Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Ribuan Warga Brebes Terdampak, 4 Desa Terendam Pasca-Tanggul Sungai Ciapit Jebol

BREBES, Cinta-news.com – Empat desa di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terendam banjir hebat. Peristiwa ini terjadi setelah tanggul Sungai Ciapit di Desa Mundu jebol pada Jumat dini hari (6/2/2025). Keadaan langsung menjadi kacau.

Andi (35), seorang warga Dukuh Karangjaya, Desa Luwungbata, menjelaskan kronologinya. Dia mengatakan ada dua titik tanggul yang jebol bersamaan. Luapan sungai yang tak terbendung menjadi penyebabnya. Hal ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, ratusan rumah di empat desa terendam. Desa yang terdampak adalah Mundu, Luwungbata, Karangreja, dan Sidakaton. Tak hanya rumah, ratusan hektar lahan pertanian ikut terendam.

Andi menceritakan detik-detik banjir datang. “Banjir mulai masuk pemukiman pukul 03.00 WIB,” ujarnya pada Jumat. Pada awalnya, banjir muncul dari limpasan Sungai Ciapit. Kemudian, tak lama berselang, tanggul sungai ikut jebol. Andi menegaskan bahwa banjir kali ini sangat parah. Air dengan cepat merendam rumah warga. Sawah dan jalan desa juga tenggelam. Akhirnya, aktivitas warga lumpuh total. “Warga sulit beraktivitas,” katanya. Dia menambahkan, banjir tahun ini jauh lebih besar dari tahun sebelumnya.

Kekhawatiran pun menyebar. Warga lain, Andrisana, juga mengkonfirmasi hal serupa. Banjir telah menenggelamkan seluruh area persawahan. Oleh karena itu, warga mendesak pemerintah bertindak cepat. Mereka khawatir banjir susulan akan datang dan memperburuk situasi.

Sekretaris Camat Tanjung, Nanang Nur Rozak, memberikan tanggapan. Hingga siang hari, keempat desa masih tergenang banjir. Menurutnya, penyebab banjir bukan hanya tanggul jebol. Limpasan air di Desa Karangreja dan Luwungbata juga berkontribusi. “Data sementara kita menunjukkan ada empat desa terdampak,” jelasnya. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan.

Sebagai langkah darurat, tim segera memperbaiki titik jebol di Desa Mundu. Mereka menimbunnya dengan karung berisi tanah. Tindakan ini bertujuan membendung air agar tidak melebar.

Namun, satu pertanyaan besar mengemuka. Apakah upaya darurat ini sudah cukup? Pengalaman dan otoritas pemerintah kini diuji. Petugas harus menangani dua masalah sekaligus, yaitu tanggul bobol dan limpasan lokal. Respons pemerintah akan terus diawasi oleh warga yang terdampak. Prioritas utama adalah mengembalikan keamanan dan aktivitas warga secepat mungkin. Bencana ini membuktikan kerentanan infrastruktur. Pembenahan menyeluruh mutlak diperlukan. Tujuannya jelas, agar tragedi ini tidak terulang di masa depan. Pada akhirnya, keselamatan dan pemulihan warga Brebes harus menjadi fokus semua pihak.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *