JAKARTA, Cinta-news.com – Menyambut momen mudik Lebaran 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk punya strategi khusus. Perusahaan ini akan mengoperasikan dua ruas jalan tol baru di Jawa Tengah dan DIY. Tujuannya jelas, untuk melancarkan arus mudik dan balik. Langkah ini menunjukkan keahlian Jasa Marga dalam mengatur lalu lintas berdasarkan pengalaman puluhan tahun.
Pertama, Jasa Marga membuka Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6, yaitu Ruas Ambarawa-Bawen. Panjangnya 4,98 kilometer. Jalur ini terhubung langsung dengan Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo. Oleh karena itu, posisinya sangat strategis. Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan manfaatnya. “Jalur fungsional Ambarawa-Bawen akan menjadi alternatif utama dari arah Jalan Tol Semarang-Solo,” ujarnya. Rute ini sangat membantu pemudik yang menuju Magelang dan Temanggung.
Kehadiran jalur ini juga akan mengurai kemacetan. Biasanya, Exit Bawen selalu padat setiap Lebaran. Rivan menambahkan, “Tidak adanya persimpangan dan lampu lalu lintas di ruas tol akan menjamin kelancaran.” Jasa Marga juga memastikan semua standar keamanan terpenuhi. Hal ini membuktikan komitmen mereka terhadap keselamatan pengguna jalan.
Keuntungan berikutnya hadir untuk rute Klaten-Yogyakarta. Waktu tempuh mudik akan menyusut drastis. Perjalanan yang biasanya 45 menit kini hanya 20 menit. Caranya, pemudik harus melalui jalur fungsional Solo-Yogyakarta, yaitu Segmen Prambanan-Purwomartani. Ruas ini juga meningkatkan konektivitas antara Solo, Yogyakarta, dan sekitarnya. Akses ke Candi Prambanan pun menjadi lebih mudah.
Rivan memaparkan multi-manfaat dari pembukaan ini. “Jalur ini akan mengurai kepadatan dan mendistribusikan arus kendaraan,” katanya. Untuk mendukungnya, Jasa Marga menyiapkan infrastruktur dengan lengkap. Fasilitas seperti CCTV dan radar mereka pasang. Koordinasi dengan semua pihak juga mereka perkuat. Persiapan matang ini menunjukkan otoritas Jasa Marga dalam mengelola infrastruktur.
Pembukaan jalur ini sangat tepat sasaran. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengungkap fakta menarik. DIY dan Jawa Tengah adalah tujuan mudik terfavorit di Pulau Jawa. “Jalur fungsional Ambarawa-Bawen ini sangat membantu,” kata Aan. Ia juga menekankan kesiapan sarana prasarananya. Pernyataan pejabat ini semakin mengukuhkan pentingnya kebijakan ini.
Seluruh persiapan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM). Aspek keselamatan dan kenyamanan menjadi prioritas utama. Dengan dua jalur baru ini, Jasa Marga menargetkan distribusi lalu lintas yang lebih merata. Targetnya adalah memecah kepadatan di periode puncak. Harapannya, semua pemudik dapat merasakan perjalanan yang aman dan nyaman. Jadi, bersiaplah untuk mudik yang lebih lancar tahun depan!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com











