitar 50 orang ke gerbang tol terdekat dan mereka terpaksa bermalam di lorong fasilitas jalan tol karena kondisi yang tidak memungkinkan. Sementara itu, Nexco selaku operator jalan tol menyatakan bahwa mereka masih terus melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi permukaan jalan pascakebakaran hebat tersebut. Terakhir, Nexco juga secara resmi mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menghindari ruas tersebut hingga proses penanganan tuntas sepenuhnya.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Respon (6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *