Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Ancaman El Nino hingga 2027, Musim Hujan Sulawesi Selatan Diprediksi Masuk Bertahap

MAKASSAR, Cinta-news.com — Para ahli iklim ternyata memprediksi fenomena El Nino super kuat akan terus bertahan setidaknya hingga tahun 2027 mendatang.

Faktanya, kondisi ekstrem ini memengaruhi pola cuaca Sulawesi Selatan (Sulsel), terutama dengan memaksa awal musim hujan datang lebih lambat dari biasanya.

Akan tetapi, bertahannya El Nino hingga tahun depan tidak otomatis membuat Sulsel menderita kekeringan parah sepanjang tahun 2027.

Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa El Nino kali ini bertepatan langsung dengan masuknya musim hujan periode 2026/2027.

El Nino Berlanjut Sampai Tahun Depan, Namun Mitos Kekeringan Abadi Sulsel Langsung Terpatahkan!

Bahkan, Kepala Stasiun Klimatologi Sulsel Ayi Sudrajat menegaskan bahwa dampak El Nino di Sulsel sejatinya hanya menggeser awal musim hujan, sementara kondisi kering bakal berakhir penuh pada Oktober 2026.

Selain itu, Ayi memaparkan bahwa masyarakat harus membedakan fenomena El Nino dari siklus musim tahunan, karena hujan dan kemarau selalu berulang saban tahun sementara El Nino membawa siklus anomalinya sendiri.

Lebih lanjut, ia memprediksi El Nino masih bertahan hingga 2027, namun demikian intensitasnya bakal melemah drastis pada rentang Maret, April, hingga Mei.

“Sebab El Nino bertemu musim hujan, alhasil dampaknya cuma menggeser masuknya hujan. Oleh karena itu, bilamana ada kabar El Nino bertahan sampai tahun depan itu memang benar, tetapi periode 2026-2027 kita sudah masuk fase musim hujan. Walaupun El Nino berlangsung, alhasil bukan berarti kekeringan menyiksa kita sampai tahun depan,” ungkap Ayi pada Selasa (29/9/2026).

Oleh sebab itu, ia sekali lagi menggarisbawahi bahwa masa-masa kering di Sulsel tidak mungkin berlangsung sampai tahun depan.

“Memang benar El Nino bertahan sampai tahun depan, namun demikian hal itu terjadi bersamaan dengan datangnya musim hujan. Akibatnya, kekeringan tidak terjadi sampai tahun depan dan berhenti pada Oktober. Pada intinya, pengaruhnya cuma memundurkan musim hujan, alhasil kekeringan tidak sampai musim depan,” tegasnya.

Dengan demikian, fakta bertahannya El Nino hingga 2027 pada dasarnya cuma memengaruhi curah hujan serta jadwal masuknya musim basah, alhasil tidak berarti seluruh Sulsel terus-menerus dilanda kekeringan.

Sungguh Bikin Kaget! Ternyata Begini Skenario Kedatangan Musim Hujan Sulsel yang Bakal Turun Bertahap

Mengenai hal tersebut, Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil menyampaikan bahwa musim hujan di Sulsel akan mulai mengguyur secara bertahap pada November hingga Desember 2026.

Namun demikian, pengaruh El Nino tetap membuat curah hujan di beberapa kawasan terasa lebih rendah dibandingkan kondisi normal.

Sebagai contoh konkret, pasokan air hujan yang biasanya menyentuh 50 milimeter alhasil bisa merosot hingga kisaran 30 milimeter saja.

Sementara itu, wilayah yang biasanya mengantongi curah hujan 30 milimeter terpaksa menerima penurunan menjadi 20 milimeter atau bahkan lebih rendah.

Meskipun begitu, kenyataan ini sama sekali tidak menandakan bahwa daerah terdampak bakal sama sekali tidak mengalami hujan.

Bahkan, BMKG memprediksi sejumlah wilayah seperti Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar tetap akan menerima curah hujan kategori tinggi.

Di samping itu, para prakirawan BMKG memprediksi hujan berintensitas tinggi ini juga menyelimuti wilayah Toraja, Luwu, hingga Luwu Timur.

Sebaliknya, kawasan Bone dan Wajo diprediksi menerima curah hujan di bawah 100 milimeter, yang mana angka ini sekadar menunjukkan intensitas lebih rendah dan bukan berarti tidak terjadi hujan.

Jangan Sampai Salah Paham! Padahal Jadwal Musim Hujan Ternyata Tidak Serentak, Ini Daftar Wilayahnya!

Tak hanya itu, dampak El Nino juga terlihat jelas dari perbedaan waktu masuknya musim hujan di berbagai wilayah Sulsel.

Lantas pada November 2026, musim hujan mulai membasahi seluruh wilayah Luwu Utara, Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, dan Enrekang.

Selain itu, hujan mulai menyapa sebagian besar Pinrang, Luwu, dan Luwu Timur, beserta sebagian kecil Sidrap.

Selanjutnya pada Desember 2026, giliran wilayah Kepulauan Selayar, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Makassar, Maros, Gowa, Pangkep, Barru, Soppeng, dan Parepare yang memasuki musim hujan secara menyeluruh.

Bahkan pada periode yang sama, musim hujan mulai menyiram sebagian besar Sinjai dan Bone serta sebagian kecil Wajo, Sidrap, Pinrang, dan Luwu Timur.

Padahal, sejumlah wilayah masih harus menunggu hingga Maret 2027 untuk memasuki musim hujan, seperti Sidrap, Wajo, serta sebagian kecil Bone, Sinjai, dan Luwu.

Sebagai gambaran nyata, Ayi mencontohkan Maros yang biasanya sudah memasuki musim hujan sejak bulan November.

Akan tetapi, akibat gempuran El Nino, awal musim hujan di wilayah tersebut bergeser ke bulan Desember.

Dengan kondisi tersebut, fenomena El Nino yang bertahan hingga 2027 tidak otomatis membuat Sulsel dilanda kekeringan sampai tahun depan.

Sebab, fenomena alam ini pada dasarnya lebih memengaruhi jadwal datangnya hujan serta volume curah hujan di sejumlah area.

Harap Waspada! Meskipun Hujan Turun, Volume Curah Hujan Tetap Menyusut di Berbagai Wilayah Sulsel!

Meskipun El Nino terus bertahan hingga 2027, situasi ini sekali lagi tidak berarti Sulawesi Selatan mengalami kekeringan sepanjang tahun.

Kembali menjelaskan hal itu, Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil menegaskan bahwa pengaruh El Nino tetap terasa saat musim hujan berlangsung, khususnya lewat pengurangan curah hujan dibanding kondisi normal.

“Artinya, periode yang menyeberang hingga tahun 2027 bukan menggambarkan kekeringan sepanjang tahun. Akan tetapi, ada kontribusi pengurangan jumlah curah hujan di lokasi-lokasi tertentu,” terangnya.

Oleh karena itu, pengaruh El Nino terhadap Sulsel pada musim hujan 2026/2027 lebih terlihat dari mundurnya awal musim hujan dan potensi penyusutan curah hujan di daerah tertentu.

Sementara itu, kondisi kering di Sulsel dipastikan resmi berakhir pada Oktober 2026.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Exit mobile version