Cinta-news.com – Warga di Cianjur, Jawa Barat, akhirnya mengambil tindakan tegas! Mereka segera melakukan perburuan terhadap gerombolan anjing liar yang meneror kampung, sebuah aksi yang mereka lakukan langsung setelah mendengar kabar serangan brutal terhadap seorang anak perempuan. Di Kampung Babakansirna, Desa Mekarjaya, massa dengan penuh amarah berhasil membasmi tujuh ekor anjing liar yang dianggap sangat membahayakan.
Kepala Desa Mekarjaya, Ahmad Saepudin, tegas membenarkan aksi warga tersebut. Ia menjelaskan bahwa anjing-anjing yang dibasmi merupakan gerombolan yang sama persis dengan yang menyerang sang bocah. “Anjing-anjing itulah pelaku yang menyerang seorang bocah hingga mengalami luka parah,” ungkap Ahmad. Kemudian, ia melanjutkan penjelasannya tentang asal-usul gerombolan tersebut.
Meski sebagian warga setempat memelihara anjing untuk berburu babi hutan, Ahmad dengan yakin menduga anjing penyerang itu adalah anjing liar yang telantar. “Biasanya, warga merawat dan memberi makan dengan baik anjing peliharaan mereka untuk berburu,” jelasnya. Sebaliknya, gerombolan anjing itu diduga kuat mengelompok karena kelaparan dan tidak terurus. “Sementara itu, kondisi kelaparanlah yang mendorong anjing-anjing itu membentuk gerombolan,” tegas Ahmad via telepon pada Sabtu (31/1/2026).
Meski demikian, Ahmad masih melakukan penelusuran kepemilikan hewan-hewan tersebut. Oleh karena itu, ia segera menginstruksikan kepala dusun beserta perangkat RT untuk mendata semua anjing di wilayahnya. Langkah ini jelas bertujuan mencegah terulangnya kejadian serupa. Sebagai informasi, Ahmad menegaskan bahwa kasus serangan anjing semacam ini adalah yang pertama kali terjadi di wilayahnya.
Setelah kejadian ini, pihak desa pun langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Peternakan Kabupaten Cianjur. Mereka bersama-sama menyusun langkah penanganan lebih lanjut. “Pasca kejadian, kami juga menginstruksikan masyarakat di 38 RT agar menertibkan anjing-anjing liar,” tegas Ahmad. Namun, ia mengecualikan anjing yang dipelihara dan dirawat dengan baik, asalkan hewan-hewan tersebut tidak membahayakan masyarakat.
Lalu, bagaimana cerita serangan mengerikan ini bermula? Semuanya berawal saat korban berinisial CS (8 tahun) sedang pulang sekolah menuju rumahnya di Kampung Babakansirna. Saat itu, gadis kecil itu berjalan sendirian sambil membawa kantong kresek berisi makanan. Tiba-tiba, di tengah perjalanan, ia berpapasan dengan delapan ekor anjing yang sedang berkerumun.
Karena merasa ketakutan, CS pun memilih untuk berlari. Akan tetapi, aksi lari kecilnya itu justru memicu naluri berburu kawanan anjing tersebut. Akhirnya, gerombolan anjing langsung mengejarnya dengan ganas. Yang terjadi selanjutnya sungguh memilukan! Korban terjatuh sehingga gerombolan anjing itu langsung menyergap dan mencabik-cabik tubuhnya tanpa ampun.
Untungnya, warga yang kebetulan melintas berhasil menyelamatkan CS. Mereka dengan cepat mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat. Namun, karena kondisi lukanya sangat parah, tim medis harus merujuk CS ke rumah sakit untuk penanganan intensif. Akibat serangan biadab tersebut, korban mengalami banyak sekali luka robek dan cabikan. Bagian kaki, paha, badan, tangan, hingga area wajahnya pun turut menjadi korban keganasan gerombolan anjing liar itu.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com












We’re a group of volunteers and starting a new scheme in our community. Your site provided us with valuable information to work on. You’ve done a formidable job and our entire community will be thankful to you.
Thanks for the sensible critique. Me and my neighbor were just preparing to do some research on this. We got a grab a book from our local library but I think I learned more clear from this post. I’m very glad to see such excellent information being shared freely out there.
Hi my friend! I wish to say that this article is awesome, nice written and include approximately all vital infos. I’d like to see more posts like this.