Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Ini Penjelasan Polda Papua Soal Speedboat yang Terbalik di Perairan Yapen

KEPULAUAN YAPEN, Cinta-news.com – Akhirnya, Polda Papua membongkar penyebab musibah nahas di perairan Yapen. Speedboat yang membawa 21 penumpang dari Serui itu terbalik pada Jumat (24/12/2025). Cuaca buruk yang ekstrem menjadi pemicu langsung tragedi ini. Hingga kini, tim gabungan baru menemukan 3 orang dari total 21 penumpang. Dua orang selamat, tetapi satu orang meninggal. Artinya, 17 jiwa lainnya masih hilang dan menjadi target pencarian utama Tim SAR Gabungan.

Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Kabid Humas Polda Papua, menjelaskan kondisi laut saat itu benar-benar ekstrem. Angin kencang dan gelombang tinggi menjadi kombinasi mematikan. “Berdasarkan keterangan korban selamat,” ujar Cahyo pada Minggu (28/12/2025), “sebagian penumpang, termasuk anak-anak, masih berada di atas speedboat. Sementara itu, sebagian lain sudah berjuang menyelamatkan diri di laut yang ganas.”

Namun, laporan tentang kecelakaan ini ternyata sangat terlambat. Polisi baru menerima informasi pada Kamis (25/12/2025) atau sehari setelah kejadian. Keterlambatan ini terjadi setelah warga setempat menemukan dan mengevakuasi satu korban selamat ke Pulau Kurudu. Begitu laporan masuk, Polres Kepulauan Yapen langsung bergerak cepat. Mereka mengkoordinasikan operasi penyelamatan dengan Tim SAR, pemerintah distrik, dan tenaga kesehatan.

“Kami melakukan pencarian secara intensif,” tegas Cahyo. Pihaknya memperluas area pencarian karena kuat dugaan korban terbawa arus laut. Berbagai unsur terkait pun mereka kerahkan untuk menyisir setiap sudut perairan.

Sebagai langkah pencegahan, Polda Papua mengeluarkan imbauan keras. Mereka meminta nelayan dan pengguna transportasi laut untuk menghentikan aktivitas sementara. Masyarakat harus menunggu hingga kondisi cuaca benar-benar aman. Polisi juga menekankan pentingnya memerhatikan prakiraan cuaca sebelum berlayar. “Kami bersama Tim SAR Gabungan akan memaksimalkan upaya pencarian,” tutup Kombes Cahyo, “hingga semua korban kami temukan.”

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Exit mobile version