Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Praktik Pungli Ganggu Warga di Kota Tua, Pramono Anung Beri Peringatan Keras

Cinta-news.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan tegas menyatakan perang terhadap praktik pungli di Kota Tua yang viral. Sebagai bentuk respons, ia sama sekali tidak memberi toleransi atas aksi tersebut. Pernyataan keras ini ia sampaikan langsung setelah melihat video dugaan pungli terhadap pengendara motor di Jalan Kunir. Dalam video itu, beberapa orang terlihat membuka akses jalan secara ilegal. Kemudian, mereka pun meminta uang secara paksa dari pengendara yang melintas. Untuk menegaskan sikapnya, Pramono memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat akan segera ditindak tegas. Selain itu, ia juga menekankan bahwa praktik buruk ini tidak boleh dibiarkan. Alasannya jelas, karena hal itu merusak upaya bersama dalam membenahi wajah Jakarta.

Di tempat terpisah, tepatnya di Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada Minggu (8/2/2026), Pramono mengeluarkan ancaman yang sangat konkret. “Dengan tegas saya nyatakan, siapa pun yang melakukan pungli dan terbukti, saya akan bebas tugaskan di tempat itu!” tegasnya. Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa tidak akan ada lagi ruang kompromi untuk tindakan yang merugikan masyarakat. “Oleh karena itu, enggak kompromi lagi dengan hal-hal seperti ini,” lanjutnya. Menurut pendapatnya, Jakarta harus kita bangun dengan komitmen dan integritas yang kuat.

Sementara itu, video yang memicu kemarahan gubernur itu sendiri beredar luas di Instagram @jakarta.terkini. Berdasarkan keterangan yang ada, kejadian tersebut berlangsung di Jalan Kunir pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dari rekaman tersebut, kita dapat melihat seorang pria berhoodie abu-abu dan seorang perempuan berbaju putih-hitam sedang beraksi. 

Kedua orang ini diduga memanfaatkan barrier beton dan cone lalu lintas. Dalam aksinya, pria tersebut memegang palang merah. Sedangkan perempuan itu berdiri di celah pembatas sambil membawa sebuah wadah. Wadah tersebut diduga kuat berfungsi untuk menampung uar dari pengendara motor yang ingin menghindari jalan memutar.

Namun demikian, situasi di lokasi kejadian kini menunjukkan perubahan yang signifikan. Berdasarkan pantauan terakhir, akses ilegal tersebut kini sudah tertutup rapat. Bahkan, barrier beton dan pembatas jalan tersusun sangat rapi tanpa menyisakan celah. Selain itu, tidak terlihat lagi orang yang berjaga di sana. Alhasil, arus lalu lintas di sekitar Kota Tua pun kembali berjalan normal dan lancar.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga menunjukkan kesigapannya. Kapolsek Tamansari, Jakarta Barat, Riyanto, menyatakan bahwa pihaknya sedang menggencarkan pencarian terhadap para pelaku. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. “Untuk itu, pelaku sedang kita kejar,” ujar Riyanto pada Sabtu (7/2/2026). 

Ia menjelaskan bahwa pengejaran ini bertujuan untuk melakukan pembinaan. Riyanto juga memastikan bahwa jalur ilegal itu telah mereka tutup kembali dengan sempurna. Terakhir, masyarakat setempat juga telah menerima imbauan untuk tidak lagi melintasi akses terlarang tersebut.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *