WASHINGTON DC, Cinta-news.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat gebrakan besar. Pada Jumat (19/9/2025), ia secara resmi mengumumkan serangan militer AS terhadap kapal pengedar narkoba berafiliasi teroris. Serangan mematikan ini berhasil menewaskan tiga orang di atas kapal.
Pernyataan Resmi di Media Sosial
Trump langsung memposting pernyataannya di Truth Social. Ia menegaskan bahwa Menteri Perang menjalankan perintahnya untuk melancarkan serangan kinetik. Targetnya adalah kapal milik Organisasi Teroris Tertunjuk yang beroperasi di wilayah USSOUTHCOM. Trump sengaja tidak menyebut detail kelompok teror atau asal kapal tersebut.
Intelijen dan Jalur Penyembundupan
Intelijen AS memastikan kapal itu membawa narkotika ilegal. Kapal tersebut menggunakan jalur perdagangan yang dikenal sebagai pemasok narkoba ke AS. Tiga pria di kapal tewas dalam serangan itu. Tidak ada korban dari pihak pasukan AS. Kapal itu beroperasi di perairan internasional.
Trump melampirkan rekaman video serangan udara. Video menunjukkan perahu kecil melaju di lautan sebelum dihantam ledakan besar. Ledakan itu membakar seluruh kapal. Trump menutup pernyataannya dengan peringatan keras. Ia meminta penghentian penjualan narkoba dan tindakan terorisme terhadap warga AS.
Serangan-Serangan Sebelumnya
Ini bukan serangan pertama yang diperintahkan Trump. Serangan pertama terjadi pada 2 September 2025. Ledakan saat itu menewaskan 11 tersangka anggota Tren de Aragua. Pemerintahan Trump telah menetapkan kelompok dari Venezuela ini sebagai Organisasi Teroris Asing. Serangan kedua pada 15 September 2025 menewaskan tiga pria setelah sebuah rudal menghantam kapal mereka. Trump juga mengunggah video serangan ini.
Mobilisasi Besar-Besaran ke Karibia
Angkatan Laut AS mengerahkan delapan kapal perang ke Laut Karibia. Angkatan Laut AS juga mengerahkan jet tempur siluman F-35 ke kawasan operasi. Sebanyak lima unit mendarat di Puerto Riko baru-baru ini. Mobilisasi ini untuk mendukung operasi pemberantasan narkoba.
Tujuan Kampanye Militer
Pemerintahan Trump menegaskan tujuan kampanye militer ini. Mereka ingin memutus jalur perdagangan narkotika yang terkait dengan kelompok narkoterorisme. Washington menawarkan hadiah 50 juta dolar AS untuk penangkapan Presiden Venezuela. Komitmen AS dalam memberantas narkoba dan terorisme sangat serius.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com











