Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Penertiban Tambang Ilegal di Solok Selatan, Polisi Lakukan Penutupan dan Pembakaran Pos

PADANG, Cinta-news.com – Satuan Tugas Anti Illegal Mining Polres Solok Selatan baru saja menutup lokasi penambangan emas ilegal. Mereka bertindak di Jorong Sungai Puah, Nagari Pakan Rabaa Tengah. Tidak main-main, tim langsung membakar pondok para penambang pada Rabu (7/1/2026). Pondok itu mereka duga kuat sebagai pusat aktivitas haram.

Tim juga memasang police line di area tersebut. Mereka pun menggantung spanduk larangan. Kapolres Solok Selatan, AKBP M Faisal Perdana, menjelaskan aksi ini. Pihaknya mendapat laporan warga tentang aktivitas mencurigakan. Hal itu membuat Satgas langsung turun ke lokasi.

“Kami menemukan sisa aktivitas ilegal dan pondok kosong. Kami bakar pondoknya dan pasang police line,” tegas Faisal, Kamis (8/1/2026). Ia menegaskan pemberantasan tambang ilegal menjadi prioritas. Sejak awal Januari 2025, Polres sudah membentuk Satgas khusus. Tugasnya adalah mencegah, mengawasi, dan menindak tegas semua pertambangan ilegal.

Satgas ini terus berkoordinasi dengan Direktorat Reskrimsus Polda Sumbar. Hasilnya cukup signifikan. Hingga kini, mereka telah menangani delapan laporan polisi. Polisi menetapkan belasan orang sebagai tersangka. Mereka juga menyita barang bukti seperti dua unit excavator dan alat tambang lain. Beberapa peralatan sudah dimusnahkan untuk mencegah penggunaannya kembali.

Faisal menyatakan pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen kuat. Polres ingin memastikan tidak ada keterlibatan oknum. Mereka juga serius memberantas kegiatan yang merusak lingkungan dan ketertiban. Penanganannya tidak hanya lewat penindakan. Polisi memakai pendekatan menyeluruh.

Strateginya meliputi tiga langkah. Pertama, langkah preventif lewat edukasi ke masyarakat. Mereka menggandeng tokoh masyarakat dan pemerintah nagari. Sosialisasi ini membahas dampak buruk PETI. Kedua, langkah detektif dengan patroli rutin dan patroli siber. Ketiga, penegakan hukum tegas terhadap para pelaku.

Polres juga menjalankan strategi pemutusan mata rantai. Salah satu caranya dengan menempatkan personel di SPBU. Petugas mengawasi distribusi BBM yang rawan disalahgunakan. Tujuannya untuk menghentikan operasional alat berat tambang ilegal. Tindakan hukum juga akan dijatuhkan pada penyalahguna BBM bersubsidi.

Aksi tegas ini merupakan sinyal kuat bagi para pelaku. Ruang gerak mereka semakin sempit. Bagi masyarakat, ini adalah kabar baik untuk pemulihan lingkungan. Gerakan multi-dimensi ini diharapkan menciptakan efek jera yang maksimal.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Exit mobile version