Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Babak Belur! Pencuri Helm di Cyber Mall Malang Dihajar Warga

MALANG, Cinta-news.com – Seorang pencuri helm di Cyber Mall Kota Malang harus menanggung akibat perbuatannya! JK (29), warga Blitar ini, babak belur dihajar warga setelah ketahuan mencuri helm di area parkiran. Tak hanya berhadapan dengan massa, pria ini sekarang menghadapi ancaman hukuman penjara lima tahun!

Kapolsek Sukun, Kompol Riyan Wahyuningtiyas menjelaskan kronologi kejadian. Pada Selasa (29/7/2025) malam sekitar pukul 20.57 WIB, JK ketahuan sedang mengambil helm full face merek KYT warna hijau milik NNH di basement Cyber Mall. Dua saksi, EEC dan AAS, langsung menyergapnya di pintu keluar parkir sebelum ia sempat kabur.

Massa yang marah kemudian mengeroyok JK hingga kepalanya terluka parah. Petugas keamanan mall baru bisa mengamankannya sekitar pukul 21.45 WIB. Sampai sekarang, bekas luka di kepala JK masih terlihat jelas dengan perban yang membalutnya.

Dalam pemeriksaan polisi, JK mengaku nekat mencuri karena pernah kehilangan helm di tempat yang sama. Namun, alasan ini sama sekali tidak membenarkan perbuatannya! Polisi langsung membawa JK ke Mapolsek Sukun pada Rabu (30/7/2025) dini hari. Sebelumnya, petugas sempat membawanya ke RSUD Saiful Anwar untuk merawat luka di kepalanya.

Polisi menjerat JK dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian yang ancaman hukumannya mencapai lima tahun penjara. “Kami pastikan pelaku akan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Riyan.

Fakta mengejutkan terungkap saat penyelidikan lebih lanjut. AKP Wardi Waluyo, Kanit Reskrim Polsek Sukun, mengungkapkan bahwa JK sudah lima kali beraksi di Cyber Mall dengan enam helm berhasil ia curi. Modus operandi JK cukup sederhana – ia menyasar helm yang pemiliknya menggantungkannya di spion motor karena lebih mudah dicuri.

Dari pengakuannya, JK sudah menjual tiga helm curian seharga Rp 200-300 ribu per buah. Petugas menyita tiga helm lainnya, termasuk merek ALV abu-abu dan KYT putih, dari kamar kos pelaku. “Kondisi JK cukup parah saat kami tangkap sehingga harus kami rawat dulu. Setelah pulih, kami menggeledah kosnya dan menemukan dua helm lain,” jelas Wardi.

JK mengaku terpaksa mencuri karena kesulitan ekonomi. Pria yang sebelumnya bekerja di Bali ini menganggur selama sebulan di Malang. Tanpa penghasilan, ia memilih mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya di Blitar.

Merespon kasus ini, AKP Wardi Waluyo mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. “Kami sarankan menyimpan helm di jok motor atau menggunakan fasilitas penitipan helm yang tersedia di mall. Jangan beri kesempatan pada pencuri seperti JK untuk beraksi!” pesannya.

Bagi pengunjung Cyber Mall, tetap waspada ya! Jangan sampai helm kesayangan Anda menjadi korban pencurian berikutnya. Ingat, kejahatan bisa terjadi dimana saja, tapi kewaspadaan kita bisa mencegahnya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *