BANYUWANGI, Cinta-news.com – Sebuah kasus hilang secara misterius menggemparkan warga Banyuwangi. Ketegangan kini terus memuncak setelah Kasianto (44), warga Desa Kalipait, dilaporkan hilang di kawasan Pantai Watu Kapal, Taman Nasional Alas Purwo (TNAP). Perlu Anda ketahui, pria ini hilang sejak ia memancing pada Sabtu (6/12/2025) lalu. Sampai sekarang, upaya pencarian gabungan masih terus berjalan. Tim BPBD Banyuwangi, keluarga, dan elemen masyarakat lainnya terus bersinergi tanpa henti.
Laporan resmi dari Agen Informasi Bencana, Ismanto, mengungkap kronologi awal yang mengejutkan. Dua warga yang sedang beraktivitas di pantai menjadi saksi pertama yang merasa curiga. Saksi bernama Marjo (58) mengaku mendengar suara alarm HP terus berbunyi sekitar pukul 08.00 WIB. Kemudian, saat ia mendekati sumber suara itu, Marjo langsung mengenali bahwa HP tersebut milik Kasianto. Namun, kondisi di lokasi justru membuatnya bergidik, karena Kasianto sendiri sama sekali tidak terlihat.
Marjo lalu segera menghubungi saksi kedua, Maskanan (50), yang saat itu berada di sebuah goa berjarak 500 meter. Tanpa menunggu lama, mereka berdua langsung menyisir area sekitar. Sayangnya, usaha mereka tidak membuahkan hasil sama sekali. Mereka tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Kasianto.
Merasa situasi ini semakin tidak biasa, Maskanan kemudian mengambil inisiatif untuk menghubungi keluarga korban, Yunus. Sebelumnya, ia telah memeriksa dan memastikan bahwa barang-barang Kasianto seperti HP, perbekalan, dan sepeda motornya masih lengkap tertinggal di tempat. Begitu mendapat kabar buruk itu, Yunus langsung melapor ke Polsek Tegaldlimo. Sejak saat itu, keluarga dan warga bahu-membahu menggelar pencarian mandiri sambil menanti koordinasi resmi.
Tetangga korban, Mushtofa, melengkapi cerita dengan kesaksiannya. Ia menyebut bahwa pada hari kejadian, sekitar pukul 13.00 WIB, Kasianto pamit akan berangkat memancing sendirian ke Alas Purwo. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa pamitan itu menjadi perjumpaan terakhir. Hingga Selasa siang, kabar tentang Kasianto masih gelap. Keluarganya pun masih terus berkeliling di lokasi penemuan barang, berharap menemukan secercah petunjuk.
Medan Taman Nasional Alas Purwo yang luas dan liar jelas menjadi tantangan berat. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat pencarian. BPBD Banyuwangi telah menyiapkan tim gabungan untuk turun ke lapangan. Ismanto, selaku juru bicara, menegaskan, “Kami akan segera memberikan perkembangan lebih lanjut.” Masyarakat pun kami himbau untuk tetap tenang dan hanya menyebarkan informasi yang terpercaya.
Tim BPBD dan pihak terkait mengerahkan seluruh pengalaman serta otoritas mereka di kawasan konservasi ini. Kredibilitas informasi dari para saksi awal menjadi penentu utama bagi mereka untuk memetakan area pencarian. Kawasan Alas Purwo sendiri memang menyimpan banyak kisah misteri. Namun, tim pencari tetap berpegang pada data faktual dan prosedur operasional standar. Harapan besar kami, Kasianto dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Keluarga besarnya terus berdoa dan berusaha tanpa lelah.
Komunitas pemancing lokal turut memberikan dukungan. Mereka mengenal Kasianto sebagai pemancing yang berpengalaman dan sangat mengenal medan. Justru karena itulah, kejadian ini semakin membingungkan banyak pihak. Bagaimana mungkin seorang yang mahir bisa hilang begitu saja? Pertanyaan besar ini masih menggantung tanpa jawaban.
Proses pencarian yang melibatkan banyak pihak ini kami harap segera membuahkan hasil. Setiap detik sangat berharga. Partisipasi masyarakat sekitar juga sangat kami butuhkan untuk melaporkan informasi sekecil apa pun. Sinergi antara petugas, keluarga, dan warga adalah kunci utamanya. Pada akhirnya, tujuan kita semua hanya satu: menemukan Kasianto dengan selamat.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
