Cinta-news.com – Kalian pasti nggak nyangka! Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) ternyata baru saja menjatuhkan sanksi tegas kepada PSSI usai turnamen megah Piala Asia Futsal 2026 berakhir. Padahal, acara tersebut mendapat pujian tinggi! Loh, kok bisa?
Sebelum mengupas sanksinya, kita simak dulu prestasi gemilangnya. Pertama-tama, Timnas Futsal Indonesia berhasil membuat sejarah dengan melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 untuk pertama kalinya sepanjang masa. Memang, Skuad Garuda akhirnya harus mengakui keunggulan Iran di partai puncak. Namun demikian, mereka hanya kalah dengan drama adu penalti 4-5 setelah bertarung sengit dengan skor imbang 5-5 di waktu normal. Yang jelas, pencapaian ini adalah torehan terbaik sejak Indonesia pertama kali ikut Piala Asia Futsal pada 2002 lalu. Sebagai perbandingan, di edisi 2022 di Kuwait, kita cuma mampu mencapai babak perempat final sebelum ditahan Jepang 2-3.
Tak hanya itu, penyelenggaraan turnamen ini pun mendapat sorotan luar biasa. Alhasil, AFC memberikan apresiasi tinggi karena event ini dihadiri oleh penonton yang sangat ramai. Bahkan, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dengan bangga menyoroti pujian langsung dari AFC. “Mereka sampaikan ini partai final terbaik yang mereka lihat,” ujar Erick dalam sesi doorstop seusai laga. “Tidak hanya secara kompetisi, tetapi juga dari awal kejuaraan ini berjalan, AFC sangat apresiasi penonton ramai semua. Intinya, mereka sampaikan ini yang terbaik.”
Tapi, tunggu dulu! Di balik kesuksesan itu, ada kejutan yang bikin melongo. Meski terbilang sukses luar biasa, PSSI justru menerima kabar tak menyenangkan berupa sanksi berat dari AFC. Kok bisa? Ternyata, berdasarkan keputusan final Komite Disiplin dan Etik AFC, PSSI terbukti melakukan dua pelanggaran selama gelaran berlangsung.
Mari kita bedah satu per satu pelanggaran ini!
Pelanggaran pertama terjadi pada laga Indonesia kontra Korea Selatan (27 Januari) dan juga menyangkut pertandingan Iran melawan Afganistan (1 Februari). Pada saat itu, PSSI dinyatakan melanggar Pasal 65 tentang tanggung jawab atas perilaku penonton serta Pasal 64 soal penyelenggaraan pertandingan. Akibatnya, AFC menjatuhkan denda sebesar 11 ribu dolar AS atau sekitar Rp185 juta.
Belum selesai! Pelanggaran kedua kembali tercatat pada laga terakhir Grup D antara Iran dan Afganistan (1 Februari 2026). Dalam pertandingan ini, PSSI lagi-lagi dinilai gagal mematuhi Pasal 64. Oleh karena itu, AFC pun menjatuhkan denda tambahan senilai 3 ribu dolar AS atau sekitar Rp50 juta. Akhirnya, AFC memastikan total denda yang harus PSSI bayar mencapai 14 ribu dolar AS atau sekitar Rp235 juta. Ingat, PSSI wajib melunasi semua denda itu maksimal dalam waktu 30 hari sejak AFC mengumumkan keputusan resminya.
Supaya lebih jelas, berikut rincian lengkap sanksi dari Komite Disiplin dan Etik AFC kepada PSSI:
1. Kasus Pertandingan Indonesia vs Korea Selatan (27 Januari 2026)
- Waktu Kejadian: Saat pertandingan Grup A Piala Asia Futsal 2026 berlangsung.
- Pelaku Utama: Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) sendiri.
- Temuan AFC: Pertama, satu orang yang berafiliasi dengan PSSI kedapatan memasuki area sekitar lapangan tanpa membawa akreditasi yang diperlukan. Kedua, satu penonton juga berhasil menerobos masuk ke lapangan usai pertandingan selesai. Dari dua kejadian ini, AFC menilai PSSI gagal menjaga ketertiban dan keamanan di stadion.
- Pasal yang Dilanggar: PSSI terjerat tiga pasal sekaligus! Mulai dari Pasal 21 Peraturan Kompetisi tentang Delegasi Tim Resmi, Pasal 65 Kode Disiplin AFC tentang Tanggung Jawab atas Perilaku Penonton, hingga Pasal 64 tentang Penyelenggaraan Pertandingan.
- Sanksi Akhir: AFC memberikan denda kumulatif USD 11.000, yang terdiri dari USD 3.000 untuk pelanggaran Pasal 21.2, USD 3.000 untuk Pasal 65.1, dan USD 5.000 untuk Pasal 64.1. Semua denda ini harus PSSI lunasi dalam tempo 30 hari.
2. Kasus Pertandingan Iran vs Afganistan (1 Februari 2026)
- Waktu Kejadian: Selama laga Grup D Piala Asia Futsal 2026.
- Pelaku Utama: Masih sama, PSSI sebagai penyelenggara.
- Temuan AFC: Lagi-lagi, keamanan stadion terbukti bobol. Kali ini, lima penonton berhasil menyerbu lapangan di tengah berlangsungnya pertandingan.
- Pasal yang Dilanggar: Pasal 64 Kode Disiplin dan Etika AFC tentang Penyelenggaraan Pertandingan kembali dilanggar.
- Sanksi Akhir: Atas kegagalan ini, PSSI diharuskan membayar denda sebesar USD 3.000, juga dalam batas waktu 30 hari.
Jadi, apa kesimpulannya? Di satu sisi, prestasi Timnas Futsal dan kesuksesan penyelenggaraan menjadi bukti nyata perkembangan sepakbola futsal Indonesia di mata Asia. Namun di sisi lain, sanksi ini menjadi peringatan keras bagi PSSI untuk meningkatkan sisi administrasi, protokol, dan pengamanan dalam setiap event internasional yang mereka selenggarakan. Artinya, kesuksesan olahraga dan ketepatan prosedur harus berjalan beriringan. Bagaimanapun, seluruh mata sekarang tertuju pada bagaimana PSSI menanggapi sanksi ini dan memperbaiki sistem keamanan mereka ke depannya. So, stay tuned untuk perkembangan selanjutnya!
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
