MIMIKA, Cinta-news.com – Kabar mengejutkan sekaligus memilukan baru saja mengguncang Tanah Papua! Tepatnya, empat warga sipil harus menghadapi aksi kekerasan brutal dari Orang Tak Dikenal (OTK). Aksi keji ini bahkan merenggut dua nyawa! Insiden mencekam ini melanda Waghete II dan Kampung Yomeni, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, pada Rabu (28/1/2026) sore.
Pastinya, pihak berwajib langsung mengonfirmasi kebenaran peristiwa tragis ini. Kasat Reskrim Polres Deiyai, Iptu Muhammad Dito Anugrah, dengan penuh otoritas membenarkan kejadian tersebut. Beliau kemudian menyampaikan kabar yang sedikit meringankan, bahwa dua dari empat korban berhasil selamat. Namun, di sisi lain, dengan berat hati beliau mengonfirmasi bahwa dua korban lainnya harus meninggal dunia.
“Iya benar, untuk saat ini kami masih berada di TKP. Adapun nama-nama korban yang selamat adalah Aruadi dan Anderias. Sementara itu, dengan sangat menyesal kami laporkan dua korban lainnya, yaitu Adi dan Maikel Rumaseb, telah meninggal dunia,” ungkap Dito dengan lugas melalui sambungan telepon, pada Rabu malam. Penegasan dari aparat penegak hukum ini tentu menambah keandalan informasi yang kami sampaikan kepada Anda.
Selanjutnya, Dito pun mulai memaparkan kronologi awal berdasarkan keterangan saksi korban. Menurut penjelasannya yang detail, keterangan awal ini ia peroleh dari korban selamat atas nama Aruadi. Aruadi mengisahkan, aksi kekerasan itu dialaminya secara tiba-tiba saat dia sedang melintas di Kampung Ataouda, Distrik Tigi. Pada saat itu, dua orang OTK yang menggunakan sepeda motor mendekatinya dan langsung menusuknya dengan benda tajam! Akibatnya, luka bacok yang dalam menghiasi bagian wajahnya sebelum para pelaku itu akhirnya kabur meninggalkan tempat kejadian.
“Berdasarkan kesaksian korban yang berhasil selamat, yaitu Aruadi, kejadian bermula saat korban pulang kerja dengan berjalan kaki. Tiba-tiba saja, dari arah belakang, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekat dan langsung menusuk korban menggunakan senjata tajam,” jelas Dito, menggambarkan situasi yang sangat mencekam. “Luka tusukan itu tepat berada di pipi sebelah kanan korban. Bahkan, setelah berhasil menusuk, pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor yang mereka kendarai tanpa rasa belas kasihan,” tambahnya, mempertegas betapa cepat dan brutalnya aksi ini terjadi.
Lalu, bagaimana dengan dua korban yang meninggal? Ternyata, untuk kasus ini, penyidik masih melakukan penyelidikan lebih mendalam. Mereka bertekad untuk mengungkap kronologi kejadian yang sebenarnya secara utuh. “Sementara ini, penyelidikan untuk kedua korban meninggal masih terus kami gali. Selain itu, untuk korban selamat lainnya, kami masih menunggu kondisi kesehatannya pulih. Oleh karena itu, anggota Sat Reskrim kami dengan sabar menunggu momentum yang tepat agar dapat meminta keterangan secara lengkap dan akurat dari korban,” papar Dito dengan penuh keahlian prosedural.
Namun, ada secercah harapan dalam proses pengungkapan kasus ini. Pihak kepolisian ternyata tidak tinggal diam. “Kabar baiknya, sejauh ini sudah ada dua orang terduga pelaku yang berhasil kami amankan. Nantinya, perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kepada publik,” tutup Dito dengan janji yang memberikan rasa kepercayaan bahwa kasus ini akan diusut tuntas.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com











