Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Bandara Husein Sastranegara Resmi Pakai Nama Internasional, 11 Rute Penerbangan Disiapkan

BANDUNG, Cinta-news.com — Kabar gembira menyapa warga Bandung dan sekitarnya! Bandara Husein Sastranegara yang selama ini dinanti-nantikan kepulangannya, kini resmi mengusung nama baru yang lebih mentereng. Ya, bandara kebanggaan Kota Kembang ini akan bertransformasi menjadi Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung seiring dengan rencana besar pengaktifan kembali penerbangan domestik dan internasional.

Kepastian ini langsung disampaikan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang mengungkapkan bahwa perubahan nama tersebut bukanlah sekadar gimmick semata. Menurutnya, penyematan nama resmi baru ini berasal dari keputusan PT Angkasa Pura dan InJourney selaku badan usaha milik negara yang mengelola sektor kebandarudaraan. Dengan demikian, Bandara Husein Sastranegara kini memiliki identitas yang lebih profesional dan siap bersaing di kancah internasional.

“Nama resmi ini kami dapatkan langsung dari Angkasa Pura dan Injourney sebagai BUMN pengelola,” ujar Farhan dengan penuh antusiasme saat ditemui di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026). Ia menambahkan bahwa langkah ini menjadi fondasi penting bagi kebangkitan bandara yang telah lama dinanti-nantikan oleh masyarakat luas.

Rute Penerbangan Sudah Disiapkan, Tinggal Tunggu Izin!

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara ternyata tidak main-main. Pihak pengelola telah memproyeksikan sejumlah rute penerbangan yang siap menghubungkan Bandung dengan berbagai kota besar, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Untuk penerbangan internasional, kita akan segera menikmati jalur langsung menuju Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Singapura. Bayangkan, hanya dalam hitungan jam, Anda sudah bisa menikmati keindahan Malaysia atau kemewahan Singapura tanpa harus repot-repot transit di Jakarta!

Sementara untuk penerbangan domestik, persiapan rute bahkan lebih beragam. Bandung akan terhubung langsung dengan Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, dan Denpasar. Dengan demikian, mobilisasi masyarakat dari berbagai penjuru Nusantara menuju Kota Bandung akan semakin mudah dan efisien.

Meski daftar rute telah matang disiapkan, Farhan mengakui bahwa pihaknya masih harus bersabar menunggu kepastian jadwal penerbangan dari masing-masing maskapai. Maskapai penerbangan masih harus mengantongi izin resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebelum mereka bisa membuka layanan secara resmi.

“Bagaimanapun juga, maskapai-maskapai itu masih menunggu izin dari dirjen. Rencana memang sangat banyak, ada 10 atau 11 destinasi yang disiapkan, termasuk tiga destinasi internasional,” jelas Farhan dengan optimisme yang tetap terjaga.

Bandung Semakin Terbuka untuk Pendidikan dan Pariwisata

Pemkot Bandung menaruh harapan besar terhadap kebangkitan Bandara Husein Sastranegara. Dengan dibukanya kembali penerbangan internasional dan domestik, mobilitas menuju Kota Bandung diprediksi akan meningkat drastis. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, terutama pendidikan dan pariwisata.

Farhan menegaskan bahwa keberadaan penerbangan langsung ke Bandung akan semakin meningkatkan daya tarik Bandung sebagai kota pendidikan. Akses transportasi udara yang mudah akan memudahkan masyarakat dari berbagai wilayah yang hendak bersekolah atau melanjutkan pendidikan tinggi di Kota Bandung.

“Bandung ini kan terkenal sebagai kota pendidikan. Dengan adanya penerbangan langsung, orang-orang dari Medan, Padang, atau bahkan dari Malaysia dan Singapura bisa dengan mudah datang ke sini untuk kuliah atau mengunjungi anak-anak mereka yang sedang menempuh pendidikan,” ungkap Farhan.

Persiapan Matang: Akses Jalan dan Parkir Mulai Disiapkan!

Tak ingin setengah-setengah, Pemkot Bandung telah melakukan berbagai persiapan serius untuk menyambut reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Pekerjaan sipil dan perbaikan jalan akses menuju kawasan bandara pun telah mulai digarap. Jalan-jalan yang selama ini mungkin kurang nyaman akan segera diperbaiki agar penumpang bisa mencapai bandara dengan lancar.

Selain akses jalan, pengelolaan parkir di kawasan bandara juga mendapat perhatian khusus. Farhan mengungkapkan bahwa pihak Pangkalan TNI Angkatan Udara Husein Sastranegara telah menjalin kerja sama dengan pengelola parkir profesional. Dengan demikian, masalah parkir yang sering menjadi keluhan di berbagai bandara di Indonesia diharapkan tidak akan terjadi di Bandara Internasional Husein Sastranegara.

