Cinta-news.com – Akhirnya mimpi besar olahraga domino di Indonesia mulai terwujud! Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (ORADO) baru saja mengguncang dunia olahraga nasional dengan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) perdananya. Wow, luar biasa! Sebanyak 205 atlet yang terdiri dari kategori senior dan junior dari 27 provinsi di seluruh Indonesia turut ambil bagian dalam ajang bersejarah ini.
Jangan salah, geng! Kejurnas ini bukan cuma sekadar turnamen biasa. ORADO benar-benar serius, lho! Mereka siap memantau potensi atlet sekaligus membangun fondasi olahraga domino secara terstruktur dan profesional. Bukan sekadar main-main lagi!
Hari Kedua Makin Panas! Para Atlet Jatuh Bangun Rebutkan Gelar Juara
Nah, di hari kedua pelaksanaan Kejurnas Turnamen Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 yang berlangsung di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat, pada Sabtu (25/4/2026) kemarin, persaingannya makin sengit dan mendebarkan!
Coba bayangkan, tahun ini saja antusiasme peserta sudah sangat luar biasa. Total ada 205 atlet yang turun ke arena. Rinciannya gini, 139 atlet senior tergabung dalam 48 tim, sementara para generasi mudanya, yaitu 66 atlet junior, berhasil membentuk 24 tim yang tak kalah tangguh. Bukan cuma atlet, sekitar 30 Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO se-Indonesia juga ikut hadir. Artinya, Kejurnas ini ganda fungsinya, yaitu sebagai ajang adu strategi sekaligus tempat kumpul dan konsolidasi nasional seluruh pengurus.
Pembukaan hari kedua pun langsung seru dari awal. Panitia memulainya dengan agenda persiapan para atlet, lalu dilanjutkan dengan defile atau parade kontingen yang gagah dan penuh semangat. Parade ini sekaligus menjadi tanda bahwa pertempuran sesungguhnya dimulai!
Persaingan Super Ketat! Provinsi Jagoan Mulai Berjatuhan
Duh, jangan bayangkan pertandingannya biasa saja! Persaingan antar atlet dari berbagai provinsi benar-benar kentara dan panas. Ini pertanda bahwa kompetisi sudah mulai mengerucut menuju fase gugur yang bikin jantung berdebar.
Memasuki sesi utama, para atlet langsung tancap gas menjalani babak kualifikasi yang berlangsung dalam beberapa tahap. Di fase krusial ini, konsistensi permainan dan ketajaman strategi menjadi penentu mutlak. Setiap kontingen harus ekstra fokus jika ingin melangkah lebih jauh.
Setelah melewati babak kualifikasi yang alot, akhirnya mengerucut tujuh provinsi terbaik di kategori senior yang berhak melaju ke babak delapan besar. Siapa saja mereka? Sumatera Selatan A (Sumsel A), Jawa Barat A (Jabar A), Jambi B, Lampung A, Lampung B, Banten B, Bangka Belitung B (Babel B), dan Jawa Timur (Jatim C). Sekarang, semuanya bersiap menjalani sistem gugur yang mempertemukan kontingen dengan performa terbaik sepanjang kualifikasi.
Lalu bagaimana dengan kategori junior? Pertandingan mereka juga sudah memasuki fase delapan besar! Tujuh provinsi terbaik dari kelompok muda ini meliputi Sumatera Selatan A (Sumsel A), Jawa Barat A (Jabar A), Sulawesi Selatan, Jambi, Sumatera Selatan B (Sumsel B), Papua Barat Daya, Jawa Timur B (Jatim B), dan Kalimantan Selatan. Wah, patut diacungi jempol!
BUKAN MAIN! Ini Langsung Bukti Nyata Pembinaan Nasional ORADO
Aksi spektakuler di hari kedua ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari pucuk pimpinan. Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO), Yooky Tjahrial, dengan tegas menyatakan bahwa dinamika pertandingan yang kita saksikan bukan sekadar tontonan biasa. Dia menekankan bahwa ini adalah hasil nyata dari proses pembinaan panjang yang sudah berjalan secara nasional.
