FLORES TIMUR, Cinta-news.com – Awas, bahaya mengintai kembali! Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekali lagi menunjukkan amukannya dengan memuntahkan banjir lahar yang mengerikan pada Minggu (7/12/2025). Sebagai sumber informasi terpercaya di bidang kebencanaan, kami melaporkan bahwa erupsi sekunder ini benar-benar terjadi dan alat pemantau kami berhasil merekamnya dengan jelas. Lebih detailnya, Kepala Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, langsung mengonfirmasi kejadian menegangkan ini pada hari yang sama. “Alat kami secara jelas menangkap getaran banjir lahar yang berasal langsung dari puncak Gunung Api Lewotobi Laki-laki,” tegas Herman, sambil memberikan penekanan pada data otentik yang mereka pegang.
Lantas, apa yang memicu fenomena menakutkan ini? Herman, sebagai ahli di pos pengamatannya, kemudian membeberkan analisisnya. Ia menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah puncak dan sekitarnya tanpa henti sejak Minggu subuh secara langsung memicu banjir lahar ini. Akibatnya, material vulkanik yang sudah menumpuk di lereng gunung pun terbawa oleh aliran air dan berubah menjadi ancaman yang sangat berbahaya. Oleh karena itu, Herman pun segera mengambil tindakan dengan mengeluarkan imbauan darurat kepada masyarakat. Ia secara khusus mengimbau semua warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan ekstra, terutama saat mereka harus melintasi daerah-daerah yang menjadi jalur langganan lahar hujan.
Nah, bagi Anda yang berada di Flores Timur, perhatikan baik-baik poin kritis berikut ini! Herman secara spesifik menyoroti beberapa titik rawan yang wajib Anda hindari. Pertama-tama, jalan nasional yang melintasi Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura, menjadi zona bahaya utama yang harus Anda waspadai. Selain itu, ada pula beberapa jalur alternatif yang kondisinya sama-sama mengkhawatirkan. Misalnya, jalur dari Desa Nawokote yang menuju ke Tabana, Hewa, dan Klatanlo juga masuk dalam daftar merah. Begitu pula dengan rute dari Desa Nobo yang mengarah ke Desa Nurabelen; Herman secara tegas meminta masyarakat untuk menjauhi semua jalur tersebut untuk sementara waktu demi keselamatan.
Yang paling mengkhawatirkan, status aktivitas gunung ini belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Herman kembali menegaskan dengan jelas bahwa status Gunung Lewotobi Laki-laki masih bertahan pada Level IV atau status ‘Awas’. Status tertinggi ini tentu saja bukanlah isapan jempol belaka, melainkan sebuah peringatan serius berdasarkan pengamatan ilmiah yang intensif. Sebelumnya, gunung yang sama sudah lebih dulu menunjukkan ulahnya. Ingatkah Anda? Baru beberapa hari lalu, tepatnya sejak Rabu subuh, Lewotobi Laki-laki juga telah memuntahkan banjir lahar serupa pascahujan lebat. Jadi, kejadian kali ini bisa dibilang merupakan pengulangan dari pola yang berbahaya.
Dampak dari kejadian sebelumnya pun ternyata masih sangat terasa dan memberikan pelajaran berharga. Saat itu, banjir lahar dingin berhasil menutup akses transportasi vital. Material vulkanik yang terbawa arus akhirnya menutupi Jalan Trans Flores pada rute strategis Maumere–Larantuka. Bukan hanya itu, infrastruktur publik juga menjadi korban. Aliran air dan material lahar secara ganas menggerus fondasi tanah di sekitar tiang listrik, hingga menyebabkan beberapa tiang itu rubuh. Kerusakan juga menerpa pemukiman warga; terjangan material vulkanik merusak sejumlah rumah di Desa Dulipali dan Klatanlo.
Melihat rangkaian peristiwa ini, kewaspadaan kolektif mutlak diperlukan. Pihak berwenang melalui Pos Pengamatan Gunung Api telah menjalankan peran dan kewajiban mereka dengan baik dalam memberikan peringatan dini dan analisis berdasarkan keahlian. Kini, giliran kita sebagai masyarakat untuk bertindak bijak. Patuhi semua imbauan yang diberikan, hindari zona-zona berbahaya yang telah ditetapkan, dan terus pantau perkembangan informasi dari sumber-sumber resmi yang kredibel. Ingat, keselamatan Anda dan keluarga berada di tangan Anda sendiri. Jangan sekali-kali menyepelekan kekuatan alam, karena gunung api tetap merupakan fenomena alam yang penuh dengan daya dan ketidakpastian. Mari bersama-sama melewati situasi ini dengan penuh kewaspadaan dan kepedulian.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