“Lanud Husein sudah bekerja sama dengan pihak pengelola parkir, dan itu sudah diatur khusus,” tegas Farhan.

Namun, persiapan belum berhenti di situ. Pemkot Bandung masih harus memastikan kesiapan layanan pendukung lainnya, terutama transportasi bagi penumpang dari bandara menuju berbagai kawasan di Kota Bandung dan sekitarnya. Karena apa artinya bandara yang bagus jika akses transportasi umumnya masih menyulitkan, bukan?

Layanan Shuttle Jadi Andalan, Pemkot Bandung Siap Gandeng Swasta!

Menyadari pentingnya konektivitas, Farhan mengatakan bahwa pemerintah kota membuka peluang seluas-luasnya untuk bekerja sama dengan pihak swasta dalam menyediakan layanan shuttle. Namun, ia juga mengakui bahwa penyediaan transportasi ini membutuhkan pembahasan lebih lanjut karena menyangkut berbagai aspek teknis.

“Shuttle itu kan banyak konsekuensinya. Mulai dari siapa operatornya, berapa banyak armada yang disediakan, daya tampung penumpang, dan shuttle-nya akan diarahkan ke mana saja. Nah, ini semua adalah hal-hal yang perlu kita tawarkan kepada mitra-mitra swasta,” papar Farhan.

Layanan shuttle ini diharapkan dapat menghubungkan bandara dengan pusat kota, terminal transportasi, serta sejumlah lokasi strategis lainnya. Pemkot Bandung masih menyusun kebutuhan layanan secara detail agar operasional shuttle dapat menyesuaikan dengan jumlah penumpang dan jadwal penerbangan yang nantinya akan beroperasi.

Nuansa Bandung Akan Menghiasi Setiap Sudut Bandara!

Salah satu hal yang paling menarik dari persiapan reaktivasi ini adalah rencana Pemkot Bandung untuk menerapkan konsep branding kota di dalam area bandara. Konsep ini akan diterapkan di area terminal keberangkatan dan kedatangan setelah pemerintah kota mendapatkan ruang dari InJourney.

Farhan menjelaskan bahwa desain branding ini tidak akan mengalami perubahan dari konsep awal yang telah dirancang. Penumpang yang baru tiba di Bandung akan langsung disambut dengan suasana khas Bandung, lengkap dengan segala keunikannya. Bayangkan, begitu Anda turun dari pesawat, Anda akan langsung merasakan nuansa Kota Kembang yang ramah dan kreatif.

“Desain branding-nya seperti kita turun ke Kota Bandung sebagai orang Medan. Mendarat di Kota Bandung, masuk ke bandara, pengen lihat suasana Bandung,” jelas Farhan dengan penuh semangat.

Branding ini diharapkan menjadi pengalaman pertama yang tak terlupakan bagi wisatawan maupun penumpang yang berkunjung untuk kepentingan pendidikan, bisnis, dan kegiatan lainnya. Dengan demikian, Bandung tidak hanya menjadi tujuan, tetapi juga memberikan kesan mendalam sejak pertama kali menginjakkan kaki.

Keamanan dan Lingkungan Jadi Prioritas: Cegah Sampah dan Pembakaran!

Pemkot Bandung tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan perhatian serius pada kondisi lingkungan di sekitar kawasan bandara. Farhan mengatakan bahwa masalah sampah dan keamanan sedang ditangani secara intensif agar tidak mengganggu kenyamanan penumpang maupun keselamatan penerbangan.

Pemerintah kota bersama petugas keamanan secara rutin melakukan pemantauan di sekitar bandara, terutama untuk mencegah aktivitas pembakaran terbuka. Asap dari pembakaran dikhawatirkan dapat mengganggu jarak pandang dan kegiatan penerbangan. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan bahwa operasional bandara nantinya berjalan dengan aman dan lancar.

“Itu sebabnya saya bersama petugas keamanan sedang keliling untuk memastikan bahwa di seputaran bandara tidak ada pembakaran-pembakaran yang bisa mengganggu penerbangan,” ujar Farhan.

Hingga saat ini, pemerintah masih menunggu kepastian izin dan jadwal operasional dari maskapai-maskapai yang akan beroperasi. Namun, berbagai persiapan di darat terus dilakukan dengan maksimal agar Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung benar-benar siap kembali melayani penerbangan dengan standar terbaik.

Kabarnya, masyarakat Bandung dan sekitarnya kini semakin tidak sabar menantikan hari di mana pesawat-pesawat kembali mendarat dan lepas landas dari bandara kebanggaan mereka. Mari kita doakan semoga semua persiapan berjalan lancar dan Bandara Internasional Husein Sastranegara segera melayani penerbangan dengan penuh kejayaan!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *