Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Ayah Tiri Diduga Aniaya Balita Hingga Kritis di Bogor

DEPOK, Cinta-news.com – Sebuah insiden yang sangat memilukan dan membuat hati masyarakat Indonesia meradang, baru saja terungkap di Kabupaten Bogor. Bayangkan, seorang balita tak berdosa berinisial MA (4 tahun) saat ini berjuang antara hidup dan mati di rumah sakit, dan semua ini terjadi akibat ulah keji ayah tirinya sendiri, IA, di daerah Tajurhalang.

Tanpa menunggu waktu lama, kita beralih ke kejadian Selasa (2/12/2025) dini hari yang mencekam. Dalam kondisi luka sangat parah, tim medis terpaksa melarikannya ke RSUD Kota Bogor sekitar pukul 03.00 WIB. Yang lebih mencengangkan, Kepala Desa Jampang, Wawan Hermawan, mengungkapkan fakta bahwa pelaku dan ibu kandung korban justru sempat mendampingi di rumah sakit! “Mereka ada di sana waktu saya ke lokasi,” tegas Wawan kepada wartawan pada Kamis (4/12/2025).

Akibatnya, Wawan pun memilih untuk langsung menemui kakek korban guna menguak kronologi singkat kekejian ini. Selanjutnya, tanpa ragu-ragu, sang kakek segera melaporkan kejadian tragis ini kepada pihak kepolisian. Menurut informasi yang beredar, dugaan kuat tindak kekerasan ini justru terjadi di Kalisuren, tempat keluarga korban tinggal.

Melihat kondisi korbannya, balita malang itu mengalami cedera kepala berat yang memaksanya menjalani operasi darurat. “Kita berusaha maksimal,” ujar Humas RSUD Kota Bogor, Patrik, dengan nada prihatin. “Pasien saat ini masih belum sadar, masih terpasang infus dan ventilator. Doakan saja agar pasien segera sadar,” tambahnya penuh harap.

Namun, ternyata luka di kepala bukanlah satu-satunya. Secara mengejutkan, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka, mengonfirmasi adanya sejumlah luka mengerikan di sekujur tubuh korban. Selain patah tulang di dekat lutut dan lebam di sekujur badan, korban juga dengan jelas terlihat mengalami luka sundutan rokok! “Secara visual memang ada sundutan rokok di bagian punggung korban,” ungkap Made dengan tegas. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis yang sangat memprihatinkan.

Di sisi lain, pemeriksaan polisi mengungkap sebuah alibi yang mencurigakan dari ibu kandung korban. Awalnya, ibu korban berusaha membela diri dengan dalih tidak mengetahui penganiayaan yang dilakukan suaminya. Namun, pemeriksaan intensif akhirnya berhasil membongkar kebohongannya. “Ibu korban akhirnya mengaku sempat melihat tindakan kekerasan yang dilakukan tersangka,” papar Made. Meski demikian, polisi belum dapat memastikan keterlibatan lebih jauh dari ibu korban dalam kasus ini.

Lalu, apa sebenarnya motif di balik kekejian yang berulang kali terjadi ini? Polisi telah menetapkan ayah tiri sebagai tersangka utama. Motifnya sungguh tak masuk akal: hanya karena kesal! “Korban memang namanya anak, jadi kadang susah diatur ataupun rewel,” jelas Made. “Akhirnya, beberapa kali pelaku melakukan tindakan kekerasan kepada korban,” sambungnya dengan nada geram. Saat ini, polisi telah memeriksa lima orang saksi dan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap setiap detail kebenaran dan memastikan keadilan bagi MA kecil.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *