Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Lumajang Buktikan, Polemik Tak Halangi Tumpak Sewu Raup PAD Rp 150 Juta/Bulan

Cinta-news.com – Polemik panas soal tiket di air terjun Tumpak Sewu ternyata menyembunyikan fakta mengejutkan. Di baliknya, pemerintah Lumajang justru meraup cuan deras. Objek wisata andalan ini telah menjadi ‘mesin uang’ yang sangat potensial. Setiap bulannya, Tumpak Sewu menyumbang PAD hingga Rp 150 juta. Angka fantastis ini setara dengan Rp 1,8 miliar per tahun untuk kas daerah.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, membeberkan pencapaian ini. PAD sebesar Rp 150 juta per bulan di 2025 menunjukkan lonjakan signifikan. Angka itu naik 50 persen dari realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp 100 juta per bulan. “Kenaikan pendapatan pajak wisata Tumpak Sewu dari sekitar Rp 100 juta menjadi Rp 150 juta per bulan,” ungkap Indah. Ia menjelaskan bahwa lonjakan ini bukan kebetulan. Hasil ini merupakan buah dari penataan sistem, penguatan pengawasan, dan komitmen pemda. Setiap aktivitas ekonomi di kawasan wisata kini berkontribusi optimal.

Indah menegaskan pengelolaan potensi lokal di sektor pariwisata kini lebih tertib dan transparan. Dampaknya langsung terasa bagi keuangan daerah. “Ketika potensi daerah dikelola dengan sistem jelas dan pengawasan konsisten, manfaat fiskalnya kembali ke masyarakat,” terangnya. Peningkatan pajak wisata ini akan digunakan untuk membiayai pelayanan publik dan pembangunan. Indah juga mengakui adanya tekanan dari pusat. Dana transfer yang terbatas menjadikan pajak sektor wisata sebagai sumber vital. “Kita harus memutar otak agar PAD meningkat karena dana transfer dipotong. Salah satu alternatifnya ya wisata ini,” ujarnya.

Pemerintah tidak terbuai oleh pendapatan besar ini. Lebih jauh, Indah menekankan pengelolaan Tumpak Sewu mengutamakan prinsip keberlanjutan. Artinya, pemerintah mengejar keseimbangan antara ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kepatuhan regulasi. Tak hanya itu, manfaat positif juga dinikmati masyarakat sekitar. Contohnya, fasilitas penunjang wisata di Pronojiwo kini semakin banyak. Homestay dan rumah makan tumbuh, lengkap dengan kendaraan wisata. “Alhasil, ini selain berkah untuk PAD, juga berkah nyata untuk kesejahteraan masyarakat Lumajang,” pungkas Bupati Indah.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *