Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Wafat di Usia 33, Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto Sempat Dirawat di RSUP Kariadi

Cinta-news.com – Wakil Bupati Klaten yang masih sangat muda, Benny Indra Ardhianto, telah dipanggil Yang Maha Kuasa pada Sabtu, 7 Februari 2026. Usia Benny baru menginjak 33 tahun, sehingga kepergiannya meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

Plt Kepala Bagian Prokopim Setda Klaten, Rizqan Iryawan, kemudian menyampaikan konfirmasi resmi dengan berat hati. Pihaknya baru mendapat kabar kematian Wabup Klaten sekitar pukul 10.00 WIB. Rizqan juga membenarkan kabar yang sebelumnya telah ramai beredar di berbagai platform media sosial. “Informasi meninggalnya jam 10.00 WIB,” tegas Rizqan dengan suara lirih.

Saat ini, keluarga telah menyemayamkan jenazah almarhum di rumah duka, Desa Karang, Kecamatan Delanggu. Keluarga besar merencanakan prosesi pemakaman akan mereka lakukan pada hari berikutnya, Minggu (8/2/2026) pukul 11.00 WIB. Mereka memilih Makam Jonggrangan, Ngreden, Wonosari sebagai tempat peristirahatan terakhir.

Ternyata, Benny sempat menunjukkan tanda-tanda kesehatan yang tidak baik sebelum menghembuskan napas terakhir. Berbagai sumber terpercaya menghimpun informasi bahwa Benny sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi, Semarang. Namun, Rizqan memilih untuk tidak banyak berbicara mengenai penyebab kematian mendiang yang sebenarnya.

Rizqan kemudian memberikan alasan yang sangat manusiawi. Ia mempertimbangkan hak privasi mendiang dan keluarga, sehingga ia menilai pihak keluarga lah yang lebih berhak menyampaikan detail kondisi kesehatan almarhum. “(Soal sakit) keluarga yang bisa jawab,” sambungnya singkat, seraya memohon pengertian dari publik dan media.

Lantas, seperti apa sebenarnya profil singkat Benny Indra Ardhianto? Mari kita telusuri lebih dalam. Laman resmi ppid.klaten.go.id mengungkap bahwa Benny Indra Adhianto lahir di Boyolali pada 14 April 1992. Fakta menariknya, Benny ternyata sama sekali belum pernah mengikuti ajang pemilu sebelum rakyat Klaten akhirnya mempercayainya untuk menjabat sebagai Wabup.

Namun, darah politiknya ternyata mengalir deras dari keluarga. Ayahnya, Haryanto, merupakan seorang politisi Partai Gerindra yang cukup disegani. Dari sinilah, benih-benih kepemimpinan dan pengabdian publik mungkin mulai tertanam dalam dirinya.

Di bidang pendidikan, prestasi Benny patut kita acungi jempol. Ia menamatkan pendidikan menengahnya di SMA Negeri 1 Klaten pada tahun 2010. Kemudian, Benny berhasil melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada menerimanya, dan ia berhasil lulus dengan gemilang pada tahun 2015.

Namun, semangat belajarnya tidak berhenti sampai di situ. Benny melanjutkan kuliahnya ke program S2 Magister Manajemen di almamater yang sama, UGM. Pada tahun 2019, ia kembali sukses menyandang gelar magister, yang membuktikan dedikasinya yang tinggi pada ilmu pengetahuan.

Sebelum memasuki dunia politik, Benny membangun karier sebagai pengusaha mandiri. Ia menjalani profesi sebagai distributor agen elpiji. Selain itu, beberapa usaha juga dijalankannya, salah satunya adalah PT Benny Putra Mandiri. Pengalaman di dunia bisnis inilah yang mungkin membentuk kemandirian dan cara pandangnya dalam mengelola pemerintahan.

Puncak karier politiknya terjadi setelah Pilkada 2024. Kemenangan dalam kontestasi pilkada membawanya pada pengangkatan resmi untuk mendampingi Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melaksanakan pengangkatan bersejarah ini pada Kamis, 20 Februari 2025. Sayangnya, masa baktinya harus terpotong sangat singkat.

Di balik kesibukannya, Benny menjalani peran sebagai seorang suami dan ayah yang menyayangi keluarganya. Ia telah membina rumah tangga dan dikaruniai seorang istri yang setia serta dua orang anak yang masih sangat membutuhkan kasih sayangnya. Kepergiannya di usia yang terbilang sangat produktif ini pastinya meninggalkan luka yang sangat dalam bagi sang istri, anak-anak, serta seluruh anggota keluarga besar.

Dengan demikian, lengkap sudah potret perjalanan singkat namun penuh makna dari Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto. Dari seorang pelajar berprestasi, pengusaha mandiri, hingga akhirnya dipilih rakyat untuk mengabdi, perjalanan hidupnya menginspirasi banyak orang. Kepergiannya yang mendadak ini tentu menjadi pengingat bagi kita semua tentang betapa berharganya kesehatan dan waktu. Selamat jalan, Benny Indra Ardhianto. Semoga amal ibadah dan pengabdianmu diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *