Cinta-news.com – Sebuah video yang membuat merinding tiba-tiba membanjiri media sosial mulai Rabu, 14 Januari 2026. Video dari seorang nelayan ini menunjukkan fenomena alam mengerikan di jantung Taman Nasional Komodo. Bukan komodo raksasa, melainkan pusaran air laut atau whirlpool yang berputar dahsyat di jalur pelayaran. Pelaku wisata setempat, Budi Widjaja, membagikan rekaman ini dan langsung menyulut kecemasan netizen. Lalu, bagaimana pusaran mematikan ini bisa terbentuk di perairan Komodo yang tenang?
Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Seran, segera memberikan penjelasan detail. Perairan Komodo yang terlihat tenang justru menyimpan dinamika kompleks. Memang, gelombang tinggi di sini jarang menetap. Biasanya, gelombang besar hanya muncul saat hujan disertai angin kencang. Namun, Maria menyatakan bahwa musuh utama para pelaut bukanlah ombak, melainkan arus laut yang tak kasat mata.
Maria menjelaskan bahwa perairan ini menjadi arena pertarungan arus laut yang sengit. Fenomena whirlpool, pertemuan arus, dan arus balik muncul karena tiga faktor utama. Variasi kedalaman laut yang tajam, topografi kepulauan yang kompleks, serta banyaknya celah sempit antar pulau menjadi penyebabnya. Arus dari Laut Flores, Selat Sumba, dan Samudra Hindia berdesakan masuk ke labirin pulau-pulau Komodo secara bersamaan. Akibatnya, efek bottle neck atau kemacetan arus pun terjadi. Kondisi ini membuat aliran air menjadi sangat kuat dan liar.
Lalu, apa yang memicu arus biasa menjadi monster berputar? Maria menyebut fenomena pasang surut sebagai pemicu utamanya, terutama pada momen peralihan fase. Misalnya, saat air laut berubah dari kondisi pasang tertinggi menuju surut. Saat itulah energi besar dilepaskan dan bisa memicu pusaran berbahaya. Maria juga menekankan sifat fenomena ini yang sangat lokal dan unik. Setiap kejadian sangat bergantung pada bentuk permukaan dan dasar laut di spot tertentu.
Inilah bagian yang paling mengkhawatirkan. Sifatnya yang spesifik sering membuat fenomena ini tidak terdeteksi dalam prakiraan tinggi gelombang biasa. Artinya, risiko besar bisa mengintai meskipun peta cuaca menunjukkan gelombang tenang. Untungnya, pihak berwenang seperti KSOP telah memetakan titik-titik rawan pusaran arus di kawasan ini. Whirlpool bukan penampakan harian. Fenomena ini bisa muncul berulang pada momen tertentu dalam siklus pasang surut harian.
Lalu, seberapa berbahaya monster laut ini? Maria menegaskan bahwa pusaran arus lebih berisiko daripada gelombang tinggi. Whirlpool bisa membuat kemudi kapal tak berdaya, seperti dicengkeram tangan raksasa dari dasar laut. Bahaya ini sangat mengancam awak kapal yang tidak paham seluk-beluk perairan setempat.
Fakta di lapangan menunjukkan banyak insiden pelayaran justru berasal dari kesalahan manuver di area berarus kuat. Oleh karena itu, pengetahuan lokal menjadi kunci keselamatan. Awak kapal berpengalaman biasanya sudah hapal betul karakter perairan ini. Mereka mengantisipasi bahaya dengan perencanaan rute yang matang. Pemilihan waktu berlayar yang tepat dan pemantauan jadwal pasang surut juga mereka lakukan.
Jadi, keindahan Taman Nasional Komodo menyimpan dinamika laut yang menantang dan berbahaya. Fenomena whirlpool mengingatkan kita bahwa alam selalu punya cara menunjukkan kekuatannya. Bagi calon wisatawan atau pelaut, informasi dari BMKG ini adalah tameng terbaik. Pastikan Anda selalu berlayar dengan operator yang berpengalaman. Pahami kondisi pasang surut dan hormati setiap peringatan dari otoritas setempat. Laut Komodo memang mempesona, tetapi keselamatan tetaplah yang utama.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
