Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Gelombang PHK Ancam Karyawan Paramount Usai Merger

Cinta-news.com – Dunia hiburan diguncang berita besar! Paramount Skydance Corp, raksasa baru hasil merger epik Paramount Global dan Skydance Media, bersiap melakukan restrukturisasi drastis. Mereka akan memangkas hingga 3.000 karyawan pada awal November 2025.

Sasaran PHK Menyebar ke Semua Divisi

Laporan eksklusif Variety yang menyedot sumber Reuters menyatakan bahwa gelombang PHK ini akan menyasar hampir semua lini bisnis. Divisi film layar lebar ikonik, layanan streaming kompetitif, hingga televisi linear ikut terdampak.

Para pengamat memproyeksikan jumlah karyawan yang terdampak antara 2.500 hingga 3.000 orang. Angka ini menggambarkan skala efisiensi masif dari manajemen baru.

Fokus Utama pada Penghematan Biaya

Salah satu sumber internal menyoroti bahwa fokus Skydance bukan pada pengurangan pegawai semata. Tim pimpinan David Ellison justru menitikberatkan pada target penghematan biaya pasca penggabungan.

Ellison beserta timnya menggandeng firma konsultan elit Bain & Company. Mereka mengejar target efisiensi biaya operasional fantastis, lebih dari 2 miliar dolar AS atau setara Rp 32 triliun!

“Tidak Ingin PHK Setiap Kuartal”

Presiden Paramount Jeff Shell menyatakan dalam konferensi persnya, “Langkah pemangkasan ini akan terasa menyakitkan.” Namun, Shell menegaskan, “Kami bertekad tidak mengulangi kisah perusahaan yang melakukan PHK di setiap kuartal. Kami memilih menyelesaikan seluruh assessment dalam satu langkah terukur.”

Timeline dan Komposisi Karyawan

Manajemen menginstruksikan semua manajer departemen untuk menyerahkan daftar final karyawan yang akan dilepas ke HR antara September dan Oktober 2025.

Komposisi tenaga kerja sebelum merger cukup timpang. Paramount mengelola sekitar 18.600 pegawai tetap dan paruh waktu, plus 3.500 staf proyek. Sementara Skydance menjalankan operasinya dengan struktur lebih ringkas, kurang dari 2.000 karyawan.

Hingga detik ini, jubir Paramount Skydance masih menolak konfirmasi resmi menanggapi rencana PHK massal ini.

Strategi Bisnis Ofensif Pasca-Merger

Di balik kabar suram pengurangan karyawan, Paramount Skydance justru melesatkan strategi bisnis ofensif. Mereka tidak memberi kesempatan bagi pesaing untuk recovery.

Pada 18 Agustus 2025, perusahaan mengumumkan kesepakatan kolosal senilai 7,7 miliar dolar AS dengan TKO Group. Kerja sama ini memberi mereka hak siar eksklusif UFC di AS selama tujuh tahun mulai 2026!

Paramount juga melegalkan kontrak eksklusif multi-tahun dengan The Duffer Brothers, otak di balik Stranger Things. Kolaborasi ini menjamin produksi film layar lebar dan konten streaming orisinal.

Bahkan, sebelum akuisisi final, Paramount telah mengamankan perjanjian lisensi senilai 1,5 miliar dolar AS dengan kreator South Park, Trey Parker dan Matt Stone.

Efisiensi untuk Fondasi yang Kuat

Seluruh kesepakatan raksasa ini mendukung langkah awal memperkuat fondasi Paramount Skydance di kancah global. Sayangnya, langkah heroik ini harus ditebus dengan efisiensi besar-besaran dan pengurangan tenaga kerja.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *