ACEH BESAR, Cinta-news.com – Personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh baru saja melakukan operasi pemusnahan ladang ganja yang sangat luas, mencapai sekitar 2,5 hektare, di kawasan pegunungan yang terpencil, tepatnya di Desa Mureu Bueng Ue, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu (4/7/2026) kemarin. Ini bukan sekadar operasi biasa, melainkan bagian dari gerakan masif TNI dalam memberantas narkotika sekaligus mendukung program nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang sedang digalakkan pemerintah.
Komandan Bertindak! Pemusnahan Dipimpin Langsung oleh Letkol Inf Muhsin
Siapa sangka, pemusnahan dahsyat ini dipimpin langsung oleh Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Inf Muhsin SAg MAP, yang turun tangan bersama personel Kodim, Babinsa, serta unsur intelijen. Sebelum melangkah ke lokasi, seluruh pasukan mengikuti apel pengecekan yang dipimpin Pasiops Kodim 0101/KBA, Mayor Inf Muliadi. Dalam pengarahan yang cukup tegas, Mayor Muliadi menekankan betapa pentingnya profesionalitas dan disiplin tinggi selama menjalankan tugas, termasuk kepatuhan terhadap prosedur operasional yang telah ditetapkan. “Kita harus bekerja dengan hati-hati namun tetap tegas,” tegasnya.
Duel dengan Medan Ekstrem! Perjalanan Panjang di Balik Ladang Ganja
Bagaimana perjalanan menuju lokasi ladang ganja yang mengerikan itu? Perjalanan ke lokasi bukanlah perkara mudah, bahkan terbilang sangat berat! Tim harus menempuh rute yang cukup ekstrem, menggunakan kendaraan roda empat hingga titik terakhir yang masih bisa dijangkau. Setelah itu, mereka harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, menembus hutan lebat dan medan pegunungan yang terjal dan licin. Kondisi geografis yang sangat menantang ini membuat tim harus ekstra waspada dan penuh perjuangan. Namun, semangat mereka tak pernah pudar, karena misi pemberantasan narkoba tetap harus diutamakan demi keselamatan generasi muda bangsa.
Tanaman Ganja Raksasa Siap Panen! Tinggi Mencapai 150 Sentimeter
Sesampainya di lokasi, pemandangan di depan mata benar-benar mencengangkan! Tim menemukan ribuan tanaman ganja dengan tinggi rata-rata antara 100 hingga 150 sentimeter, menjulang tinggi dan tampak subur. Tanaman-tanaman tersebut diperkirakan sudah berusia sekitar dua hingga tiga bulan dan siap untuk dipanen dalam waktu dekat. Jika tanaman ini berhasil dipanen dan diedarkan, berapa banyak nyawa yang akan menjadi korban? Sungguh mengerikan!
Berawal dari Laporan Warga! Nyali Babinsa Diuji!
Lantas, bagaimana kronologi pengungkapan kasus ini? Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Inf Muhsin, mengungkapkan bahwa pengungkapan ladang ganja raksasa ini berawal dari laporan masyarakat yang cukup mencurigakan. Warga melihat adanya aktivitas seseorang yang mencurigakan dengan membawa pupuk secara rutin ke kawasan hutan yang seharusnya tidak ramai dikunjungi. Informasi ini kemudian segera ditindaklanjuti oleh Babinsa setempat dengan melakukan penyelidikan dan pendalaman di lapangan secara intensif. “Setelah kami pastikan kebenaran informasinya, hasil temuan tersebut dilaporkan secara berjenjang hingga akhirnya diputuskan untuk melaksanakan operasi pemusnahan,” ujar Muhsin dengan tegas. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi dan komunikasi antara aparat dan masyarakat berjalan sangat efektif, sehingga warga tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
Dibakar Habis! Ladang Ganja Ditemukan & Dimusnahkan di Tempat!
Apa yang dilakukan TNI setelah menemukan ladang tersebut? Tidak main-main, seluruh tanaman ganja yang ditemukan langsung dimusnahkan di tempat tanpa ampun! Proses pemusnahan dilakukan dengan cara mencabut tanaman hingga ke akar-akarnya untuk memastikan tidak ada sisa yang tertinggal, kemudian membakarnya di lokasi. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada satu pun sisa tanaman yang bisa tumbuh kembali atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sepanjang proses berlangsung, setiap personel juga diingatkan dengan tegas untuk tidak melakukan penyalahgunaan barang bukti, sehingga seluruh kegiatan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kolonel Faurizal Berbicara! Masyarakat Kunci Utama Perang Melawan Narkoba!
Lalu, apa peran masyarakat dalam pemberantasan narkotika yang berhasil ini? Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin SSos MSc, menegaskan dengan lantang bahwa keberhasilan pemusnahan ladang ganja tersebut merupakan hasil sinergi yang sangat solid antara TNI dan masyarakat. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dan tidak sungkan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Dukungan masyarakat sangat penting dalam membantu aparat melakukan pencegahan maupun penindakan terhadap segala bentuk peredaran narkotika,” kata Faurizal dengan penuh semangat.
Lebih dari itu, ia juga mengingatkan bahwa peran generasi muda dalam menjauhi narkotika menjadi kunci utama menjaga masa depan bangsa yang lebih cerah. “Perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya kepedulian masyarakat, diharapkan peredaran narkotika dapat dicegah sejak dini sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari bahaya narkoba,” pungkasnya. Operasi pemusnahan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI dan masyarakat bersatu padu melawan ancaman narkotika yang merusak generasi bangsa!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.











