KEDIRI, Cinta-news.com – Pemkab Kediri, Jawa Timur, kini punya misi besar. Mereka ingin bangkitkan wisata Gunung Kelud. Destinasi andalan ini sempat sepi pengunjung karena pandemi Covid-19. Kini, Pemkab mulai aksi nyata dengan proyek jangka panjang. Mereka sedang membangun jalan baru. Jalan ini akan tembus langsung ke kawah gunung setinggi 1.731 meter itu.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberi target jelas. Dia ingin proyek yang berjalan sejak tahun lalu selesai tahun 2026. Dalam pernyataannya, Mas Dhito tegas menyuruh jajarannya untuk segera bekerja. “Wisata Gunung Kelud harus dihidupkan, 2026 saya minta diselesaikan. Bangun jalan sampai kawah tapi pastikan juga safety-nya,” ujarnya. Instruksi khusus ini telah dia berikan ke Dinas PUPR dan Dinas Pariwisata.
Mas Dhito tidak hanya fokus pada jalan. Dia juga meminta perbaikan menyeluruh sarana prasarana pendukung. Tujuannya agar Kelud kembali jadi primadona wisata Kediri. Bupati dua periode ini bersemangat. “Saya tekankan perbaiki Kelud, aktivasi kembali Kelud seperti sebelum masa pandemi,” serunya.
Tak hanya Kelud, Mas Dhito juga mendorong destinasi lain. Dia instruksikan percepatan pengembangan di Wisata Ubalan dan Gunung Wilis. Dengan begitu, ketiganya bisa saling mendukung. Strategi ini diharapkan buat paket wisata Kediri makin menarik dan lengkap.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Candra, langsung bertindak. Dia memastikan pembangunan jalan menuju kawah masuk dalam rencana kerja 2026. “Tahun ini pembangunan jalan menuju kawah Kelud akan kita lanjutkan,” kata Irwan. Jalan sepanjang 241 meter dengan lebar 4 meter ini menggunakan material cor beton. Pengerjaannya telah dimulai sejak 2025.
Proyek ini memiliki nilai strategis tinggi. Akses mudah dan aman akan tarik lebih banyak wisatawan. Pengunjung bisa dapat pengalaman langsung melihat kawah vulkanik yang memukau. Selain itu, perbaikan fasilitas seperti parkir, toilet, dan area istirahat akan tingkatkan kenyamanan. Kenyamanan itu bisa membuat wisatawan betah lebih lama.
Keamanan jadi hal utama. Destinasi alam aktif seperti Kelud butuh standar keselamatan ketat. Pengawasan dari PVMBG terus diperlukan untuk jamin keamanan semua pihak.
Kebangkitan Kelud juga akan beri dampak ekonomi luas. Usaha homestay, kuliner, dan jasa pemandu wisata di sekitar lokasi akan ikut hidup. Geliat ini bisa buka lapangan kerja baru dan tingkatkan kesejahteraan warga.
Wisata Kelud bukan cuma soal pemandangan. Ada nilai edukasi geologi dan sejarah erupsinya yang menarik. Spot tertentu bisa jadi ruang belajar tentang kekuatan alam dan mitigasi bencana.
Langkah Pemkab Kediri ini patut dapat dukungan. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat adalah kunci. Jika semua bersinergi, Kelud bisa kembali berjaya. Bahkan, bisa lebih hebat dari masa sebelum pandemi. Kita nantikan bersama gerbang baru menuju kawah Kelud pada 2026. Siapkan dirimu untuk petualangan seru di salah satu gunung api paling ikonik di Jawa Timur ini!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com