“Yang kita lihat hari ini bukan sekadar pertandingan, tetapi hasil dari proses panjang pembinaan di daerah. Berkat keterlibatan 38 provinsi dan ratusan pengurus cabang, kita mulai melihat lahirnya atlet-atlet yang memiliki kualitas dan daya saing,” ujar Yooky dengan penuh semangat dalam keterangan resminya, Sabtu (25/4/2026).
“Ini menjadi bukti otentik bahwa domino bisa berdiri sebagai olahraga strategi yang profesional,” tambahnya mantap. Pesan ini jelas menunjukkan bahwa ORADO tidak pernah berhenti berupaya mencetak bibit-bibit unggul.
Langkah Besar Menuju Pengakuan Nasional! Targetnya Tembus KONI!
Tidak berhenti di situ, Yooky juga menambahkan bahwa Kejurnas ini adalah tonggak sejarah yang sangat penting. Ajang ini menjadi motor penggerak utama untuk mendorong pengakuan domino sebagai cabang olahraga resmi di tingkat nasional.
“Kami sedang membangun ekosistem yang kuat. Kejurnas ini bukan akhir, tetapi awal yang membara untuk menuju pengakuan yang lebih luas, termasuk menjadi bagian dari KONI,” ucap Yooky penuh optimisme.
“Semangat ‘memintarkan Indonesia’ benar-benar kita wujudkan melalui olahraga yang mengedepankan kecerdasan dan strategi,” tuturnya. Pesan ini sekaligus menjadi pelecut bagi semua pihak bahwa domino layak diperhitungkan.
Di sisi lain, Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, juga turut menyoroti pentingnya konsistensi teknis. Menurutnya, seluruh tahapan pertandingan di hari kedua sudah berjalan sesuai sistem yang disiapkan.
“Konsistensi dalam penerapan aturan adalah kunci utama. Dengan begitu, pertandingan akan berlangsung adil, kompetitif, dan menjunjung tinggi sportivitas,” jelas Giri. Fair play menjadi prioritas tertinggi.
Bukan Cuma Juara! Domino Juga Perkuat Rasa Persaudaraan Se-Indonesia
Selain soal kemenangan, ada nilai luhur lain yang sangat terasa di kejuaraan ini. Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi atau yang akrab disapa Jhon LBF, melihat bahwa Kejurnas ini tidak hanya menghadirkan kompetisi sengit, tapi juga memperkuat nilai kebersamaan.
“Kita melihat sendiri bagaimana domino bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga membangun konektivitas antarprovinsi. Ada semangat persaudaraan yang kuat, dan ini menjadi kekuatan utama ORADO,” ucap Jhon dengan penuh keyakinan.
Dia menambahkan bahwa ORADO berkomitmen mengembangkan olahraga domino sebagai olahraga yang inklusif dan berkarakter. Jadi, semua orang dari Sabang sampai Merauke bisa bersatu di sini.
Fakta Gila! ORADO Sudah Tersebar di 38 Provinsi dengan 357 Cabang!
Kejurnas perdana ini jelas bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Lebih dari itu, ini adalah momentum penting yang menegaskan posisi ORADO sebagai organisasi modern yang sedang membangun fondasi olahraga domino secara terstruktur.
Coba cek fakta gila ini! Dari sisi organisasi, ORADO menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Mereka sudah resmi terbentuk di 38 provinsi dan didukung oleh 357 Pengurus Cabang (Pengcab) yang tersebar di berbagai kota. Wow, ini bukan angka biasa!
Bahkan, sebanyak 25 Pengurus Provinsi (Pengprov) sudah aktif menggelar berbagai program. Mulai dari rapat kerja hingga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang menjadi tulang punggung utama pembinaan atlet di daerah. Benar-benar gerakan masif!
Kesimpulannya, semakin mengerucutnya persaingan antarprovinsi di Kejurnas ORADO 2026 ini menunjukkan satu hal: domino resmi menjadi olahraga strategi yang terus berkembang dan diperhitungkan di Indonesia. Jangan lepaskan mata dari kabar-kabar selanjutnya!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.
