Cinta-news.com – Dalam sekejap, jagat media sosial langsung bergempar setelah sebuah rekaman amatir tersebar luas ke berbagai platform. Terlihat dengan sangat jelas seorang pria bule berbadan tegap tengah asyik mengobrak-abrik kotak sesari atau kotak donasi yang berada di area suci Pura Goa Gajah, Bedulu, Gianyar, Bali. Aksi yang sangat nekat dan diduga kuat dilakukan oleh warga negara asing (WNA) ini secara spontan membuat jajaran aparat kepolisian Polres Gianyar bergerak cepat bagaikan disulut api. Bahkan, hingga detik ini, para petugas masih terus memburu pelaku yang diduga sudah menyelinap pergi di tengah hiruk-pikuk keramaian wisatawan asing lainnya.
Baca Juga: Kejurnas Perdana, ORADO Buktikan Komitmen Bangun Olahraga Domino yang Terstruktur
Peristiwa yang sungguh mencoreng rasa hormat terhadap tempat ibadah ini terjadi pada siang hari yang terang benderang, tepatnya pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 13.20 Wita. Namun, kejadian itu baru menjadi perbincangan hangat dan viral setelah publik ramai-ramai mengunggah dan membagikan rekaman CCTV tersebut pada Minggu (26/4/2026). Jadi, jangan sampai ketinggalan, linimasa media sosialmu pasti sudah dipenuhi oleh video WNA kurang ajar yang berani berbuat onar di pura suci!
Polisi Ungkap Bukti dan Jumlah Kerugian
Sesaat setelah laporan resmi diterima dengan baik oleh pihak berwenang, jajaran Polsek Blahbatuh langsung tancap gas tanpa menunggu waktu lama menuju ke lokasi kejadian. Para petugas tidak mau setengah-setengah dalam menangani kasus ini, mereka langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh dan penuh ketelitian.
Baca Juga: Satpol PP Jakpus Amankan 5 Pria yang Tangkap Ikan Sapu-sapu untuk Siomai
Tidak berhenti di situ saja, untuk semakin menguatkan bukti-bukti yang ada, para penyidik dengan sigap dan cekatan menggali keterangan dari sejumlah saksi mata yang kebetulan tengah berada di lokasi ketika insiden memalukan itu tengah berlangsung. Pihak pengelola pura pun mengaku sangat syok sekaligus geram terhadap ulah turis asing tersebut.
Pasalnya, akibat tindakan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh seorang WNA ini, total kerugian yang diderita mencapai angka yang tidak sedikit, yakni sekitar Rp 1.800.000. Perlu diketahui, jumlah tersebut bukanlah hanya berisi uang kertas rupiah biasa, melainkan juga beberapa lembar pecahan mata uang asing lainnya yang diletakkan dengan penuh keikhlasan oleh para umat dan wisatawan yang berkunjung. Sungguh sangat disayangkan, segala niat baik dari sekian banyak orang justru dinodai hanya oleh satu oknum WNA yang tidak menghormati tempat suci.
Seruan Tegas untuk Selamatkan Pariwisata Bali
Meskipun pelaku masih bebas berkeliaran hingga saat ini, polisi sama sekali tidak menunjukkan sikap lengah atau berdiam diri. Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, dengan nada tegas dan penuh otoritas membenarkan adanya peristiwa viral yang mencoreng nama baik Bali tersebut. Saat ditemui oleh awak media di kantornya, beliau menyatakan bahwa seluruh timnya kini sedang bekerja dengan ekstra keras dan penuh dedikasi melakukan penyelidikan intensif. Satu tujuan utama yang ingin mereka capai adalah memastikan identitas asli pelaku beserta lokasi persembunyiannya saat ini.
Baca Juga: Kasus Daycare Little Aresha: 20 Anak per Kamar 3×3 dalam Kondisi Terikat
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini, dan pelaku memang diduga kuat merupakan warga negara asing,” ujar Ipda Gusti Suardita mewakili Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C Kesuma, pada Minggu (26/4/2026). Untuk memburu pria WNA tak bertanggung jawab tersebut, polisi tidak mau ambil pusing atau setengah hati. Bukti rekaman CCTV yang kualitasnya cukup jernih pun langsung dijadikan senjata utama dalam pelacakan ini. Dari rekaman itulah, semua ciri-ciri fisik pelaku sedang diidentifikasi satu per satu secara cermat.
Menanggapi insiden yang sangat memalukan dan mencoreng citra pariwisata Pulau Dewata ini, imbauan keras dan penuh kewibawaan dilontarkan oleh Ipda Gusti Suardita. Seluruh masyarakat, pengelola tempat suci, dan terutama para pelaku usaha objek wisata di wilayah Gianyar diminta segera meningkatkan kewaspadaan secara kolektif. Kepercayaan publik dan kenyamanan para wisatawan sedang dipertaruhkan dalam kasus pencurian donasi ini. Mari kita doakan semoga si bule segera tertangkap!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
