Cinta-news.com – Kota Padang kembali dilanda bencana. Banjir bandang menerjang kawasan permukiman padat penduduk di Batu Busuk, Kecamatan Pauh, pada Minggu (14/12/2025) sore. Air setinggi 1,5 meter mengalir deras dan memicu kepanikan. Warga yang saat itu berada di rumah langsung berhamburan menyelamatkan diri. Mereka berlarian menuju daerah perbukitan terdekat yang lebih aman.
Menurut keterangan warga, hujan deras telah mengguyur daerah itu sejak siang. Bencana ini menjadi yang keempat kalinya dalam waktu singkat, setelah serangkaian banjir sejak akhir November. Pihak berwenang sebenarnya telah mengungsikan sebagian warga. Namun, beberapa orang memilih kembali untuk menjaga harta benda mereka.
Kondisi semakin rumit karena aliran sungai telah bergeser mendekati permukiman. Pemerintah setempat mengerahkan alat berat untuk menormalkan aliran. Namun, akses jalan yang terputus dan cuaca buruk menghambat pekerjaan. Hal ini juga menyulitkan distribusi bantuan. Relawan dan warga harus membawa logistik secara manual dengan berjalan kaki. Mereka bahkan menempuh jarak hingga satu kilometer.
Di sisi lain, tim gabungan penyelamat berhasil mengevakuasi delapan warga yang terjebak banjir susulan. Tim SAR Kota Padang dan TRC Semen Padang memimpin operasi selama dua jam di tengah arus kuat. Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri, dan Sekda Kota Padang, Andre Algamar, hadir langsung. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keselamatan warga.
Dampak banjir masih terus ditangani. Bencana ini merusak ratusan rumah dan meninggalkan trauma. Fasilitas umum seperti jalan masih dalam pemulihan. Para ahli kini meneliti penyebab banjir yang kerap terjadi. Mereka akan merekomendasikan solusi jangka panjang. Pilihan utamanya adalah pembangunan tanggul kokoh dan sistem peringatan dini. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan, terutama saat puncak musim hujan.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com
