PONOROGO, Cinta-news.com – Sebuah kondisi darurat pendidikan justru terjadi di Ponorogo, Jawa Timur! Faktanya, sebagian atap ruang kelas IV dan V di SDN 2 Singgahan, Desa Singgahan, Kecamatan Pulung, sudah ambrol sejak tiga pekan lalu. Akibatnya, bencana struktural ini langsung memaksa para siswa dari kedua kelas tersebut untuk mengikuti pelajaran secara berdesak-desakan di dalam satu ruangan yang sama. Sungguh, situasi ini jelas mengancam kenyamanan dan konsentrasi belajar mereka!
Di sisi lain, Kepala SDN 2 Singgahan, Joko Setyono, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Pasalnya, insiden plafon yang ambrol tersebut terjadi pada sore hari saat tidak ada aktivitas belajar mengajar sama sekali. “Sebelumnya, guru sebenarnya sudah memprediksi kerusakan akan merembet ke kelas, dan ternyata benar prediksi itu. Akhirnya, atapnya ikut jebol,” jelas Joko saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/12/2025). Meskipun demikian, prediksi tersebut tidak serta merta diikuti dengan perbaikan yang cepat.
Yang lebih mencengangkan, meski kondisi kelas sudah sangat mengkhawatirkan, para siswa tetap harus memakai ruangan yang nyaris terbuka itu untuk kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Namun, kondisi menjadi semakin pelik ketika hujan turun. Sebagai contoh, saat cuaca memburuk, para siswa terpaksa berlarian mengungsi ke masjid sekolah hanya untuk bisa melanjutkan pelajaran mereka. “Begitu hujan datang, mereka langsung lari ke luar kelas. Akhirnya, semua belajar di masjid,” imbuh Joko dengan suara yang penuh keprihatinan.
Selanjutnya, masalah lain pun muncul di tempat pengungsian sementara itu. Karena di dalam masjid sama sekali tidak tersedia meja dan kursi, otomatis para siswa harus rela belajar secara lesehan di lantai. Tentunya, hal ini sangat tidak ideal untuk postur tubuh dan fokus anak-anak. Joko menegaskan, pihak sekolah sengaja memindahkan proses belajar ke masjid saat hujan semata-mata demi menjamin keamanan siswa dari reruntuhan yang mungkin terjadi. “Bahkan, kemarin saat ujian semester pun kami terpaksa menempatkan mereka di mushola. Intinya, kalau cuaca cerah, siswa masih berani masuk kelas. Akan tetapi, begitu hujan datang, ya segera harus pindah lagi,” ucapnya dengan nada pasrah.
Selain itu, harapan untuk perbaikan segera pun terus digaungkan. Joko menyatakan bahwa pihak sekolah sudah melaporkan kondisi bangunan yang memprihatinkan ini ke dinas terkait. “Kami pahami, mungkin laporan kami masih dalam proses pendataan. Namun, harapan besar kami adalah agar perbaikan segera bisa dilakukan,” katanya penuh harap. Sayangnya, proses birokrasi seringkali berjalan lambat, sementara ancaman di atas kepala para siswa terus membayangi setiap hari.
Di lain pihak, suara hati para siswa yang menjadi korban langsung dari kondisi ini juga patut kita dengar. Adhiasta Ibnu Hafiz, seorang siswa kelas IV SDN 2 Singgahan, mengaku tetap merasa khawatir atap ruang kelas bisa ambrol sewaktu-waktu. Meski begitu, dengan semangat belajar yang tinggi, ia tetap berusaha menimba ilmu di tengah ketidakpastian. “Sebenarnya, rasa takut selalu ada saat belajar di sini. Tapi mau bagaimana lagi? Plafonnya sudah rusak dan kami harus tetap sekolah,” keluhnya. Lebih lanjut, dengan mata penuh harap, ia pun menyampaikan satu permintaan yang mendesak, “Saya dan semua teman-teman di sini sangat berharap pihak yang bertanggung jawab segera memperbaiki ruang kelas kami, agar kami bisa kembali belajar dengan tenang, tanpa bayangan rasa takut yang terus-menerus menghantui setiap detik kami di sekolah.”
Pada intinya, kisah pilu SDN 2 Singgahan ini adalah cerminan nyata dari kondisi infrastruktur pendidikan di beberapa daerah yang masih membutuhkan perhatian serius. Oleh karena itu, momentum ini menuntut tindakan nyata dan segera dari pihak berwenang. Bagaimanapun, setiap anak berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung. Mari kita bersama-sama mengawal janji perbaikan ini agar tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terealisasi sebelum insiden yang lebih buruk terjadi. Keamanan dan masa depan para siswa tidak bisa ditunda lagi!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com











