Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Marak Balap Liar, Polres Baubau Gelar Razia dan Sita 56 Motor

BAUBAU, Cinta-news.com – Malam itu, kota Baubau berubah menjadi medan perburuan liar. Bukan pembalap yang berlaga, melainkan polisi yang bergerak cepat menyapu bersih arena balap jalanan. Dalam operasi raksasa yang menggetarkan jantung para remaja knalpot brong, Polres Baubau berhasil mengamankan 56 unit kendaraan roda dua yang diduga kuat menjadi senjata utama aksi balap liar.

Bayangkan betapa meriahnya operasi malam itu. Puluhan anggota polisi menyebar ke berbagai penjuru kota, menyisir titik-titik yang selama ini menjadi “sirkuit maut” para pembalap liar. Tanpa ampun, mereka langsung mengamankan setiap motor yang mencurigakan, membuat suasana malam yang biasanya riuh rendah suara knalpot, mendadak sunyi senyap.

Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, angkat bicara soal operasi dadakan ini. Dengan nada tegas, ia menjelaskan bahwa pihaknya memutuskan turun tangan karena ulah para pembalap sudah kelewat batas. Dalam beberapa pekan terakhir, aksi mereka kian menjadi-jadi hingga mengusik ketenangan warga yang ingin beristirahat.

“Kami dari Polres Baubau mengadakan razia secara besar-besaran, karena akhir-akhir ini di wilayah Baubau marak terjadi balap liar,” ungkapnya, Selasa (24/02/2026). “Oleh karena itu, malam ini kami melakukan razia secara besar-besaran,” imbuhnya, menegaskan komitmen polisi dalam menjaga ketertiban kota.

Tim gabungan kemudian bergerak ke sejumlah lokasi strategis yang sudah mereka petakan. Mereka menyasar kawasan Jembatan Gantung yang ikonik, lalu berlanjut ke Jembatan Mbelia yang sering dijadikan titik kumpul. Tak berhenti di situ, mereka juga menggeledah area Jembatan Tengah serta kawasan depan SMA Negeri 2 Baubau. Di setiap lokasi, petugas menemukan puluhan remaja yang siap beraksi.

Dalam operasi tersebut, polisi tidak hanya membidik mereka yang sedang ngebut. Mereka juga memeriksa setiap kendaraan yang melintas, terutama yang modifikasinya mencolok atau tidak memenuhi standar keamanan. Akibatnya, puluhan motor langsung mereka sita dan dibawa ke markas.

Yang menarik, Iptu Rino Asnan membeberkan data mengejutkan tentang hasil operasi ini. Ternyata, malam itu mereka mengamankan puluhan kendaraan tambahan di luar razia sebelumnya. “Untuk malam ini, kendaraan yang sudah kami amankan sebelumnya berjumlah 36 kendaraan, dan malam ini sementara sekitar 20 kendaraan,” ujarnya.

Dengan demikian, total kendaraan yang kini berjejer di halaman polres mencapai angka fantastis, yakni sekitar 56 unit sepeda motor. Puluhan motor berbagai merek dan modifikasi itu kini menjadi saksi bisu betapa seriusnya masalah balap liar di kota ini.

Motor Baru Bisa Kembali Usai Lebaran

Jangan harap motor-motor ini bisa cepat keluar. Polres Baubau benar-benar main keras dalam menegakkan aturan. Mereka tidak ingin memberi celah sedikit pun bagi para pelanggar untuk mengulangi perbuatannya.

“Kami dari Polres Baubau akan melakukan penegakan hukum dengan menilang dan tidak akan mengembalikan kendaraannya sebelum Lebaran,” tegas Rino. Pernyataan ini jelas membuat para pemilik motor syok berat. Mereka harus rela “putus” sementara dengan kendaraan kesayangannya hingga hari raya tiba, sebuah harga mahal yang harus mereka bayar akibat aksi kebut-kebutan di jalan raya.

Namun, polisi tidak hanya bertindak represif. Di sela-sela operasi, mereka juga menyempatkan diri berdialog dengan warga dan para remaja. Rino Asnan mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk berpikir ulang sebelum melakukan tindakan yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Kami berharap dan mengimbau warga Baubau terutama kalangan remaja agar tidak melakukan aksi-aksi pelanggaran kamtibmas,” pesannya dengan nada kebapakan. Ia menyebut tiga momok utama yang kerap meresahkan: balap liar, tawuran antar kelompok, dan yang tak kalah mengkhawatirkan, “perang sarung” yang belakangan mulai menjadi tren berbahaya di kalangan remaja.

Aksi perang sarung yang mereka maksud bukanlah permainan tradisional biasa. Saat ini, banyak remaja menyalahgunakannya dengan memasukkan benda keras ke dalam sarung, lalu mengayunkannya ke lawan. Tentu saja, tindakan ini sangat membahayakan keselamatan dan bisa berujung pada tindak pidana.

Sebagai penutup, pihak kepolisian memberikan jaminan kepada masyarakat. Operasi malam itu bukanlah aksi spontan yang hanya terjadi sekali. Mereka berkomitmen untuk terus menjaga kondusivitas kota secara berkelanjutan.

Polisi akan terus menggelar razia serupa secara berkala. Mereka berjanji tidak akan lengah dan akan selalu hadir di tengah masyarakat. Bagi warga Baubau yang selama ini resah, ini adalah kabar gembira. Namun bagi para pembalap liar, ini adalah peringatan terakhir: asap knalpot kalian sudah mengganggu, dan polisi siap membekukannya kapan saja, di mana saja.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Exit mobile version